Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VIII di SMP Swasta IMELDA

Abstract

Stres merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi siswa dalam belajar. Stress adalah respon tubuh terhadap ketidakmampuan menghadapi tuntutan yang diterima yang bisa mengganggu kesehatan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Swasta Imelda. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VII C yang berjumlah sebanyak 30 orang siswa. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah dengan menyebarkan angket pada siswa kelas VII C. Kemudian data hasil angket ini diolah menggunakan SPSS versi 22.0. Maka, berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan korelasi uji spearman rank diperoleh hasil nilai sig = 0,324 dimana 0,324 > 0,05 yang artinya tidak terdapat korelasi antara tingkat stress dengan motivasi belajar siswa. Nilai correlation coefficient r ialah -0,186 dimana menunjukkan bahwa tingkat kekuatan korelasi adalah sangat lemah. Dan angka correlation coefficient pada hubungan di atas bernilai negatif, maka arah hubungan dari kedua variabel tersebut ialah tidak searah

Similar works

Full text

Last time updated on 28/04/2025

This paper was published in INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0