Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Not a member yet
245 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP TAX AVOIDANCE (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2014)
Tax is one element that is important for the acceptance of a country to finance expenditure, both routine expenditure and development expenditure. At the company, regarded as a tax burden that will reduce net income. Taxes are imposed on the company can not be separated from the role of corporate social responsibility and corporate governance. This study was to determine the effect of disclosure of Corporate Social Responsibility and Corporate Governance for the Avoidance of Double Taxation. The proportion of independent board, managerial ownership, institutional ownership, the quality of the external auditor and the audit committee is variable GCG type of research is explanatory research. The study used a sample of 20 companies listed on the Stock Exchange 2012-2014 by using purposive sampling technique. This type of data is secondary data in the form of annual reports is sourced from Indonesia Stock Exchange website. Regression results explaining that the proportion of independent commissioners CSR and positive and significant influence, managerial ownership, institutional ownership, has a negative and significant effect on tax avoidance, while the quality of the audit committee and external auditors for the company's value. Keywords : Corporate, Institusional, Auditor Abstrak Pajak adalah salah satu unsur penerimaan yang penting bagi suatu negara guna membiayai pengeluaran, baik pengeluaran rutin maupun pengeluaran pembangunan. Pada perusahaan, pajak dianggap sebagai beban yang akan mengurangi laba bersih. Pajak yang dikenakan pada perusahaan tidak terlepas dari peran tanggung jawab sosial perusahaan dan tata kelola perusahaan. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Corporate Governance untuk Penghindaran Pajak. Proporsi komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kualitas auditor eksternal, dan komite audit adalah variabel Jenis GCG penelitian yang digunakan adalah penelitian explanatory. Penelitian sampel yang digunakan 20 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2014 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data adalah data sekunder yang berupa laporan tahunan yang bersumber dari situs Bursa Efek Indonesia. Hasil regresi menjelaskan bahwa proporsi CSR dan komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, memiliki efek negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, sementara komite audit dan kualitas auditor eksternal untuk nilai perusahaan. Kata Kunci : Perusahaan, Institusional, Audito
PENGARUH PERSEPSI KORUPSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang Terdaftar di KPP Pratama Batu)
Indonesia is one of the developing countries, that most of the financing of the state supported by the tax sector. Indonesia applied self-assessment system today , where the system requires taxpayers to meet the obligation gladly independently. The awareness and voluntary principles in pay taxs is the most important thing to achieve the successful implementation of the system. The purpose of this research to analyze and explain the influence together or partially, between the perception of corruption in tax and service quality tax officer towards compliance taxpayers. This research categorized of explanatory research, with 100 respondents personal people registered in the KPP Pratama Batu as a sample of research. Techniques for samples through sampling forcible entry. The analysis used is the analysis of descriptive statistics and inferential statistics with multiple linear regression, as data analysis techniques. This research showed that the variables perception of corruption in tax and quality of service tax officer significant effect towards compliance taxpayers together. There is a significant influence partially between the corruption perception variable taxs towards compliance taxpayers partially, and the influence of partially between the service quality variable tax officer towards compliance taxpayers partially. Keywords : Perception Corruption. ABSTRAK Indonesia termasuk dalam satu dari negara berkembang, yang sebagian besar pembiayaan negara ditopang oleh sektor pajak. Dewasa ini Indonesia menereapkan Self assessment system, dimana sistem tersebut mengharuskan wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pajaknya secara mandiri. Kesadaran dan kesukarelaan dalam membayar pajak adalah hal terpenting untuk mencapai keberhasilan penerapan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, dan menjelaskan bagaimana pengaruh secara bersama-sama maupun secara parsial, antara persepsi korupsi pajak dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini dikategorikan jenis explanatory research, dengan 100 responden orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Batu sebagai sampel penelitian. Teknik untuk menentukan sampel melalui accidental sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif, dan statistik inferensial dengan regresi linear berganda, sebagai teknik analisis data. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa variabel persepsi korupsi pajak (X1) dan kualitas pelayanan fiskus (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak secara bersama-sama. Terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara variabel persepsi korupsi pajak (X1) terhadap kepatuhan wajib pajak secara parsial, dan pengaruh secara parsial pula antara variabel kualitas pelayanan fiskus(X2) terhadap kepatuhan wajib pajak secara parsial. Kata Kunci: Persepsi Korupsi
ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PT. PETROKIMIA GRESIK (Studi Kasus Pada PT. Petrokimia Gresik)
PT. Petrokimia Gresik is a company engaged in the production of fertilizer. The company is located in the town of gresik, east java. In terms of tax, these companies have carried out in accordance with the regulations of tax laws in Indonesia. the company also has financial system which in combination with the law. But with a less well paid in this company, it is not bad for the country. Character still in their default state, and they can be overcome. Keyword: Income Tax, The Regulations of Tax, and Financial System. ABSTRAK PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk. Perusahaan ini terletak di kota Gresik, Jawa Timur. Dalam hal perpajakannya, perusahaan ini sudah melaksanakannya sesuai dengan peraturan Undang-Undang perpajakan di Indonesia. Perusahaan ini juga mempunyai sistem keuangan perusahaan yang di gabungkan dengan Undang-Undang. Tetapi dengan halnya kurang bayar pada perusahaan ini, tidaklah berakibat buruk bagi negara. Sifatnya masih dalam keadaan standar, dan masih bisa diatasai. Kata Kunci: PPh 21, Undang-Undang Perpajakan, dan Sistem Keuangan
KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Pacitan)
This study describes the contribution of the local taxes and levies on revenue . This study variables include local taxes , levies and revenue. This research uses explanatory research with quantitative approach . The location of research in the Department of Finance and Asset Management Revenue Pacitan. This study use the data of realization of revenue from the financial area in 2011-2014 . Data analysis using descriptive technique . The results showed that the variables of local taxes and levies have contributed in revenue. Keywords: Contribution, local taxes, levies, and revenue ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan tentang kontribusi pajak daerah dan retribusi darah terhadap pendapatan asli daerah. Variable penelitian ini meliputi pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan asli daerah. Jenis penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Pacitan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah realisasi penerimaan keuangan daerah tahun 2011-2014. Analisis data menggunakan teknik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pajak daerah dan retribusi daerah mempunyai kontribusi dalam pendapatan asli daerah. Kata Kunci : Kontribusi, Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Pendapatan Asli Daera
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Pegawai Seksi PKC di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menjelaskan pengaruh simultan dan parsial variabel gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin terhadap kinerja pegawai seksi PKC di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya. Jenis penelitian bersifat penjelasan atau explanatory research Hasil pengujian hipotesis menunjukan ada pengaruh signifikan secara simultan dan parsial dari variabel gaya kepemimpinan(X1), motivasi(X2), dan disiplin kerja(X3) terhadap kinerja pegawai (Y). Penelitian ini menyarakan agar seksi PKC dapat mempertahankan variabel-variabel tersebut dalam membuat keputusan dan kebijakan dalam rangka peningkatan kinerja pegawai. Selain itu pegawai diharapkan dapat mematuhi SLA dan 5R dan menepati janji layanan yang telah dibuat. Pimpinan harus lebih memperhatikan laporan pelaksanaan tugas terkait pemberian jadwal yang diberikan kepada pegawai dengan mengevaluasi apakah terdapat kendala atau masalah yang terjadi selama pelaksanaan tugas, selain itu memperhatikan keterkaitan hubungan dengan bawahan dengan menjalin hubungan yang harmonis agar terjalin kerjasama yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pegawai di seksi PKC. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai ABSTRACT Research aimed to analyze and to explain the simultaneous and partial effect of leadership style, motivation and work discipline on the performance of PKC Section employees at The Office of Customs Supervision and Service, Medium Level, Customs Region of Tanjung Perak Surabaya. Type of research was explanatory research. Hypothesis testing had produced several results which meant that there was a simultaneous and partial effect of leadership style (X1), motivation (X2), and work discipline (X3) on employee performance (Y). This research was suggested that PKC Section at The Office of Customs Supervision and Service, Medium Level, Customs Region of Tanjung Perak Surabaya, should consider research variables in making policies and decisions in order to improve employee performance. Employees must show their discipline in executing SLA and 5R and keep their promises in delivering the service. Leaders should control the duty report and the work schedule of the employees, and also evaluate whether there was problems impairing work accomplishment. Leaders were also required to foster good relationship with subordinates in order to produce harmonious encounter and better cooperation, to facilitate the accomplishment of work and function of employees in PKC Section Keywords : Leadership Style, Motivation, Work Discipline, Employee Performance
PENGARUH EDUKASI, SOSIALISASI, DAN HIMBAUAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MELAPORKAN SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara)
Personal tax compliance in the reporting of income tax SPT (Yearly of Income Tax Report) is a classic problem that must be faced, especially the Tax Office Primary North Malang. In the last four years (2011-2014), the realization of an individual taxpayer compliance reporting SPT are less than the number of individual taxpayers registered. This problems can be solved by tax officials consist of education, socialization, and appealed to taxpayer . Researcher uses questionnaire and distributed to 100 individual taxpayers that are registeed in Tax Office Primary North Malang . The questionnaire discusses about statement of tax compliance efforts. Simultaneous analysis result indicates that education, socialization, and appealed to taxpayer have a significant influences toward Yearly Tax Income Report Compliance. The result of partial research are education and appealed to taxpayer significantly influences Yearly Tax Income Report Compliance and show appealed to taxpayer is a dominant variable. Keywords : Education, Socialization, Appealed to taxpayer, Yearly Tax Income Report Compliance ABSTRAK Kepatuhan wajib pajak Orang Pribadi dalam melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan adalah masalah klasik yang harus dihadapi Kantor Pelayanan Pajak terutama Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Dalam empat tahun terakhir (2011-2014), realisasi kepatuhan wajib pajak orang pribadi melaporkan SPT Tahunan pajak Penghasilan lebih sedikit daripada jumlah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan upaya yang dilakukan oleh pegawai pajak dengan cara edukasi, sosialisasi, dan himbauan. Dan ketiga upaya diatas dijadikan dasar peneliti sebagai variabel bebas dan memberikan solusi dari salah satu upaya tepat dari peneliti sebagai pemecahan masalah. Peneliti menggunakan angket yang disebarkan kepada 100 wajib pajak orang pribadi yang terdaftar yang berisi daftar pernyataan yang membahas tentang upaya kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian secara bersama-sama menunjukkan bahwa edukasi, sosialisasi, dan himbauan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara parsial menunjukkan variabel edukasi dan himbauan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, variabel yang dominan adalah variabel himbauan. Kata kunci: Edukasi, Sosialisasi, Himbauan, Kepatuhan SP
ANALISIS PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM PAJAK HIBURAN DI KOTA BLITAR (Studi Pada Dinas Pendapatan Kota Blitar)
This study has the objective to found out and describe implementation of entertainment tax collection system which is using self-assessment system, to found out supporting and inhibiting factors in implementation of self-assessment system in Kota Blitar. This study is a descriptive study. It is conducted in Dinas Pendapatan Kota Blitar Jl. Jawa No. 64 Kota Blitar. Data source in this study would be primary data obtained from interview with employees of Dinas Pendapatan and also taxpayer for entertainment tax in Kota Blitar, while secondary data obtained from documents supporting primary data. Result of this study revealed that there were lots of entertainment taxpayer within Kota Blitar who did not understand and comprehend self-assessment system such as in calculating their own tax implemented by Dinas Pendapatan Kota Blitar, there were also lots of taxpayer who did not attach and rather to conceal their financial report in reporting their taxes. Tax knowledge awareness possessed by taxpayers related with this implementation is still low. Suggestion from this study would be to held continuous briefing and socialization for taxpayers concerning insight in taxation, better service for taxpayer is necessary so that awareness and compliance of taxpayers can be improved. There should be audit team so that tax income results and allocation was controlled in better way, thus decreasing tax avoidance and embezzlement as minimum as possible. Keywords: Implementation of self-assessment system, entertainment tax in Kota Blitar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan sistem pemungutan pajak hiburan yang menggunakan self assessment system, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan dan pelaksanaan self assessment system di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di Dinas Pendapatan Kota Blitar Jl. Jawa No 64 C Kota Blitar. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dari wawancara oleh Pegawai Dinas Pendapatan dan wajib pajak Hiburan Kota Blitar, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen yang dapat mendukung data primer. Hasil penelitian ini menunjukan masih banyak wajib pajak hiburan di Kota Blitar yang tidak memahami dan mengerti self assessment system seperti menghitung pajaknya sendiri dan mengisi SPTPD sendiri yang diterapkan Dinas Pendapatan Kota Blitar, selain itu masih banyak wajib pajak yang tidak menyertakan dan menyembunyikan laporan keuangan dalam melaporkan pajaknya. Kesadaran dan pengetahuan pajak yang dimiliki oleh Wajib Pajak dalam penerapan ini masih rendah. Saran dari penelitian ini, yaitu penyuluhan dan sosialisasi harus dilaksanakan terus menerus bagi wajib pajak tentang pengetahuan di bidang pajak, Pelayanan yang lebih baik kepada wajib pajak sangat diperlukan agar kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dapat taerus ditingkatkat. Perlu ada tim audit agar hasil penerimaan pajak dan alokasi terkontrol dengan baik, sehingga adanya penghindaran dan penggelapan pajak dapat ditekan seminimal mungkin. Kata Kunci : Penerapan self assessment system Pajak Hiburan di Kota Blita
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN PAJAK DAERAH (STUDI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA MALANG PERIODE 2011-2014)
BPHTB is a potential local tax at Malang. Realization BPHTB at Malang has always managed to exceed the planned target, but the other still a lot of problems that make collecting BPHTB not optimal. Percentage contribution of BPHTB to the Local Tax Revenue is great, BPHTB become a tax that dominates Total Local Tax Revenue. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of BPHTB, and it contribution to the Local Tax Revenues in Malang. The type of research is descriptive with qualitative approach. The results show that the level of effectiveness of BPHTB in Malang during the years 2011-2014 has been very good with an average 121.94%, but based on the survey results in mind that a lot of potential BPHTB that has not been optimized. Contribution of BPHTB to the Local Tax Revenue at Malang in 2011-2014 has been good with an average 44.49%, This happens because the transaction on acquisition of land and buildings at Malang high, it causing of continued increase in property prices at Malang. The situation is feared impact on poor people increasingly can not afford to buy housing at Malang. Keywords: BPHTB, Contribution, Effectiveness, Local Tax Revenue. ABSTRAK BPHTB merupakan pajak daerah yang sangat potensial di Kota Malang. Realisasi penerimaan BPHTB Kota Malang selama tahun 2011-2014 selalu berhasil melampaui target yang direncanakan, namun disisi lain masih banyak terjadi permasalahan yang membuat pemungutan BPHTB belum optimal. Persentase kontribusi BPHTB terhadap Pendapatan Pajak Daerah sangat baik, penerimaan BPHTB menjadi pajak yang mendominasi Total Pendapatan Pajak Daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerimaan BPHTB Kota Malang dibandingkan dengan potensi riil, serta untuk menganalisis kontribusi penerimaan BPHTB terhadap Pendapatan Pajak Daerah. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan BPHTB Kota Malang selama tahun 2011-2014 sudah sangat baik dengan rata-rata persentase 121,94%, namun berdasarkan hasil survei diketahui bahwa masih banyak potensi BPHTB yang belum dioptimalkan. Kontribusi BPHTB terhadap Pendapatan Pajak Daerah Kota Malang tahun 2011-2014 sudah baik dengan persentase rata-rata 44,49%, Hal tersebut terjadi karena transaksi pengalihan hak atas tanah dan bangunan di Kota Malang tinggi, yang mengakibatkan terus meningkatnya harga properti di Kota Malang. Keadaan tersebut dikhawatirkan berdampak pada masyarakat kecil kota malang semakin tidak mampu membeli hunian di Kota Malang. Kata Kunci : BPHTB, Efektivitas, Kontribusi, Pendapatan Pajak Daera
ANALISIS POTENSI PAJAK AIR TANAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH KOTA KEDIRI (Studi Pada Dinas Pendapatan Kota Kediri Tahun 2012-2014)
Local tax and levies Act No. 28 of 2009 about the addition and transfer of taxes and levies be an opportunity for local governments to be able to maximize its local income. Groundwater Tax is one of the new tax transferred from the center to the district / city. So as well as information regarding the potential of extracting ground water tax in Kediri be one factor in increasing local tax revenue. The purpose of this study was to determine the potency, effectiveness, contribution and growth rate of groundwater tax in Kediri during 2012-2014. This research uses descriptive method with a focus on the potential, effectiveness, contribution and growth rate of groundwater tax in Kediri. The research location is at the Department Revenue of Kediri. Excavation potential of groundwater tax in Kediri produce a very good percentage, in 2012-2014 the average potential exploration reached 90%. The effectiveness of the groundwater tax revenue in 2012-2014 necessarily produce very effective results that always exceeded 100% in every year. Tax contribution of groundwater in 2012-2014 is at most 1.54%, in 2012. The growth rate of the groundwater tax yield and dominant volatile ride. Keywords: Groundwater Tax, Potential, Contributions ABSTRAK Munculnya Undang-Undang PDRD Nomor 28 Tahun 2009 tentang penambahan dan pelimpahan jenis pajak dan retribusi daerah menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk dapat memaksimalkan pendapatan daerahnya. Pajak air tanah adalah salah satu pajak yang baru dilimpahkan dari pusat ke kabupaten/ kota. Oleh karena itu, penggalian potensi serta informasi mengenai pajak air tanah di Kota Kediri menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi, efektivitas, kontribusi serta laju pertumbuhan pajak air tanah di Kota Kediri selama periode 2012-2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan fokus penelitian terhadap potensi, efektivitas, kontribusi dan laju pertumbuhan pajak air tanah di Kota Kediri. Lokasi penelitian berada pada Dinas Pendapatan Kota Kediri. Penggalian potensi pajak air tanah di Kota Kediri menghasilkan persentase yang sangat baik, pada tahun 2012-2014 penggalian potensi rata-rata mencapai 90%. Efektivitas penerimaan pajak air tanah tahun 2012-2014 selalu menghasilkan hasil sangat efektif yakni selalu melebihi angka 100%. Kontribusi pajak air tanah paling besar adalah 1,54% yaitu pada tahun 2012. Laju pertumbuhan pajak air tanah menghasilkan hasil fluktuatif dan dominan naik. Kata kunci : Pajak Air Tanah, Potensi, Kontribus
IMPLEMENTASI LAYANAN INOVASI SAMSAT KELILING DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Pada Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Tulungagung)
The rapid number of motor in Tulungagung demanding SAMSAT Call Center as public service providers always strive to provide quality service to taxpayers. One of the efforts is increasing in vehicle tax payment service through SAMSAT mobile service innovation. This research is descriptive research using a qualitative approach. The purpose of this study is to investigate application of SAMSAT mobile service innovation, supporting and obstacle factors of SAMSAT mobile service innovation, as well as the rate of growth in cash receipts of SAMSAT mobile service innovation. The results of this study indicates SAMSAT mobile service innovation has been in accordance with Decree of the Minister of Adminidtrative Reform No. 63/KEP/M-PAN/7/2003 in General Guidelines for the Implementation of Public Service. Supporting factors consisting of socialization, cooperation with related units and service locations while the obstacle factors consist of the awareness of the taxpayers, facilities and infrastructure as well as the limited range of the service and the average growth rate of cash receipts 110,72%. Keywords : Public service, SAMSAT Mobile, Vehicle Tax ABSTRAK Pesatnya jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Tulungagung menuntut Kantor Bersama SAMSAT sebagai penyelenggara pelayanan publik, untuk selalu berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas kepada Wajib Pajak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui layanan inovasi SAMSAT Keliling. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan layanan inovasi SAMSAT Keliling, faktor pendukung dan penghambat layanan inovasi SAMSAT Keliling serta laju pertumbuhan penerimaan kas layanan inovasi SAMSAT Keliling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan layanan inovasi SAMSAT Keliling telah sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 63/KEP/M-PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Faktor pendukung terdiri dari sosialisasi, kerjasama pihak terkait serta lokasi pelayanan sedangkan yang menjadi faktor penghambat terdiri dari kesadaran Wajib Pajak, sarana dan prasarana serta keterbatasan layanan selanjutnya rata-rata laju pertumbuhan penerimaan kas sebesar 110,72%. Kata Kunci : Pelayanan Publik, SAMSAT Keliling, Pajak Kendaraan Bermoto