Akuisisi Data Pendeteksi Tingkat Stres Manusia berdasarkan Suhu Tubuh, Konduktivitas Kulit, dan Detak Jantung Berbasis IoT (Internet of Things)

Abstract

Stres adalah respons tubuh terhadap tekanan atau tantangan tertentu yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang. Tingkat stres yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan tidur, meningkatkan risiko penyakit jantung, dan penurunan produktivitas. Oleh karena itu, dibuatnya sebuah alat akusisi data tingkat stres supaya mampu mendeteksi indikator-indikator tingkat stres manusia dengan mengukur parameter fisiologis seperti  detak jantung, konduktivitas kulit, dan suhu tubuh. Alat dibuat dengan mikrokontroler Arduino Uno untuk mengakusisi data  tiga sensor yaitu Pulse Heart Sensors untuk mendeteksi detak jantung dalam satuan Beats Per Minute (BPM), sensor Galvanic Skin Response (GSR) untuk mengukur konduktivitas kulit (usiemens), dan sensor LM35DZ untuk mengukur suhu tubuh (°C). Hasil akusisi data akan ditampilkan pada LCD, serta buzzer sebagai notifikasi tanda awal dari pengukuran.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat yang dirancang mampu mendeteksi indikator-indikator tingkat stres melalui pengukuran parameter tubuh manusia.  Sistem dapat mendeteksi detak jantung dengan tingkat kesalahan sebesar 3,53%, konduktivitas kulit dengan tingkat kesalahan 3,61%, dan suhu tubuh dengan tingkat kesalahan 1,55%

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY): Open Journal Systems

redirect
Last time updated on 05/10/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.