PENGARUH MANAJEMEN LABA, LEVERAGE, DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP TAX AGGRESSIVENESS DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2021)

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan krisis kesehatan dan sosial ekonomi di seluruh dunia, dan tidak sedikit perusahaan melakukan agresivitas pajak untuk mengurangi beban perusahaan. Pemberian insentif oleh pemerintah bisa dimanfaatkan untuk melakukan agresivitas pajak dengan menggunakan celah regulasi pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen laba, leverage, dan inventory intensity terhadap tax aggressiveness dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini adalah perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI tahun 2020-2021. Sampel yang digunakan sebanyak 136. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba dan leverage berpengaruh negatif terhadap tax aggressiveness. inventory intensity berpengaruh positif terhadap tax aggressiveness. Komisaris independen tidak mampu memoderasi manajemen laba terhadap tax aggressiveness. Komisaris independen dapat memoderasi leverage dan inventory intensity terhadap tax aggressivenes

Similar works

Full text

Last time updated on 26/04/2025

This paper was published in Akuntabilitas.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.