KEGELISAHAN KULTURAL KOTA SURABAYA DALAM PUISI

Abstract

Kota Surabaya terus berkembang dari waktu ke waktu. Jumlah penduduk, pembagian wilayah, juga tempat-tempat untuk   hunian dan usaha  semakin meningkat.  Permasalahan yang dihadapi Kota Surabaya pun semakin kompleks. Para penyair, baik sebagai warga kota maupun bukan,  ikut mengamati dan merasakan berbagai problem kultural. Kesaksian sosial itulah yang menjadikan banyak penyair, baik secara personal maupun bersama, menerbitkan buku kumpulan puisi terkait problem di Kota Surabaya.  Problem-problem kemasyarakatan tersebut mengarah pada kegelisahan kultural. Problem di Kota Surabaya dipandang dari sisi ketimpang sosial, ibarat potret dengan warna buram, terjadi kegelisahan pada masyarakat kecil, arus kapitalisme yang mengikis segi-segi kultural, hunian, lingkungan alam, serta spiritual.       

Similar works

Full text

Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

redirect
Last time updated on 30/04/2026

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0