Unissula Repository
Not a member yet
    41475 research outputs found

    PENINGKATAN REPURCHASE INTENTION MELALUI DIMENSI SERVICE QUALITY PADA PELANGGAN MOCHI DELLEZA DI SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan Repurchase Intention produk Mochi Delleza di Kota Semarang. Hal ini krusial untuk menjamin keberhasilan perusahaan dalam menjaga loyalitas pelanggan dan volume penjualan. Penelitian ini memberikan solusi bagi manajemen melalui analisis dimensi Service Quality yang meliputi Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability, dan Assurance. Tujuan utamanya adalah untuk menguji pengaruh kelima dimensi tersebut terhadap niat beli ulang konsumen. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 pelanggan Mochi Delleza di Semarang. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Smart-PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi Reliability dan Assurance yang memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan Repurchase Intention. Kata Kunci: Repurchase Intention, Service Quality, Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability, Assuranc

    EFEKTIVITAS PENDIDIKAN SEKSUALITAS POSTPARTUM TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA SATU TAHUN PASCA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SEMARANG

    No full text
    Masa postpartum membawa perubahan signifikan pada kehidupan seksual pasangan, yang berpotensi mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Pendidikan seksualitas postpartum dinilai penting untuk mengatasi tantangan ini, namun efektivitasnya masih perlu dikaji lebih lanjut Metode: Penelitian ini mempergunakan desain kuasi-eksperimen melalui pendekatan pretest-posttest control group design. Ada 128 ibu postpartum satu tahun pasca persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kota Semarang terlibat sebagai responden, diklasifikasikan ke dalam kelompok intervensi (n=64) yang menerima pendidikan seksualitas postpartum dan kelompok kontrol (n=64) yang hanya menerima leaflet. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner keharmonisan rumah tangga. Data dianalisis mempergunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Ada peningkatan skor keharmonisan rumah tangga yang signifikan pada kelompok intervensi, dengan nilai mean pretest 75,86 (SD=4,81) meningkat menjadi 91,20 (SD=1,42) pada posttest. Hasil uji Mann-Whitney memperlihatkan ketidaksamaan yang signifikan antara kelompok intervensi serta kontrol setelah intervensi (p < 0,001), dengan mean rank kelompok intervensi (96,22) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (32,78). Kesimpulan: Pendidikan seksualitas postpartum efektif dalam meningkatkan keharmonisan rumah tangga pada ibu satu tahun pasca persalinan. Intervensi ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam program pelayanan kesehatan maternal dan komunitas. Kata Kunci : Pendidikan Seksualitas, Postpartum, Keharmonisan Rumah Tangga, Intervensi Keperawatan

    ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM EKONOMI KREATIF DENGAN ADOPSI TEKNOLOGI SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KOTA TASIKMALAYA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya dengan adopsi teknologi sebagai variabel moderasi. UMKM ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, namun dalam praktiknya masih menghadapi tantangan dalam membangun kinerja usaha yang berkelanjutan. Literasi keuangan dipandang sebagai salah satu faktor internal yang dapat mendukung pengambilan keputusan usaha, sementara adopsi teknologi menjadi sarana penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 130 pelaku UMKM ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel dan peran adopsi teknologi sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja UMKM. Namun, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi teknologi, dan adopsi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa adopsi teknologi mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi keuangan baru memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja UMKM apabila diimplementasikan melalui pemanfaatan teknologi dalam aktivitas usaha. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan kinerja UMKM ekonomi kreatif tidak cukup hanya melalui peningkatan literasi keuangan, tetapi juga perlu diiringi dengan pendampingan dan penerapan teknologi yang bersifat aplikatif sesuai dengan kebutuhan usaha. Kata kunci: literasi keuangan, adopsi teknologi, kinerja UMKM, ekonomi kreatif, PLS-SEM

    PENINGKATAN KINERJA SDM BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT MELALUI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KNOWLEDGE SHARING BEHAVIOUR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperkuat teori yang digunakan sebagai landasan konseptual dengan menganalisis hubungan antara kepemimpinan transformasional, knowledge sharing, dan kinerja sumber daya manusia (SDM). Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan penekanan pada pengujian hipotesis untuk menjelaskan hubungan antar variabel. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang berasal dari dokumen instansi dan literatur pendukung. Populasi penelitian mencakup seluruh SDM pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sensus sehingga seluruh populasi sebanyak 62 pegawai dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge sharing, serta knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan transformasional yang efektif mampu mendorong praktik berbagi pengetahuan dan secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan kinerja SDM. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan empiris dalam pengembangan kajian kepemimpinan dan manajemen SDM di sektor publik. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, knowledge sharing, kinerja SDM

    PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DURASI PENDIDIKAN TERHADAP MINAT ASN POLDA KALIMANTAN TENGAH DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN PENGEMBANGAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan durasi pendidikan terhadap minat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah dalam mengikuti pendidikan pengembangan. Kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SOM) yang unggul dan profesional di institusi kepolisian, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan yang kompleks di wilayah seperti Kalimantan Tengah, menjadi latar belakang utama penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada ASN Polda Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat ASN dalam mengikuti pendidikan pengembangan. Demikian pula, durasi pendidikan yang diselenggarakan juga ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan. Secara simultan, motivasi kerja dan durasi pendidikan secara bersama• sama berkontribusi signifikan dalam menentukan minat ASN untuk berpartisipasi dalam program pengembangan diri. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen SOM Polda Kalimantan Tengah untuk merancang program pengembangan yang lebih menarik dan efektif, salah satunya dengan memperhatikan aspek motivasi intrinsik ASN dan mengelola durasi program secara optimal agar tidak menjadi hambatan. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Durasi Pendidikan, Minat Pendidikan Pengembangan, ASN Polri, Polda Kalimantan Tengah

    STRATEGI PEMBELAJARAN AL-QURAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELAS III MI DARUN NAJAH DESA NGEMPLAK KIDUL MARGOYOSO PATI

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran Al-Qur'an di tingkat Madrasah Ibtidaiyah sebagai landasan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an dengan benar dan sesuai dengan aturan tajwid. Di MI Darun Najah di Desa Ngemplak Kidul Margoyoso Pati, guru-guru telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran, namun masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan intensif untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas tiga membaca Al-Qur'an serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahap-tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Al-Qur'an dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan metode kurtilas seperti ceramah, sesi tanya jawab, latihan membaca, pembelajaran individu, serta pemberian motivasi dan keteladanan. Strategi-strategi ini telah terbukti meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an, terutama dalam hal tajwid, makharijul huruf, dan kelancaran membaca. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru dalam mencari referensi buku, keikut sertaan dalam pendidikan non-formal Madrasah Diniah, dan ketersediaan fasilitas pembelajaran, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan buku pegangan peserta didik, perbedaan kemampuan peserta didik, dan kurangnya dukungan pembelajaran di rumah. Oleh karena itu, strategi pembelajaran Al-Qur’an yang sistematis dan berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an siswa. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Al-Quran, kemampuan membaca, Madrasah Ibtidaiya

    STUDI DESKRIPTIF PADA SIKAP AYAH DAN IBU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING

    No full text
    Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian nasional, ditandai dengan gagal tumbuh akibat kekurangan asupan gizi, penyakit infeksi berulang, serta pola asuh yang kurang optimal. Orang tua memiliki peran besar dalam pencegahan stunting, terutama melalui pengetahuan, pola asuh, dan sikap dalam memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap ayah dan ibu terkait upaya pencegahan stunting di Kelurahan Sampang, Demak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan total sampling. Sampel berjumlah 113 orang tua yang memiliki anak usia 3–5 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 15 item pernyataan skala Likert. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil: Mayoritas responden adalah ibu (52,2%), dengan kelompok usia terbanyak 24–26 tahun (53,1%). Tingkat pendidikan responden didominasi SMA (36,3%), dan pekerjaan terbanyak adalah wiraswasta (42,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki sikap positif terhadap pencegahan stunting, yaitu 77 responden (68,1%), sedangkan 36 responden (31,9%) memiliki sikap negatif. Kesimpulan: Sebagian besar orang tua di Kelurahan Sampang memiliki sikap positif terhadap upaya pencegahan stunting, menunjukkan adanya kesadaran yang baik mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan perawatan kesehatan anak. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi keluarga dan peningkatan peran ayah serta ibu secara seimbang dalam mencegah stunting. Kata kunci: sikap orang tua, pencegahan stunting, pola asu

    STRATEGI DIGITAL LEISURE UNTUK MENINGKATKAN KINERJA: PERAN GAME AFTER WORK, MOTIVASI KERJA, DAN WORK RECOVERY PADA PEGAWAI KANTOR PUSAT BANK INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh game after work terhadap work performance (kinerja), dengan work recovery sebagai variabel mediasi dan motivasi bermain game sebagai variabel moderasi pada pegawai generasi Milenial dan Gen Z di Kantor Pusat Bank Indonesia. Studi ini mengisi kekosongan dari riset terdahulu yang belum mempertimbangkan peran motivasi sebagai pemoderasi dalam hubungan game dan pemulihan, serta belum menguji dampak aktivitas game secara spesifik dalam konteks budaya kerja Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga memperluas dimensi perilaku game after work melalui indikator frekuensi, durasi, jenis game, dan regularitas bermain, serta mengkaji keterkaitannya secara langsung dengan peningkatan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel sebanyak 150 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pegawai tetap yang aktif bekerja dan masuk kategori generasi Milenial dan Gen Z. Model penelitian ini dibangun berdasarkan Effort-Recovery Theory, Conservation of Resources Theory, Self-Determination Theory, dan Recovery Experience Framework, yang menjelaskan pentingnya recovery melalui aktivitas leisure seperti salah satunya adalah bermain game. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game after work berpengaruh positif terhadap work recovery, dan work recovery berpengaruh positif terhadap work performance. Motivasi bermain game terbukti memoderasi hubungan antara game after work dan work recovery. Selain itu, work recovery memediasi pengaruh antara game after work dan work performance. Penelitian ini memberikan wawasan baru kepada organisasi dan kepada pekerja bahwa dapat mempertimbangkan strategi digital leisure, seperti bermain game setelah kerja, sebagai sarana pemulihan psikologis yang mendukung peningkatan kinerja pegawai, khususnya bagi generasi muda pekerja. Penelitian ini memperluas literatur tentang work recovery dalam konteks digital leisure dan memperkenalkan peran motivasi intrinsik dalam memperkuat manfaat pemulihan dari aktivitas bermain game. Kata kunci: game after work, motivasi bermain, work recovery, work performance (kinerja), digital leisur

    IMPLEMENTASI PROGRAM TAKHASSUS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH NGEMPAK KIDUL MARGOYOSO PATI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsep implementasi program Takhassus dalam meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an santri, proses implementasi program Takhassus dalam meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an santri, dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program Takhassus dalam meningkatkan kemampuan penguasaan Baca Tulis Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Darunnajah Ngemplak Kidul Margoyoso Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan melibatkan pengasuh, ustazah dan santri sebagai subjek penelitian. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Milles & Huberman, yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konsep implementasi program Takhassus dalam meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Darunnajah Ngemplak Kidul Margoyoso Pati adalah berfokus pada spesialisasi atau pengkhususan pada bidang membaca dan menulis Al-Qur’an, dengan tujuan utama yaitu supaya para santriwati yang belajar yang di pondok kami dapat membaca Al-Qur’an dengan baik, secara tartil, sesuai dengan tajwid dan makhrajnya, memperhatikan tanda waqafnya, serta mampu menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik. 2) Proses implementasinya, yaitu: sebelum memulai kajian takhassus baca tulis Al-Qur’an para santri membacakan doa, membaca surah al-Fatihah ditujukan kepada muallif dan para masyayikh, kemudian para santri bersama-sama dengan ustaz/ustazah memulai mempelajari baca tulis Al-Qur’an dengan metode variatif, yaitu: ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi atau talaqqi (praktek langsung). Tidak lupa ustazah memeriksa kehadiran para santri. Pada kegiatan akhir pembelajaran, ustadzah melaksanakan kegiatan evaluasi atau penilaian dengan menggunakan tes unjuk kerja untuk mengetahui kemampuan membaca Al-Qur’an dan tes tertulis untuk mengetahui kemampuan menulis Al-Qur’an. 3) Faktor-faktor pendukungnya meliputi: a) dukungan penuh dan pihak pengasuh/ustazah, b) teman dan lingkungan pondok yang mendukung, c) orang tua dan sarana prasarana pondok yang baik, d) kondisi intelegensi dan penyesuaian yang cukup bagus dari santri. Sedangkan faktor penghambatnya adalah yang pertama kondisi santri yang meliputi malas, rasa ngantuk, dan melemahnya semangat, yang kedua keterbatasan waktu yang dimiliki. Kata Kunci: Progam Takhassus, Baca Tulis Al-Qur’a

    PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II DI SDN PRUPUK SELATAN 02 KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGAL

    No full text
    Latar belakang penelitian ini dikarenakan peneliti menemukan beberapa siswa yang sangat aktif dalam pembelajaran, guru yang berkompetent pada saat pembelajaran dan sering terjadi interaksi antara guru dengan siswa. Guru juga memberikan reward kepada siswanya yang aktif dalam menjawab pertanyaan yang diberikan, siswa kelas II sangat antusias dan terlihat gembira pada saat melakukan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi belajar siswa di SDN Prupuk 02 Selatan, (2) Untuk mengetahui hambatan apa saja yang terjadi dalam memotivasi belajar siswa di SDN Prupuk 02 Selatan.(3) Untuk mengetahui Motivasi belajar siswa kelas II SDN Prupuk 02 Selatan Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Prupuk 02 Selatan pada semester genap 2025, lebih tepatnya pada bulan Juni. Metode yang digunakan dalam analisis ini yaitu jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini diperoleh dengan tiga teknik, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Observasi dilakukan pada guru dan siswa, wawancara dilakukan pada guru dan siswa, Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru kelas II SDN Prupuk 02 Selatan Sudah berperan maksimal dalam memotivasi siswa dengan menjadi guru sebagai pembimbing, motivator, evaluator. Sebagai pembimbing, guru membantu siswa dalam kesulitan dan memahami setiap karakter siswa. Peran guru sebagai motivator yaitu memberikan hadiah sebagai penghargaan setelah melaksanakan tugas dengan cepat dan tepat. Dan guru menjadji evaluator dengan memberikan evaluasi berupa kuis dan ulangan harian agar mengetahui sudah atau belumnya tujuan tercapai. Motivasi belajar siswa kelas II SDN Prupuk 02 Selatan sudah sangat bagus. Dapat terlihat siswa memiliki minat dalam belajar, siswa memiliki keinginan untuk berhasil dalam menyelesaikan setiap tugasnya. Motivasi siswa yang tinggi tidak terlepas oleh guru yang berkompetent dan kreatif dalam mengembangkan potensi siswa. Kata Kunci : Peran Guru, Motivasi Belajar, Siswa Kelas I

    34,518

    full texts

    41,475

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Unissula Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇