Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
1316 research outputs found
Sort by
Perancangan Ulang Antropometer Posisi Duduk Yang Ergonomis Pada Laboratorium Teknik Industri
Adanya kekurangan alat ukur yang layak di laboratorium teknik industri sehingga diperlukan penelitian perancangan dan pengembangan alat antropometer duduk untuk mendapatkan desain yang ergonomis. Rumusan permasalahan pada penelitiani ini antara lain apa saja keluhan yang dirasakan oleh mahasiswa pada saat menggunakan antropometer duduk yang tersedia di laboratorium teknik industri dan bagaimana bentuk dan dimensi antropometer duduk yang ergonomis.
Penggunaan persentil dalam perancangan sangat mempengaruhi rancangan Antropometer Posisi Duduk yang akan dirancang. Apakah Antropometer Posisi Duduk yang dirancang dapat digunakan oleh 95% penggunanya atau tidak ditentukan oleh persentil yang digunakan oleh perancang. Perhitungan persentil pada penelitian ini menggunakan tingkat ketelitian 5% dan tingkat keyakinan 95%. Nordic body map adalah sistem pengukuran keluhan sakit pada tubuh yang dikenal dengan musculoskeletal. Sebuah sistem musculoskeletal (sistem gerak) adalah sistem organ yang memberikan hewan (dan manusia) kemampuan untuk bergerak menggunakan sistem otot dan rangka.
Keluhan sebanyak 30 orang mahasiswa pengguna Antropometer Posisi Duduk dengan persentase di atas 75% dirasakan adalah Sakit pada pantat dan sakit pada bagian bawah pantat. Dimensi utama dari antropometer posisi duduk antara lain lebar alas 85 cm dengan panjang alas 110,4 cm, tinggi tempat duduk 47 cm, tinggi kepala posisi duduk 90 cm dan lebar maksimal alat 153,4 cm.
Kata Kunci : Antropometer Posisi Duduk, Nordic Body Map, Laboratorium Teknik Industr
PENERAPAN E-FILING DAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA JAKARTA PASAR REBO
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh variabel independen yaitu penerapan e-filing dan self assessment system terhadap variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak. Obyek penelitian adalah wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Pasar Rebo yang menggunakan fasilitas e-filing pada bulan Januari sampai dengan Desember 2023 yaitu sebanyak 1.812 (Non Pegawai) wajib pajak, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Pasar Rebo Jakarta dengan total sebanyak sampel yang digunakan adalah 100 orang yang diambil secara sampling incidental. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan variabel moderating. Proses pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Hasil hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa Penerapan e-filing tidak berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, sedangkan Self Assessment System berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Sementara itu hasil hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa e-filing dan Self Assessment System berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan nilai R square variabel Penerapan e-filing dan Self Assessment System terhadap Kepatuhan Wajib Pajak sebesar 19.7% sedangkan sisanya 80.3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: penerapan e-filing, self assessment system, kepatuhan wajib paja
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Objek Pariwisata Alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu menggunakan Google My Maps
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis menggunakan metode pengembangan berbasis WebGis dan Peta Interaktif, khususnya dengan perangkat lunak Google My Maps. Yang dapat digunakan untuk memetakan objek pariwisata alam yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dengan memanfaatkan teknologi SIG, penelitian ini berfokus pada pengumpulan, analisis, dan penyajian data spasial yang berkaitan dengan objek-objek pariwisata alam yang ada di daerah tersebut. Kabupaten Ogan Komering Ulu memiliki potensi pariwisata yang melimpah, namun informasi mengenai lokasi dan karakteristik objek wisata tersebut masih terbatas dan tidak terintegrasi. Dataset yang digunakan untuk penelitian ini yaitu pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer didapat melalui survei lapangan dan dilakukannya wawancara bersama pengelola objek wisata, sedangkan data sekunder diambil dari dokumen-dokumen pemerintah dan literatur terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SIG dapat digunakan untuk menyajikan informasi yang lengkap mengenai objek pariwisata. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemangku kepentingan untuk memanfaatkan teknologi SIG dalam strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan
PENGARUH MATA KULIAH AKUNTANSI DAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA DI BIDANG AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah akuntansi dan kewirausahaan terhadap keputusan berwirausaha di bidang akuntansi di kalangan mahasiswa akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya angkatan 2021 dan 2022, dengan total sampel sebanyak 77 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan software Smart PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah akuntansi berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha di bidang akuntansi, sedangkan mata kuliah kewirausahaan juga memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran di bidang akuntansi dan kewirausahaan dapat membentuk sikap, memberikan dukungan sosial, serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, yang pada gilirannya mendorong mereka untuk memulai usaha di bidang akuntansi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah akuntansi dan kewirausahaan terhadap keputusan berwirausaha di bidang akuntansi di kalangan mahasiswa akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya angkatan 2021 dan 2022, dengan total sampel sebanyak 77 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan software Smart PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah akuntansi berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha di bidang akuntansi, sedangkan mata kuliah kewirausahaan juga memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran di bidang akuntansi dan kewirausahaan dapat membentuk sikap, memberikan dukungan sosial, serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, yang pada gilirannya mendorong mereka untuk memulai usaha di bidang akuntansi
Implementasi Teknologi E-Laboratorium Terpadu dalam Meningkatkan Efisiensi Manajemen Laboratorium Perguruan : Implemntasi Lab Terpadu
Dalam era transformasi digital, pengelolaan laboratorium di lingkungan pendidikan tinggi memerlukan pendekatan inovatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengkaji efektivitas sistem E-Laboratorium Terpadu di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Sistem ini dibangun menggunakan metode Agile dengan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC). Evaluasi dilakukan melalui survei pengguna dan uji coba langsung pada lingkungan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan adanya. Pelaksanaan manajemen laboratorium hasil implementasi di Laboratorium Terpadu Dengan tingkat efektivitas yang sangat baik dengan skor observasi mencapai 86.75% ,serta hasil angket/wawancara sebesar 97,75% Efektivitas pemanfaatan sarana atau alat laboratorium sangat efekti frerata 85,05%. Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui dukungan terhadap aktivitas praktikum, penelitian, dan pengabdian masyarakat
Perancangan Sistem Informasi Data Material Dan Peralatan Konstruksi
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah Sistem Informasi Data Material dan Peralatan Konstruksi berbasis web yang menyajikan data secara real-time dan up-to-date menggunakan metode pengembangan sistem melalui evaluasi, analisis masalah, desain sistem, pengembangan, dan implementasi dengan pemodelan proses bisnis BPMN (Business Process Model and Notation) serta pengembangan sistem berbasis framework CodeIgniter (CI), database MySQL, dan server Ubuntu. Hasil implementasi sistem di Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR selama 3 bulan menunjukkan cakupan 1.250+ data material konstruksi (5 kategori), 850+ data peralatan konstruksi, dan sebaran data di 34 provinsi dengan 98% akurasi update lokasi, serta peningkatan efisiensi pendataan sebesar 65% dibanding sistem manual. Sistem ini telah diadopsi oleh 72% pengguna aktif sebagai inovasi pendataan sesuai UU Jasa Konstruksi No. 2 Tahun 2017, memudahkan pendaftaran alat berat dan material sekaligus memantau sebaran kebutuhan operator dan ketersediaan material secara nasional untuk mendukung perencanaan infrastruktur yang lebih transparan dan efektif
Evaluasi Penjadwalan Proyek Relokasi Pipa Gas di Jembatan Ciwaringin Cirebon Dengan Metode Critical Path Method (CPM)
Jaringan pipa gas di jembatan Ciwaringin Cirebon perlu segera dipindahkan, proyek tersebut berstatus pekerjaan mendesak. PT. INT sebagai pemilik aset menunjuk PT. XYZ sebagai kontraktor pelaksana. Rencana kerja selama 140 hari telah ditetapkan oleh PT. XYZ untuk pelaksanaannya, Namun, proyek tersebut mengalami keterlambatan dan selesai dalam waktu 166 hari. Peneliti menggunakan Critical Path Method (CPM) untuk menentukan lamanya waktu dengan melakukan peninjauan penjadwalan berdasarkan tantangan tersebut.Critical Path Method (CPM) adalah teknik untuk menghitung dan merotasi jaringan kerja proyek guna menentukan tugas mana yang perlu diprioritaskan agar dapat menyelesaikan proyek sesuai jadwal. Studi logistik tentang saling ketergantungan harus digunakan untuk menentukan jaringan kerja terlebih dahulu. Manajer proyek dapat menggunakan Critical Path Method (CPM) sebagai teknik untuk mengatur sumber daya proyek.Jalur kritis yang didapat yaitu: A → E → G → H → I ditentukan oleh perhitungan dan evaluasi proyek. Jalur ini mencakup tugas-tugas berikut: pekerjaan persiapan (A), pekerjaan khusus (E), pekerjaan Golden Joint (G), pekerjaan perbaikan dan rekondisi (H), dan pekerjaan penyelesaian akhir (I). Pekerjaan tersebut memakan waktu 153 hari untuk diselesaikan. Penjadwalan rencana kerja ini dibandingkan selama 140 hari, yang berarti 13 hari lebih lama dari yang direncanakan semula. Hal ini karena, rencana awal menggunakan Gantt Chart, peneliti menggunakan Metode Jalur Kritis (CPM) untuk melakukan evaluasi.Kata kunci : Jaringan Pipa Gas, Penjadwalan Proyek, Critical Path Method Jaringan pipa gas di jembatan Ciwaringin Cirebon perlu segera dipindahkan, proyek tersebut berstatus pekerjaan mendesak. PT. INT sebagai pemilik aset menunjuk PT. XYZ sebagai kontraktor pelaksana. Rencana kerja selama 140 hari telah ditetapkan oleh PT. XYZ untuk pelaksanaannya, Namun, proyek tersebut mengalami keterlambatan dan selesai dalam waktu 166 hari. Peneliti menggunakan Critical Path Method (CPM) untuk menentukan lamanya waktu dengan melakukan peninjauan penjadwalan berdasarkan tantangan tersebut.
Critical Path Method (CPM) adalah teknik untuk menghitung dan merotasi jaringan kerja proyek guna menentukan tugas mana yang perlu diprioritaskan agar dapat menyelesaikan proyek sesuai jadwal. Studi logistik tentang saling ketergantungan harus digunakan untuk menentukan jaringan kerja terlebih dahulu. Manajer proyek dapat menggunakan Critical Path Method (CPM) sebagai teknik untuk mengatur sumber daya proyek.
Jalur kritis yang didapat yaitu: A → E → G → H → I ditentukan oleh perhitungan dan evaluasi proyek. Jalur ini mencakup tugas-tugas berikut: pekerjaan persiapan (A), pekerjaan khusus (E), pekerjaan Golden Joint (G), pekerjaan perbaikan dan rekondisi (H), dan pekerjaan penyelesaian akhir (I). Pekerjaan tersebut memakan waktu 153 hari untuk diselesaikan. Penjadwalan rencana kerja ini dibandingkan selama 140 hari, yang berarti 13 hari lebih lama dari yang direncanakan semula. Hal ini karena, rencana awal menggunakan Gantt Chart, peneliti menggunakan Metode Jalur Kritis (CPM) untuk melakukan evaluasi.
Kata kunci : Jaringan Pipa Gas, Penjadwalan Proyek, Critical Path Metho
Pengaruh ESG Sustainalytics Score Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Keberagaman Gender Sebagai Variabel Pemoderasi
Riset ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ESG Sustainalytics Score terhadap kinerja keuangan perusahaan, serta mengevaluasi peran keberagaman gender dalam dewan direksi sebagai variabel pemoderasi yang dapat memperkuat hubungan tersebut. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data cross-section yang diambil dari 80 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah mendapatkan penilaian ESG dari Sustainalytics pada tahun 2023. Kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA), keberagaman gender dihitung menggunakan indeks Blau, serta leverage dan ukuran perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG Sustainalytics Score memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Namun, keberagaman gender dalam dewan direksi tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan tersebut. Temuan ini menyiratkan bahwa implementasi praktik ESG yang baik berkorelasi dengan peningkatan kinerja keuangan, meskipun keberagaman gender di dewan belum menunjukkan kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, perusahaan dianjurkan untuk terus memperkuat implementasi prinsip ESG serta meningkatkan kualitas partisipasi gender di tingkat kepemimpinan agar dampaknya lebih optimal.Penilaian Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi indikator penting dalam mengevaluasi keberlanjutan dan tanggung jawab perusahaan. Penelitian ini berfokus pada ESG Score yang dikeluarkan oleh Sustainalytics sebagai hasil kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh ESG Sustainalytics Score terhadap kinerja keuangan perusahaan yang dimoderasi oleh keberagaman gender dewan direksi. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol leverage dan ukuran perusahaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah dilakukan penilaian oleh Sustainalytics pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan data cross section dengan populasi sekaligus sampel penelitian sebanyak 80 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara ESG Score terhadap kinerja keuangan. Sedangkan, keberagaman gender dewan direksi tidak memoderasi hubungan ESG Score dan kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan praktik ESG yang baik memiliki kinerja keuangan yang lebih baik. Namun, keberagaman gender dalam posisi dewan direksi belum memberikan pengaruh signifikan dalam perusahaan. Implikasinya, perusahaan disarankan untuk tetap memperkuat komitmen terhadap prinsip ESG secara konsisten, dan mendorong penguatan kualitas partisipasi gender di tingkat dewan agar perannya dapat lebih optimal.
Keywords: ESG Score, kinerja keuangan, keberagaman gender, sustainalytics
PENGARUH LABA AKUNTANSI, TINGKAT HUTANG, DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP DIVIDEN TUNAI (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN REAL ESTATE DAN PROPERTI) YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020
The purpose of this research is to determine effect of accounting income, laverage, and operating cash flows on cash dividen of the real estate and property companies listed in Indonesia Stock Exchange period 2016-2020. The research uses causal research design with the population of real estate and property companies listed in the Indonesia Stock Exchange period 2016-2020. This research uses purposive sampling method with the number of sampole of 6 which is a real estate and property companies listed in tne Indonesia Stock Exchange period 2016-2020. The data collection process in this resesarch was carried out using secondary data, that is financial report of real estate and property companies’ period 2016-2020 at Indonesia Stock Exchange. The results of the partially research show that accounting income have an effect on cash divident, while laverage does not have an effect on cash divident, and the operating cash flows does not have an effect on cash divident. The results of the simultaneous research show that accounting income, laverage, and operating cash flows have significant positive to cash divident in real estate and property companies listed in the Indonesia Stock Exchange periode 2016-2020. Keywords: Accounting Income, Laverage, Operating Cash Flows, Cash Divide
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI, K3 DAN KINERJA KARYAWAN PT. GLOBAL INTERNUSA LINE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organisasi, kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Global Internusa Line. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebesar 43 responden di jadikan sampel jenuh. Dari pengujian Hipotesis dimana p value 0,000 < 0,05 maka variabel budaya organisasi (X1) berpengaruh positif terhadap variabel kinerja karyawan (Y), bahwa Ha diterima dan Ho ditolak berpengaruh secara signifikan. Hal tersebut menandakan bahwa karyawan harus selalu melakukan hal-hal baru untuk kinerja yang baik untuk perusahaan dan perusahaan perlu memberikan dukungan baik dalam hal apresiasi penghargaan kepada karyawan yang melakukan kinerja yang baik dalam pekerjaannya. Uji hipotesis dimana p value 0,000 < 0,05 maka variabel kesehatan dan keselamatan kerja (X2) berpengaruh positif terhadap variabel kinerja karyawan (Y), bahwa Ha diterima dan Ho ditolak berpengaruh secara signifikan. Dimana karyawan harus menerapkan SOP dalam bekerja sehari-hari didalam maupun di luar kantor dan perusahaan juga harus memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan terhadap karyawan agar dapat bekerja sesuai dengan standar perusahaan serta peralataan yang rusak harus segera di perbaiki. Dalam hal ini sebagai seorang karyawan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan melakukan setiap pekerjaan sesuai dengan kuantitas yang diberikan oleh perusahaan.Kata Kunci : budaya organiasi; kesehatan dan keselamatan kerja; K3; kinerja karyawan; pengetahuan dan ketrampila