Akuntabilitas
Not a member yet
379 research outputs found
Sort by
Determinants of Perceived Good University Governance: The Roles of Internal Audit Existence, Functions, and Stakeholder Understanding
Indonesia higher-education institutions, including PTKIN, are expected to strengthen internal control and quality assurance as part of Good University Governance (GUG). Yet little research examines how students perceive internal audit in this governance framework. This study investigates whether students’ perceptions of the Internal Audit Unit’s visibility, roles, functions, and stakeholder understanding are associated with perceived GUG implementation in PTKIN. Based on survey data from 320 students in 22 PTKIN, complemented by interviews, observation, and document analysis, the study applies multiple linear regression with standard diagnostic tests. It contributes to the literature by emphasizing students’ perspectives on internal audit, which remain underexplored.
Keywords: Internal Audit, Good University Governance, Islamic State Universities, Student Perceptions, Audit Role and Functio
Peran Green Innovation pada Pengaruh Profitabilitas dan Pertumbuhan terhadap Nilai Perusahaan
Penelitian ini bertujuan mengetahun pengaruh profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan green innovation sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur industri dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 sampai 2023. Penentuan sampel penelitian ini mengguanakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 50 perusahaan dengan 300 data penelitian. Teknik analisis mengunakan regresi berganda dengan alat SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Green innovation mampu memoderasi pengaruh profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN PAJAK, TARIF PAJAK, LINGKUNGAN WAJIB PAJAK, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BAGI PELAKU USAHA ONLINE
AbstractThis study aimed to test knowledge and understanding taxation, tax rate, taxpayer’s environment, and tax sanctions on taxpayer compliance. This study uses primary data, conducted by distributing questionnaires to online business in Wilayah Jabodetabek. The sampling used in this study is convenience sampling method. The number of online businesses in Wilayah Jabodetabek are sampled in this study are 107 online businesses. The analytical method used to test the hypothesis are multiple regression anaysis using the IBM SPSS Statistics 25 application. The result showed that knowledge and understanding taxation, tax rate, and taxpayer’s environtment has positive significant effect on taxpayer compliance and tax sanctions partially had no effect on tax compliance. Knowledge and understanding taxation, tax rate, taxpayer’s environment, and tax sanctions simultaneously had an effect on taxpayer compliance
Dampak Pandemi Terhadap Faktor Tingkat Kesulitan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah bisnis non-keuangan menghadapi masalah arus kas sebagai akibat dari epidemi COVID-19. Purposive sampling adalah metode pilihan untuk penelitian ini. Penulis menggunakan model Altman Z-Score untuk mengevaluasi tekanan moneter. Variabel current ratio dan profitabilitas berpengaruh terhadap financial distress sebelum pandemi, sedangkan DER (Debt-to-Equity Ratio), Total Asset Turnover, Inflasi, dan Suku Bunga tidak berpengaruh. Sementara profitabilitas, inflasi, dan suku bunga semuanya berkontribusi positif terhadap kesulitan keuangan sebelum dan selama pandemi, DER memiliki dampak sebaliknya. Rasio lancar dan Total Asset Turnover juga ditemukan tidak berpengaruh terhadap financial distress selama pandemi. Temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk membuat keputusan bisnis di masa depan, karena dapat menjelaskan penyebab kesulitan keuangan yang dialami oleh perusahaan non-keuangan selama wabah COVID-19
PELATIHAN MENGHITUNG PAJAK UMKM WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DAN BADAN
Pembelajaran Menghitung Pajak Usaha MIkro, Kecil dan Menengah (UMKM) Orang Pribadi atau Badan dapat menjadi jurus yang jitu jika dibeikan kepada Guru dan SIswa SMK. Setidaknya empat alasan yang melekat yang menjadi pertimbangan. Pertama pelaku UMKM di Indonesia menurut data terakhir dari Kementerian Koperasi dan UKM berjumlah 65.465.947 Jumlah ini jadi penyangga ekonomi Nasional. Dua, jumlah siswa SMK di Indonesia yang tersebar luas, bisa menjadi penyedia tenaga kerja yang siap kerja. Tiga sektor pajak yang belum digali dari UMKM. Keempat, regulasi pajak yang cukup sederhana yang bisa diajarkan ke para Guru dan Siswa SMK dalam waktu yang tidak terlalu lama. Selain itu pedoman atau rujukan hukum yang digunakan juga tidak ribet, yakni hanya UU No. 20 Tahun 2008 Tentang UMKM (dari segi usaha) dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 (dari segi perpajakan). Pelatihan ini diberikan kepada para Guru dan siswa SMKS Pelita IV Jakarta Barat, secara singkat, dan diharapkan menjadi driver untuk pembelajaran berikutnya. Harapannya sederhana, yakni jika para siswa nanti lulus, mereka sudah memili ketrampilan dan pengathuan yang cukup untuk membantu usaha UMKM, yang sudah mendaftarkan diri menjadi Wajib Pajak. Ada dua kelompok lulusan SMK jurusan akuntansi : mereka yang lulus langsung bekerja/tidak bekerja, dan yang lulus langsung bekerja sambal kuliah atau hanya kuliah saja. Dari wawancara yang kami rekam, jumlah lulusan yang langsung bekerja (dengan atau tanpa sambil kuliah) cukup banyak. Mereka bekerja sambil kuliah sampai lulus kuliah. Pembelajaran atau pelatihan ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja lulusan SMK yang siap kerja dan memiliki ketrampilan dasar. Pelatihan yang mulai mengenalkan pajak diharapkan menjadi solusi kebutuhan tenaga akuntansi dan pajak untuk tingkat dasar atau level 1. PkM ini juga diarahkan untuk untuk meningkatkan soft skills lulusan SMK Akuntansi yaitu agar berkemampuan menghitung pajak sesuai dengan pedoman dalam PP Nomor 23 Tahun 2018. Para guru dan siswa antusias karena kegiatan ini mendorong kemampuan mereka dan bersifat berkesinambungan . PkM ini menggunakan eksperimen pajak penghasilan Orang Pribadi yang pajaknya dihitung sesuai Omzet bruto bulanan. Para guru dan siswa diberikan ketentuan yang berlaku, lalu diimplementasikan ke dalam pelaporan SPT bagi Wajib Pajak Orang Pribadi sesuai ketentuan yang berlaku
PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas, aktivitas, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress. Variabel independen dalam penelitian ini adalah likuiditas yang diukur menggunakan current assets, leverage yang diukur menggunakan debt to assets ratio, profitabilitas yang diukur menggunakan net profit margin, aktivitas yang diukur menggunakan turn assets turn over, dan kepemilikan instusional diukur menggunakan rasio antara jumlah saham yang dimiliki pihak institusi terhadap total saham yang beredar pada perusahaan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah financial distress yang diukur menggunakan model Altman Z-Score modifikasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor perdagangan, jasa, dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2021. Sampel perusahaan dalam penelitian ini adalah 101 perusahaan selama 4 tahun dan jumlah sampel penelitian sebanyak 404 observasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu purposive sampling dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi data panel dengan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas, profitabilitas, dan aktivitas berpengaruh positif terhadap financial distress. Leverage berpengaruh negatif terhadap financial distress. Sementara kepemilikan instiusional itu tidak berpengaruh terhadap financial distress
PENGARUH MANAJEMEN LABA, LEVERAGE, DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP TAX AGGRESSIVENESS DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2021)
Pandemi Covid-19 mengakibatkan krisis kesehatan dan sosial ekonomi di seluruh dunia, dan tidak sedikit perusahaan melakukan agresivitas pajak untuk mengurangi beban perusahaan. Pemberian insentif oleh pemerintah bisa dimanfaatkan untuk melakukan agresivitas pajak dengan menggunakan celah regulasi pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen laba, leverage, dan inventory intensity terhadap tax aggressiveness dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini adalah perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI tahun 2020-2021. Sampel yang digunakan sebanyak 136. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba dan leverage berpengaruh negatif terhadap tax aggressiveness. inventory intensity berpengaruh positif terhadap tax aggressiveness. Komisaris independen tidak mampu memoderasi manajemen laba terhadap tax aggressiveness. Komisaris independen dapat memoderasi leverage dan inventory intensity terhadap tax aggressivenes
Analyzing ESG's Role as a Mediator in Corporate Resource Allocation and Financial Outcome
Sustainable finance is a key focus for the Financial Services Authority (OJK) to support a green economy, yet the financial sector's understanding of its role remains limited. This study examines data from 12 companies listed on the SRI KEHATI Index over a 10-year period (2011-2020), analyzing the impact of corporate resource allocation on ESG performance and financial outcomes. The results show that investments in research and development (R&D) and cash flows directed toward investment activities significantly enhance financial performance, while human resource expenditures have no discernible effect. These findings align with the resource-based view, suggesting that innovation and strategic investments are more effective in improving profitability than labor-related costs. Moreover, ESG performance does not mediate the relationship between company resources and profitability, indicating that, for the companies studied, ESG factors have yet to be a significant driver of financial performance, reflecting the financial industry's limited integration of sustainable finance
PENGARUH PELATIHAN DAN KOMPETENSI TERHADAP MOTIVASI KERJA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. CITILINK INDONESIA DI TANGERANG PROVINSI BANTEN
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi. Apapun bentuk dan tujuannya, suatu organisasi didirikan berdasarkan visi, misi untuk kepentingan bersama, dan dalam pelaksanaan misinya dan di urus oleh manusia. Pada dasarnya banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, barikut faktor – faktor yang bermasalah dapat mempengaruhi kinerja karyawan PT. Citilink Indonesia di Tangerang Provinsi Banten ini diantaranya Pelatihan, Kompetensi, dan Motivasi, Dari beberapa faktor tersebut maka dapat dikatakan banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, Oleh karena itu hendaknya perlu diperhatikan oleh pimpinan sehingga hasil kerja karyawan dapat optimal. Pelatihan dan motivasi kerja terhadap karyawan juga sangat membantu dalam meningkatkan kinerja karyawan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan menghubungkan beberapa variabel X dan Ydengan jumlah sampel sebesar 200 karyawan PT. Citilink Indonesia. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis data yang dilakukan, ditemukan data bahwa pelatihan, kompetensi yang besar sangat berpengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi kerja karyawan PT. Citilink Indonesia di Tangerang, Banten.
Spiritual Intelligence as a Determinant in Understanding Accounting Concepts
Intelligence within oneself as one of the factors that influence the level of success. This study aims to determine the influence of spiritual intelligence on the understanding of accounting concepts. This study uses a quantitative approach and sampling using a purposive sampling technique. The sample in this study were 148 respondents, consisting of active students in Accounting study programs. The analytical tool used is simple regression analysis. The results showed that spiritual intelligence has a positive effect on students\u27 understanding of accounting, meaning the better one\u27s spiritual intelligence, the better the understanding of accounting