3495 research outputs found
Sort by
Revisiting the power of Kyai in determining Indonesia local political leaders: a Case from regent election in Situbondo and Gresik
The article analyzes the kyai’s political roles in the 2020 Head of the Region Election in two areas in Situbondo and Gresik. This paper analyzes the kyai’s source of political power which becomes a political bargaining power with political parties in determining who is to be elected as head of the region candidates and how to win the election. The analysis results show the kyai’s strong influential power in directing the head of the regional election. It is so strong that political parties do not seldom comply with the kyai’s requests on who should be selected as a candidate, even though their choices differ from the political parties’ wishes. When opposing a party’s decision, a kyai will build opposition power fronts by using the pesantren network and by collaborating with local political figures. However, the source of Kyai’s strength has shifted and does not apply the same in other areas
Analisis dampak pemanfaatan permainan edukasi Wordwall terhadap motivasi belajar Matematika Peserta Didik Kelas III Madrasah Ibtidaiyah
This study aims to analyze the impact of using Wordwall educational games on the mathematics learning motivation of third-grade students at Madrasah Ibtidaiyah. The study applied a descriptive qualitative approach, utilizing questionnaires, interviews, observations, and documentation involving 22 students. Three students representing high,
moderate, and low motivation levels were selected for in-depth analysis. The findings revealed that the use of Wordwall had a positive effect on improving mathematics
learning motivation, with the most significant contributions seen in the indicators of perseverance and interest in learning. Highly motivated students showed improvements across all indicators, moderately motivated students experienced gains in learning interest, while students with low motivation demonstrated initial engagement but still required additional guidance. The design of the "box-opening" and "spinning wheel" games effectively encouraged active interaction and cooperative student participation. These results suggest that Wordwall can serve as a technology-based pedagogical strategy relevant to enhancing student learning motivation. This study also contributes to the growing body of literature on the effectiveness of digital educational media in primary education, particularly in mathematics learning through interactive games
Potret geliat sekolah kecil di tengah Kota Metropolitan
Kecakapan sosial siswa dapat dilihat dari kemampuan siswa untuk menjalin kerjasama dengan semua pihak, berkomunikasi secara lisan maupun tulisan
Recontextualisation of religious moderation teaching for strengthening the identity of Islam Nusantara: lessons learned from faculty in Indonesia
The teaching of religious moderation for strengthening Islam Nusantara has become a central programme in Indonesia. While most research has focused on its implementation, the criteria for recontextualisation have yet to be fully examined. This qualitative study aims to explore how faculty members in Indonesia define and recontextualise the religious moderation programme. We involved eight faculty members from two universities that prioritise the strengthening of Islam Nusantara, using focus groups as the method of data collection. The analysis draws on the five recontextualisation criteria proposed by Pollefeyt & Bouwens. The study reveals that all faculty members have a clear definition of Islam Nusantara and its connection to religious moderation, resulting in positive expectations for the implementation of this learning programme. It highlights the faculty’s application of constructive teaching methods, fulfiling the four of the criteria: the reconstructive hermeneutics, didactic approach, pluralistic openness and interactive pragmatism. Furthermore, this recontextualisation of constructivism is applied by emphasising knowledge resources and open discussions among students, fostering a conducive classroom environment. However, the faculty face challenges in meeting the final criterion – transformative orientation – due to contextual factors such as limited time and large class sizes
Integritas Demokrasi Lokal: Catatan Pemilu Indonesia 2024
Riset ini dilakukan oleh 16 mahasiswa di 2 lembaga di Kabupaten Sidoarjo, dan 1 lembaga di Trenggalek, dan 1 lembaga dari di bulan Januari sampai Mei 2024. Selama empat bulan, 16 kontributor book chapter ini melakukan riset bersamaan magang MBKM dari Proram Studi Ilmu Politik UIN Sunan Ampel. Adapun 1 tambahan analisis komparasi dilakukan dengan perspektif Hubungan Internasioal, sehingga secara keseluruhan berjumlah 17 tulisan hasil riset. Penulisan buklu ini juga didorong oleh diskusi yang Panjang tentang hasil observasi dan perbincangan selama proses MBKM berlangsung, sehingga sangat disayangkan apabila data-data tersebut berlalu begitu saja tanpa analisis akademis yang dapat memberi manfaat keilmuan dan wawasan kepada semua penulis buku ini maupun para pembaca. Penulisan ini juga terkait dengan usaha untuk memperkaya produksi Publikasi Program Studi Ilmu Politik, di mana pada tahun 2024 ini 16 mahasiswa diterjunkan ke lembaga kepemiluan dan bakesbangpol, untuk melihat dan membantu secara langsung bagaimana persiapan, pelaksanaan, maupun pasca pelaksanaan dengan segenap dinamika yang ada di dalamnya. Sekalipun diskusi lisan telah dilakukan bukan berarti bahwa buku ini berproses dengan mudah, karena pembuatan draft tulisan yang dibuat oleh mahasiswa harus direvisi dari beragam aspek, mulai dari topik, menyusun argumentasi di latar belakang, sampai dengan penyajian data lengkap dengan analisisnya. Proses yang melelahkan ini berlangsung lama dan tentu saja yang di tangan pembaca ini bukan sebuah kesempurnaan. Keseluruhan hasil dari proses ini tentunya masih membutuhkan catatan-catatan kritis. Book Chapter ini juga merupakan ajakan untuk melihat bagaimana lembaga penyelenggara Pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu di kabupaten berhadapan langsung dengan masyarakat di level kecamatan dan kelurahan/desa. Sebagai eksekutor yang langsung berhubungan dengan masyarakat, peran mereka seringkali invisible di tengah gegap gempita pemberitaan pemilu presiden maupun pemilu legislativf. Saat ini pemerintahan telah terbentuk dan buku ini mencoba melihat kembali peran dan dinamika penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu dan KPU, yang direpresentasikan Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Trenggalek, dan Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo sebagai Lembaga yang menjaga harmoni situasi sosial politik di Indonesia. Di akhir tulisan, perbandingan tentang Pemilu di Indonesia dan Meksiko mengakhiri refleksi buku ini
Media dan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab
Buku Pendidikan Bahasa Arab Kontemporer ini menghadirkan gambaran komprehensif tentang transformasi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia—dari tradisi klasik menuju pendekatan modern yang komunikatif, digital, dan berorientasi pada penguatan karakter. Buku ini menelusuri akar historis pembelajaran bahasa Arab di pesantren, dinamika perkembangan kurikulum nasional, serta perluasan fungsi bahasa Arab sebagai bahasa wahyu, bahasa ilmu pengetahuan, dan sarana komunikasi global. Buku ini juga menyajikan beragam model dan strategi pembelajaran mutakhir, termasuk integrasi pendidikan karakter, task-based learning, Arabic for Specific Purposes, serta pemanfaatan teknologi digital seperti e-learning, multimedia interaktif, hingga kecerdasan buatan. Seluruh pendekatan tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Lebih jauh, buku ini menekankan pentingnya profesionalisme guru bahasa Arab yang tidak hanya menguasai aspek linguistik, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik yang kreatif serta literasi digital yang memadai sebagai kunci peningkatan kualitas pembelajaran. Sebagai panduan yang komprehensif, buku ini relevan bagi guru, mahasiswa, peneliti, dan pengambil kebijakan yang ingin memahami dan mengembangkan arah baru pendidikan bahasa Arab yang adaptif, humanis, dan berdaya saing global—tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman sebagai fondasinya
Unraveling social and economic problems: what basics of critical thinking skills are needed?
Equipping knowledge and developing critical thinking skills about social and economic issues to students is important. This study aimed to analyze the ability of prospective students of Islamic State of Madrasah of Insan Cendekia (ISM-IC) to think critically about socioeconomic problems. This research reveals a critical thinking skills gap among prospective students of Madrasah Tsanawiyah/Islamic Junior High School (IJHS) and non-IJHS who participated in the national selection of new students (NSoNS). This study uses a cross-sectional survey approach with standard instruments from the NSoNS ISM-IC. Data was obtained from 1,832 participants in the social sciences group test, consisting of 1,197 people from IJHS and 635 from non-IJHS. Data analysis using R Programming, package ‘ggstatsplot’, and via Microsoft Excel. The result is: i) a gap in social studies scores between IJHS and non-IJHS students of -0.215, with the social studies scores of IJHS students lower than non-IJHS; ii) critical thinking skills are proven to have a very real impact on the occurrence of social studies score gaps, through the inability of students to answer the higher-order thinking skills (HOTs) category questions. This finding indicates the urgency of the education unit to provide nuanced literacy models and learning and HOTs to increase think of critic ability about socioeconomic matter
Gender dan pembangunan global
Buku ini sangat memperkaya khasanah keilmuan kita karena didalamnya menguak teori-teori serta praktik tentang membongkar ideologi gender dan pembangunan, representasi perenpuan dalam pengambilan keputusan di ruang publik, problematika genderdalam hukum, pembangunan hukum yang berkeadilangender, pendidikan inklusifdan keseteraan gender, menganalisis tantangan dan peluang gender di PTKIN
Point Class: A Collective Classroom-Management Approach to Strengthening Students Discipline in the Islamic Primary School of Masjid al-Akbar Surabaya
This study aims to describe the implementation of the Point Class strategy in classroom management and its effectiveness in improving disciplinary behavior among third-grade students at the Islamic Primary School (Madrasah Ibtidaiyah–MI) Masjid Al-Akbar Surabaya. Employing a two-cycle Classroom Action Research (CAR) design, the study followed the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The participants consisted of 21 students, with the homeroom teacher acting as the primary implementer of the strategy. Data were collected through observations, interviews, field notes, and documentation, and were analyzed descriptively by integrating qualitative insights with simple quantitative indicators. The findings demonstrate a significant improvement in student discipline, increasing from 47.62% in Cycle I to 91.84% in Cycle II following the consistent application of the Point Class strategy. This strategy utilizes a collective point-based system supported by visual reinforcement to cultivate cooperation, shared responsibility, and compliance with classroom rules. As a form of collective positive reinforcement, it fosters orderly behavior while serving as a transitional tool toward the internalization of student discipline. Overall, the study highlights the Point Class strategy as a practical and adaptable classroom-management innovation, offering valuable implications for teachers and student interns (PPL) in creating dynamic, structured, and conducive learning environments
Kisah orang-orang sukses: perspektif Al Quran dan Hadis dalam Kitab Riyadlus Shalihin
Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan kisah-kisah para sahabat dan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam yang telah mencapai kesuksesan sejati. Mereka adalah individu-individu yang tidak hanya berhasil dalam urusan duniawi, tetapi juga menempatkan keimanan dan ketakwaan sebagai pondasi utama dalam setiap langkah hidup mereka. Melalui kisah-kisah ini, kita diajak untuk meneladani semangat, keuletan, keteguhan iman, dan akhlak mulia mereka. Kisah orang-orang sukses dalam buku ini diambil dari salah satu karya besar Imam Nawawi yang berjudul Riyadhus Shalihin. Setiap bab dalam buku ini disusun dengan mengacu pada ayat-ayat Al-Quran dan Hadits yang relevan dengan topik atau tema keseharian kita, sehingga pembaca bisa belajar bagaimana ajaran Islam dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tanpa ada batas waktu dan tempat. Dengan demikian, buku ini tidak hanya menjadi bacaan yang menyenangkan dan menggugah hati, tetapi juga menjadi pedoman praktis untuk meraih kesuksesan yang diridhai Allah SW