3495 research outputs found
Sort by
Hadis dan Polemik: Kajian Kritis Abu Rayyah atas Abu Hurairah
Pembahasan utama yang menjadi fondasi buku ini adalah biografi dan potret keilmuan Abu Hurairah serta kritik mendalam Abu Rayyah atas periwayatannya yang menegaskan bahwa sejarah Islam tidak bisa dilihat dari satu lensa. Bab-bab tersebut memperlihatkan ketegangan intelektual antara tradisi yang memuliakan dan kritik modern yang mempertanyakan. Ketegangan ini bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipahami sebagai sebuah dinamika epistemologis yang memperkaya khazanah studi hadis. Di satu sisi, pembaca akan disuguhkan gambaran mendalam tentang kepribadian, integritas moral, serta komitmen spiritual Abu Hurairah sebagaimana dijelaskan dalam literatur klasik. Ia tampil sebagai sahabat yang hidup bersahaja, penuh dedikasi, dan memperoleh kesempatan luas untuk bersama Rasulullah SAW. sehingga menjadi perawi yang paling produktif. Di sisi lain, pembahasan ini membawa pembaca menyimak kritik Abu Rayyah yang mempertanyakan otoritas periwayatannya. Melalui penelaahan ulang sumber-sumber klasik dan pendekatan historis-kritis, buku ini menunjukkan bagaimana sebagian kritik tersebut berdiri di atas dasar yang rapuh, baik dari aspek sanad, konteks sejarah, maupun ketelitian metodologis. Justru dari dialog dua kutub pemikiran itu, pembaca diharapkan dapat menangkap pesan penting: bahwa tradisi tidak harus anti kritik, dan kritik tidak boleh melampaui etika ilmu. Studi hadis adalah disiplin yang berdiri di atas kehati-hatian, kejujuran akademik, serta penghormatan terhadap generasi awal Islam tanpa menutup pintu bagi dialog ilmiah. Buku ini mengajak para pembaca (mahasiswa, akademisi, maupun pecinta kajian Islam) untuk bersama-sama melihat ϐigur Abu Hurairah secara lebih proporsional, tidak dengan gloriϐikasi membabi buta, dan tidak pula dengan kecurigaan yang menaϐikan konteks. Ia hadir sebagai manusia yang hidup dalam dinamika sejarah, dan narasi tentang dirinya mencerminkan bagaimana tradisi ilmu Islam berkembang melalui ketelitian sanad dan kedalaman adab
Sorry, we're full paradoks kuota pembatasan mahasiswa asing di Australia, dan peluang kampus di Indonesia
Buku ini menghadirkan analisis mendalam tentang pergeseran kebijakan pendidikan internasional Australia dengan menggunakan kerangka two level games dari Robert Putnam. Pembaca akan diajak memahami bagaimana pemerintah Australia harus menyeimbangkan tuntutan konsisten domestic dengan komitmen diplomatic kepada mitra internasional. Lebih dari itu, buku ini secara khusus mengeksplorasi implikasi strategis bagi Indonesia: tantangan yang dihadapi Perguruan Tinggi Swasta di tengah persaingan yang kian kompetitif, sekaligus peluang emas menyerap limpahan mahasiswa internasional yang tidak lagi tertampung di negara-negara tujuan tradisional
Sang hegemon dan para pemberontak dinamika politik, ekonomi, identitas, dan agama di Amerika Utara dan latin
Struktur buku ini dirancang secara komprehensif yang memungkinkan pembaca tidak hanya memahami isi secara kognitif, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Buku ini mengajak para pembaca berkontemplasi atas berbagai hal yang terjadi di Amerika, serta bagaimana ia beresonansi dengan fenomena sosial politik yang terjadi di sekitar kita. Untuk mendukung asa tersebut, buku ini mengasah kemampuan merinci isu-isu politik, keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya, mengkorelasikan isu dengan implikasi lokal hingga global, menelaah perspektif dan teori Hubungan Internasional yang relevan, menganalisis fenomena kawasan secara kritis, hingga mentransfer nilai-nilai universal ke dalam pembacaan kritis. Harapan kami, melalui buku ini, pembaca dapat menguasai berbagai perspektif teoritis dalam menganalisis kawasan Amerika, memahami kompleksitas hubungan antara Amerika Utara dan Amerika Latin, mengidentifikasi keterkaitan antara dinamika regional dengan sistem internasional kontemporer, serta mengembangkan sensitivitas terhadap isu-isu kemanusiaan seperti hak masyarakat adat dan pluralisme keagamaan. Lebih dari itu, kami berharap pembaca mampu mengintegrasikan pemahaman kawasan ini dengan konteks Indonesia sebagai negara yang memiliki kepentingan strategis dalam menjalin hubungan bilateral maupun multilateral dengan negara-negara di benua Amerika. Semoga buku ini menjadi jembatan ilmu yang membawa pembaca menuju pemahaman yang lebih dalam dan kritis tentang dunia internasional
Terapeutik Penyakit Hati: Kajian Tafsir Surah Al-Muṭaffifīn
Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang sempurna, memberikan bimbingan yang komprehensif baik bagi kehidupan lahiriah maupun batiniah manusia. Salah satu aspek penting yang diuraikan al-Qur’an adalah upaya untuk membersihkan hati dari berbagai penyakit batin yang dapat merusak hubungan manusia dengan Tuhannya, sesama, dan dirinya sendiri. Buku ini, yang berjudul "Terapeutik Penyakit Hati: Kajian Tafsir Surah Al-Muṭaffifīn lahir dari kolaborasi akademik antara mahasiswa dan dosen dalam sebuah tugas akhir tesis, yang bertujuan untuk menghadirkan pemahaman mendalam mengenai konsep terapeutik penyakit hati dalam tafsir sufistik dengan pendekatan teori tasawuf. Kajian Tafsir Surah Al-Muṭaffifīn, merupakan sebuah upaya untuk menggali konsep terapeutik al-Qur’an khususnya dalam surah al-Muṭaffifīn melalui pendekatan tasawuf yang mendalam. Surah al-Muṭaffifīn dipilih sebagai fokus utama karena secara eksplisit mengangkat isu sosial dan moralitas yakni kecurangan dalam takaran dan timbangan yang menunjukkan pengabaian terhadap hak-hak orang lain. Sikap ini menunjukkan hati yang sakit yang dipenuhi dengan kecendrungan terhadap hal-hal yang bersifat duniawi. Tafsir Rūḥ Al-Bayān karya Ismā'īl Ḥaqqī Al-Bursawī menjadi rujukan utama dalam buku ini karena kaya akan nuansa sufistik yang memberikan penjelasan mendalam tentang proses penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), pengendalian diri, dan upaya mencapai kesempurnaan spiritual (insān kāmil)
Assessing the differentiated learning practice within Islamic primary schools: challenges in the absence of technology
The concept of learning that accommodates students’ learning needs has become a pedagogical concern. In today’s classroom, Differentiated Instruction (DI) plays a pivotal role in addressing students’ needs. However, DI is a lot of work that needs technology support to implement structurally. This study elaborates on the practice of DI based on Ann Tomlinson’s concept and examines the challenges faced by Islamic primary schools in East Java, in implementing DI with a lack of technological support. Adopting a multi-site phenomenological approach, data were collected through data documentation, in-depth interviews and focus group discussions with teachers and principals in five Islamic primary schools in East Java province. Findings revealed that the challenges in implementing DI were inadequate professional trainings in technology-enhanced learnings, a lack of teachers’ skill in assessing and identifying students’ learning progress, and lack of technological learning resources. Consequently, the practice of DI within Islamic primary schools failed to address students’ learning need. This research suggests a practical recommendation for Islamic educational institutions to improve the quality of DI practice through technology-enhanced learning
Kreasi Dakwah di era AI: optimalisasi penyiaran Islam dengan kecerdasan buatan
Buku ini lahir dari kesadaran akan perkembangan teknologi yang kian pesat, khususnya di era revolusi digital yang ditandai oleh kemajuan dalam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi AI telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara berkomunikasi, memperoleh informasi, dan berinteraksi sosial. Dakwah Islam sebagai bagian penting dari kehidupan umat Muslim tidak dapat lepas dari dinamika perubahan ini. Oleh sebab itu, buku ini disusun untuk memberikan perspektif yang sistematis tentang optimalisasi AI dalam mendukung penyiaran dakwah Islam yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penyusunan buku ini dilakukan secara terstruktur dengan membagi pembahasan ke dalam lima bab utama yang terdiri atas sebelas bagian. Bab pertama, yang ditulis oleh Sokhi Huda, membahas pendahuluan tentang konteks dakwah Islam di era digital. Dalam bagian ini, pembaca diajak memahami latar belakang revolusi teknologi AI, Buku ini lahir dari kesadaran akan perkembangan teknologi yang kian pesat, khususnya di era revolusi digital yang ditandai oleh kemajuan dalam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi AI telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara berkomunikasi, memperoleh informasi, dan berinteraksi sosial. Dakwah Islam sebagai bagian penting dari kehidupan umat Muslim tidak dapat lepas dari dinamika perubahan ini. Oleh sebab itu, buku ini disusun untuk memberikan perspektif yang sistematis tentang optimalisasi AI dalam mendukung penyiaran dakwah Islam yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penyusunan buku ini dilakukan secara terstruktur dengan membagi pembahasan ke dalam lima bab utama yang terdiri atas sebelas bagian. Bab pertama, yang ditulis oleh Sokhi Huda, membahas pendahuluan tentang konteks dakwah Islam di era digital. Dalam bagian ini, pembaca diajak memahami latar belakang revolusi teknologi AI, keterlibatan komunitas Muslim dalam mendukung pengembangan teknologi dakwah berbasis AI. Eni Mufida menyajikan studi kasus nyata tentang implementasi AI dalam dakwah di berbagai konteks, baik lokal maupun global. Bab terakhir, yang ditulis oleh Eka Rafa Nabila, memproyeksikan masa depan dakwah Islam dengan perkembangan AI, termasuk peluang dan tantangan yang perlu diantisipasi. Kami berharap buku ini tidak hanya menjadi referensi akademik tetapi juga panduan praktis bagi para da’i, ulama, akademisi, dan praktisi teknologi yang terlibat dalam dakwah Islam. Dengan pendekatan yang holistik, buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus inspirasi bagi pengembangan inovasi dakwah yang berbasis teknologi
Nuansa Kajian Islam dan Budaya Lokal
Buku ini merupakan hasil kolaborasi akademik yang mengulas secara kritis relasi antara Islam dan budaya lokal dalam bingkai keberislaman masyarakat Indonesia. Buku ini juga menjadi representasi semangat intelektual untuk terus menelaah proses dialektika antara ajaran normatif Islam dan realitas sosial-budaya yang melingkupinya. Inspirasi utama penyusunan buku ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya dokumentasi akademik terhadap berbagai ekspresi Islam lokal yang selama ini berkembang, tetapi belum seluruhnya memperoleh tempat dalam khazanah ilmiah yang sistematis dan terukur. Seiring dengan munculnya wacana Islam Nusantara, urgensi untuk menyusun kajian yang memadukan pendekatan historis, antropologis, dan sosiologis terhadap keberagamaan lokal semakin meningkat. Buku ini merespons kebutuhan tersebut dengan menyajikan reviu kritis atas sejumlah artikel jurnal ilmiah yang membahas Islam dan budaya lokal secara mendalam dan beragam. Penyusunan buku ini terbagi dalam dua volume. Volume 1 berfokus pada interaksi Islam dan budaya lokal dari berbagai daerah, seperti Jawa, Aceh, Madura, hingga Papua, dengan pendekatan yang melibatkan kajian budaya, hukum, pendidikan, dan antropologi. Sementara itu, Volume 2 mengeksplorasi ekspresi Islam Nusantara sebagai konstruksi pemikiran dan praktik keislaman lokal yang moderat, toleran, dan akomodatif terhadap tradisi
Keterampilan Dosen dalam Era Digital
Buku ini merupakan hasil kolaborasi para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan kontribusi pemikiran mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dosen dalam dunia pendidikan tinggi masa kini. Buku ini diawali dengan pembahasan dari Nurul Zuhriyah, M.Pd.I yang menguraikan konsep dasar dosen serta pentingnya peran dan tanggung jawab dosen di era digital. Dilanjutkan oleh Novria Grahmayanuri, M.Hum yang mengupas kompetensi esensial yang harus dimiliki dosen masa kini, serta tulisan Dr. Ela Laelasari, SKM., M.Kes. yang menyoroti bagaimana kinerja dosen dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan inovatif. Selanjutnya, Efira Andiyani Batubara, M.Pd. memberikan perspektif aplikatif mengenai penggunaan teknologi dalam pembelajaran sebagai alat pendukung peran dosen yang lebih efektif dan interaktif. Sementara itu, Dr. Umi Hanifah, M.Pd.I menekankan pentingnya keterampilan adaptif dosen dalam menghadapi perubahan paradigma pendidikan di era digital, termasuk penguasaan teknologi, komunikasi digital, dan metode pembelajaran modern. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi para dosen, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di tengah perkembangan zaman yang terus berubah
Dinamika komunikasi multikultural: telaah konseptual dan aplikastif
Buku “Dinamika Komunikasi Multikultural: Telaah Konseptual dan Aplikatif” ini hadir dengan reviu 16 buku dalam satu kesatuan ide secara sistematis dari ide-ide komunikasi multikultural. Kehadirannya meninjau sejumlah referensi dari lima sisi secara sistematis dengan kemungkinan potensi akademiknya. Lima sisi ini adalah (1) identifikasi problem, (2) konsep dasar, (3) penelusuran teori, (4) media dan kawasan, dan (5) tindakan, kompetensi, dan pembiasaan. Kondisi buku ini berpotensi akademik berupa kontribusi penting terhadap perkembangan kajian komunikasi multikultural. Kontribusi ini dapat dipandang efisien, di samping sistematis, karena berupa antologi reviu buku dalam satu edisi terbitan, tidak tersebar di banyak jurnal dan edisi-edisi terbitannya. Dengan kondisinya, buku ini menawarkan model baru kajian akademik dalam peta kajian reviu buku di Indonesia khususnya.Buku ini juga menawarkan nilai plus berupa kekhasan dan aktualitas dalam konstelasi tradisi reviu, yaitu nice point yang diberikan oleh setiap pereviu di bagian paling awal reviunya
Kontroversi Musik dan Nyanyian Kalangan Intelektual Islam Klasik hingga Modern
Perdebatan mengenai musik dan nyanyian dalam Islam telah menjadi bagian dari diskursus keagamaan yang menarik perhatian sejak masa awal perkembangan tradisi keilmuan Islam