Repositori Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Not a member yet
12786 research outputs found
Sort by
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 01 Medan Tahun Pembelajaran 2019/2020
Komunikasi interpersonal adalah interaksi tatap muka antara individu yang
satu dengan individu lainnya dimana individu tersebut dapat menyampaikan pesan
secara langsung kepada si penerima pesan dan dapat diterima serta di tanggapi
secara langsung. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : penerapan
layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dalam meningkatkan
komunikasi interpersonal siswa. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 355 siswa, sedangkan yang menjadi
sampel sebanyak 8 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh adalah
bahwa layanan bimbingan konseling kelompok ini cukup meningkat dalam
mengentaskan permasalahan siswa tersebut. Hal itu terlihat dari respon yang
diberikan siswa dalam grup diskusi yang peneliti lakukan secara online. Seta dari
hasil laiseg yang peneliti berikan kepada siswa tersebut dimana hasil nya
menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling kelompok ini cukup meningkat
yang tadinya hanya 40% meningkat menjadi 75% - 94%
PENERAPAN E – LEARNING PT PELINDO 1 (PERSERO) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN
Pada era 4.0 ini, seluruh perusahaan dituntut untuk meningkatkan kualitas skill karyawannya dan seluruh pekerjaan harus beralih dari manual hingga digital. Suatu perusahaan pasti membutuhkan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawannya seperti PT Pelindo 1 (Persero) yang menerapkan pendidikan dan pelatihan secara e-learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan E-Learning PT Pelindo 1 (Persero) Untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja Karyawan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi organisasi, media pembelajaran, interaksi sosial, efektivitas dan pendidikan dan pelatihan (Diklat). Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data yang telah didapatkan melalui wawancara dengan 5 (Lima) narasumber yang terdiri dari Kepala Divisi Universitas Korporat, Wakil Kepala Divisi Umum, Wakil Kepala Divisi Corporate Social Responsibility, dan Staff Hubungan Masyarakat. Peran e-learning yang digunakan pada PT Pelindo 1 ini dapat memudahkan karyawan dalam meningkatkan skill dan wawasan pekerjaan kapan saja dan dimana saj
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP swasta Rahmat Islamiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value
Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran
pendidikan agama islam di Smp Swasta Rahmat Islamiah. Populasi yang di
ambila dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di Smp Swasta Rahmat
Islamiah sebanyak 144 siswa. Sampel ini di ambil dengan penentuan sampel
secara acak (random sampling) dengan memeprtimbangkan bahwa tidak ada
kelas yang di unggulkan dan sudah di uji homogennya. Pada penelitian ini kelas
eksperimen di lakukan di kelas VIII A dengan menggunakan model pembelajaran
Value Clarification Technique (VCT) dan di kelas kontrol adalah kelas VIII D
dengan menggunakan model pembelajaran konvensiona. Penelitian ini di lakukan
dengan menggunakan desain eksperimen kuasi dalam bentuk pretest-posttest.
Pengujian hipotesis menggunakan uji t. setelah peneitian dilakukan maka di dapat
rata-rata hasil belajar siswa sesudah pembelajaran pada post-test di kelas
eksperimen sebesar 81,03 dan di kelas kontrol sebesar 74,23.Dari hasil analisis uji
normalitas data post-test di kelas eksperimen menunjukkan Lhitung < L tabel
(0,11000 < 0,1418 ) maka dapat disimpulkan bahwa data setelah pembelajaran
tersebut berdistribusi normal pengujian homogenitas pada saat post-test dimana
1,38 < 1,72 dari hasil uji tersebut kelas dinyatakan homogeny. Hasil pengujian
hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh harga t hitung > t tabel yaitu 3,04 >
1,665 15 dengan taraf signifikasi 5% ( ꭤ = 0,05) maka Ho ditolak dan Ha
diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran value
clarification technique memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa di SMP
swasta Rahmat Islamiyah tahun ajaran 2019/202
PERUBAHAN SIKAP DAN PENGETAHUAN ANGGOTA BADAN KOORDINASI PEMUDA REMAJA MESJID INDONESIA (BKPRMI) TERHADAP TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU OTAK (RJPO) SETELAH DILAKUKAN PELATIHAN RJPO
PERUBAHAN SIKAP DAN PENGETAHUAN ANGGOTA BADAN KOORDINASI PEMUDA REMAJA MESJID INDONESIA (BKPRMI) TERHADAP TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU OTAK (RJPO) SETELAH DILAKUKAN PELATIHAN RJP
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bernyanyi (Singing Game) di TK Kurnia 2 Kecamatan Medan Marelan
Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh rendahnya motorik kasar anak kelompok B TK
Kurnia 2 Kecamatan Medan Marelan. Hal ini mungkin dikarenakan media, metode dan strategi
yang digunakan guru belum efektif dan kurang memotivasi minat belajar anak. Berdasarkan
masalah di atas, diharapkan melalui kegiatan permainan bernyanyi (singing game) dapat
meningkatkan motorik kasar anak. Subjek penelitian adalah anak kelompok B dan berjumlah 15
anak dengan rincian 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan observasi dan dokumentasi unjuk kerja. Alat yang digunakan adalah lembar
instrumen penilaian dan observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif.
Penilaian dilakukan melalui 3 siklus dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan,
observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motorik kasar anak kelompok B pada
pra siklus yaitu : melakukan 2-3 perintah secara bersamaan 20%, melompat ke berbagai arah
dengan satu atau dua kaki 13,3%, berjalan ke berbagai arah dengan berbagai cara 6,6% dan
menggerakkan kepala, tangan dan kaki sesuai irama musik 13,3% dengan rata-rata 13,3%, lalu
siklus I melakukan 2-3 perintah secara bersamaan 33,3%, melompat ke berbagai arah dengan
satu atau dua kaki 26,6%, berjalan ke berbagai arah dengan berbagai cara 26,6% dan
menggerakkan kepala, tangan dan kaki sesuai irama musik 33,3% naik menjadi 29.95%, siklus II
melakukan 2-3 perintah secara bersamaan 53,4%, melompat ke berbagai arah dengan satu atau
dua kaki 40%, berjalan ke berbagai arah dengan berbagai cara 53,4% dan menggerakkan kepala,
tangan dan kaki sesuai irama musik 46,7%, naik menjadi 48,38% dan siklus III melakukan 2-3
perintah secara bersamaan 86,7%, melompat ke berbagai arah dengan satu atau dua kaki 86,7%,
berjalan ke berbagai arah dengan berbagai cara 80,1% dan menggerakkan kepala, tangan dan
kaki sesuai irama musik 80,1%, naik mencapai 83,4%, perolehan pada siklus III membuktikan
bahwa penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu motorik kasar anak mengalami
peningkatan >80%. Hal ini menyimpulkan bahwa melalui permainan bernyanyi (singing game)
motorik kasar anak kelompok B TK Kurnia 2 Kecamatan Medan Marelan meningkat dengan bai
Peraturan Walikota Medan Nomor 19 Tahun 2013 Dalam Rangka Pelayanan Rawat Inap Di Puskesmas Glugur Darat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan
Walikota Medan Nomor 19 Tahun 2013 dalam rangka pelayanan rawat inap di
Puskesmas Glugur Darat. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode desktiktif
dengan analisis data kualitatif yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan
menggambarkan, melukiskan keadaan sekitar dengan objek penelitian pada saat sekarang
berdasarkan fakta-fakta. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat
diketahui bahwa Peraturan Walikota Medan Nomor 19 Tahun 2013 sudah terlaksanakan
dan terimplementasi dengan baik. hanya saja belum maksimal dikarenakan sebagian
masyarakat belum memenuhi persyaratan untuk pelayanan rawat inap diantaranya belum
memecah kartu keluarga bagi yang sudah menikah, sehingga harus mengurus kartu
keluarga tersebut terlebih dahulu serta untuk masyarakat miskin atau tidak mampu wajib
memiliki kartu BPJS (Badan penyelenggaraan Jaminan Kesehatan) maupun KIS (Kartu
Indonesia Sehat) agar tidak dipungut biaya perawatan, pengobatan dan lainnya. Adapun
tindakan yang dilakukan pihak puskesmas untuk meningkatkan pelayanan rawat inap di
Puskesmas Glugur Darat sudah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, dengan
cara membentuk tim pelaksana rawat inap dan membuat jadwal pelayanan rawat inap.
Keberhasilan pelaksanaan tugas puskesmas sangat bergantung kepada sumber daya
manusia yang ada di Puskesmas Glugur Darat dalam hal meningkatkan kualitas
sumberdaya manusia yang ada, Pihak puskesmas telah mengadakan diklat atau pelatihan
untuk setiap pegawai sehingga pelaksanaan pelayanan rawat inap terlaksana dengan baik.
Adapun kendala yang dialami pihak puskesmas dalam penyampaian informasi yaitu
tingkat kemampuan masyarakat sekitar masih rendah sehingga informasi yang diberikan
masih kurang efektif dan masyarakat masih malas untuk membaca papan informasi yang
telah disediakan pihak puskesmas
Implementasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2012 Dalam Rangka Pelaksanaan Kerjasama Pengelolaan Kebersihan Di Kecamatan Medan Tembung
Kerjasama pengelolaan kebersihan adalah Peraturan Daerah yang dibentuk
untuk menciptakan lingkungan bersih melalui kerjasama dengan masyarakat dan
melakukan komitmen bersama dalam mewujudkan sebuah lingkungan yang
bersih, aman dan asri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
Implementasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2012 Dalam
Rangka Pelaksanaan Kerjasama Pengelolaan Kebesihan di Kecamatan Medan
Tembung
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui
pendekatan penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif. Maka didapatlah
hasil penelitian yaitu adanya proses pelaksanaan kerjasama yang dilakukan pihak
dinas kebersihan dengan masyarakat di kecamatan Medan Tembung. Adanya
prosedur yang diikuti dalam pelaksanaan kerjasama pengelolaan kebersihan,
masyarakat saling membantu dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kepastian
hukum yang dijalankan pada proses pelaksanaan kerjasama ini. Dalam penelitian
penulis dibantu 2 narasumber yaitu Bapak Razif Gunawan. S.STP.MAP selaku
kepala seksi sarana dan prasarana dan Bapak Benny Siregar S.Sos selaku
Koordinator bidang kebersihan
Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa proses Pelaksanaan Kerjasama
Pengelolaan Kebersihan di Kecamatan Medan Tembung sudah sesuai dengan
Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 12 menggunakan metode 3R yaitu Reduce
(Mengurangi), Reuse (Memanfaatkan Kembali) dan Recycle (Mendaur Ulang).
Proses ini sangat membantu Pemerintah dalam mengatasi permasalahan
kebersihan khusnya di Kecamatan Medan Tembung. Hanyasaja ada beberapa
permasalahan yang belum dapat diselesaikan di Dinas kebersihan tersebut, yang
mana peneliti melihat sendiri masih kurangnya kesadaran masyarakat akan
menjaga program in
Observasi Kuat Tarik Belah Beton Ringan Clc (Cellular Lightweight Concrete) Yang Diperkuat Abu Sekam Padi Dan Serbuk Cangkang Telur Secara Eksperimental (Studi Penelitian)
Produksi semen yang berbahan utama berupa klinker dapat menimbulkan
emisi gas karbondioksida sebesar 5 -7% untuk seluruh dunia. Dengan
memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan, perlu dilakukan
penggurangan semen pada pembuatan material konstruksi. Salah satunya yaitu
pada foamed concrete. Dewasa ini material seperti beton ringan CLC (cellular
lightweight concrete), sedang ramai dikembangkan. Maka dari itu, dalam
penelitian ini penggunaan semen yang menjadi bahan penyusun utama beton
CLC digantikan sebagian dengan memanfaatkan abu sekam padi (ASP) sebagai
fly ash dimana kandungan utama ASP adalah silika. Untuk mendapatkan hasil
yang optimal maka ASP dikombinasikan dengan serbuk cangkang telur (SCT)
yang kaya akan kandungan kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki
karakteristik kekuatan tekan dan tarik pada beton ringan CLC. Eksperimen yang
dijalankan berupa membuat 4 variasi campuran yaitu 0%, 10%, 15% dan 20%
sebagai alternative pengganti semen. Perbandingan pasir-semen yaitu 1:2, dengan
nilai F.A.S sebesar 0.55. Hasil kuat tekan yang diperoleh menunjukkan bahwa,
kuat tekan optimum berada pada variasi 0%. Hasil tersebut berbanding lurus
dengan nilai kuat tarik yang dihasilkan. Hal ini disebabkan karena takaran
campuran ASP dan SCT tidak bekerja secara maksimal sebagai bahan pozzolan.
Sedangkan nilai densitas yang dihasilkan cenderung menurun untuk setiap
penambahan variasi ASP dan SCT
Analisis Model Pembelajaran Thik Talk Write Dalam Meningkatkan Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Think
Talk Write dalam meningkatkan hasil belajar.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode librry research.
Sumber data diperoleh dari skripsi ini yaitu dengan menganalisis 10 jurnal atau
artikel karya ilmiah yang berhubungan dengan model pembelajaran Think Talk
Write. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan dokumentasi dilakukan
dengan mengumpulkan data – data tentang model pembelajaran Think Talk Write
lalu menganalisis model pembelajaran Think Talk Write dalam meningkatkan
hasil belajar.
Dari hasil analisis data yang diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya
menyatakan bahwa model pembelajaran Think Talk Write sangat layak digunakan
untuk meningkatkan hasil belajar. Ini terbukti dari hasil penelitian yang telah
dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang menggunakan model pembelajaran
Think Talk Write sebagai model pembelajaran.
Dengan demikian dapat disimpulkan dari analisis yang telah dilakukan
bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar
sisw
Analisis Pemasaran Jeruk Siam Di Desa PIR ADB Dusun Bamban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat
Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1). menganalisis saluran distribusi, margin, share margin jeruk siam di Desa PIR ADB Dusun Bamban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. 2). menganalisis efesiansi
pemasaran jeruk siam di Desa PIR ADB Dusun Bamban Kecamatan Besitang Kabupaten
Langkat Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Survei adalah
penelitian mengambil sampel dan populasi dan menggunakan kuisioner atau wawancara
sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Metode ini dilakukan terhadap petani Jeruk
Siam di Dusun Bamban Desa PIR ADB Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat yang
merupakan salah satu kecamatan berpotensi dalam hal produksi Jeruk Siam.
Kesimpilan diproleh hasil sebagai berikut: 1). Saluran pemasaran jeruk siam di Daerah
Penelitian terdiri dari tiga saluran pemasaran, yang pertama petani ke konsumen akhir, yang
kedua petani ke pedagang pengecer dan yang ketiga dari petani ke pedagang pengumpul lalu
ke pedagang pengecer . Semua saluran pemasaran yang diteliti adalah efisien dan saluran
pemasaran yang paling efesien adalah saluran pemasaran kedua. 2). Menganalisis saluran
distribusi, margin, share margin jeruk siam di Desa PIR ADB Dusun Bamban Kecamatan
Besitang Kabupaten Langkat