Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6074 research outputs found

    Pengembangan E-Modul Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMAN 1 Grobogan

    Get PDF
    This media development research was motivated by the problems experienced by SMAN 1 Grobogan, namely the limited learning resources or teaching materials and the absence of electronic learning media and the low ability to understand students mathematical concepts which only reached 59,33 and the results of the questionnaire showed that 79% of students need electronic learning media. The aims of this study were. (1) to develop an ethnomatematics-based e-module as a learning medium to improve students ability to understand mathematical concepts. (2) test the validity of the ethnomatematics-based e-module to improve students ability to understand mathematical concepts. (3) testing the practicality of ethnomatematics-based e-module to improve students understanding mathematical concepts. Learning media is tool that can be used to assist the learning process, so that it can make it easier for students to receive material from a teacher. Ethnomatematics-based e-module are learning media that contain elements of culture with material on linear equations and inequalities and contain indicators of understanding mathematical concept. The subjects of this study were class X students of SMAN 1 Grobogan, while the research steps used were the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Data collection techniques include interviews and questionnaires. Analysis of the data used includes analysis of the process of developing electronic media, analysis of the validation of media experts and material experts, as well as analysis of the practicality of e-modules. The results of the ethnomatematics based e-module validation show very valid criteria with a percentage of 80%. The results of the teacher and student practicality assessment of the ethnomatematics-based e-module show practical criteria with a percentage 71,96%. The test results on evaluating the ability to understand mathematical concepts have experienced a significant increase, reaching 82,94%. Based on the above results, the ethnomatematics-based e-module is suitable for use as a medium for learning mathematics in class X linear equations and inequalities. The results of the research that has been carried out show that the ethnomatematics-based e-module that has been developed has been declared valid, practical and able to improve comprehension skills students mathematical concept. For future research, it is hoped that it will be able to add trigger questions and more types of questions that are not in the book

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Dengan Media Video Pembelajaran Berbasis Aplikasi Canva Di Era Merdeka Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Materi Segitiga

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wirosari bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media video pembelajaran berbasis Canva terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi segitiga. Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media video pembelajaran berbasis Canva menjadi salah satu solusi untuk mengasah kemampuan penalaran matematis siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wirosari tahun ajaran 2022/2023.  Sampel dari penelitian ini adalah kelas VIII D dan VIII F dengan masing-masing berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan jenis Quasi experimental Design. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan tes tertulis dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Terdapat pengaruh kemampuan penalaran matematis pada pembelajaran dengan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media video pembelajaran berbasis Canva. (2) Kemampuan penalaran siswa pada model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media video pembelajaran berbasis Canva lebih baik daripada model konvensional

    The Effect Of Role-Playing Learning Model On The Speaking Skills Of Grade V Elementary School Students

    Get PDF
    This study aims to: 1) determine the effect of the role-playing learning model on the speaking skills of fifth grade students at SD Negeri 91 Singkawang; 2) knowing student responses in learning using the role-playing learning model for class VB SD Negeri 91 Singkawang. The research used was experimental research with a post test only control group design. The population in this study were fifth grade students at SD Negeri 91 Singkawang. The sample in this study were all fifth grade students at SD Negeri 91 Singkawang. The instruments in this study were speaking skill observation sheets and response questionnaires. Analysis of the first hypothesis data using t-test 2 samples and for the second hypothesis using descriptive statistics. The results showed that: 1) the role-playing learning model on students' speaking skills had an influence on Indonesian language subjects in class V at SD Negeri 91 Singkawang. and Ho is rejected; 2) positive student responses to the role-playing learning model as indicated by an average percentage of 97% in very good criteria. Based on the results of the study it was concluded that the role-playing learning model had an effect on Indonesian language learning because there was an expected increase in students' speaking skill

    PERAN SASTRA ANAK DALAM PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBAHASA PRODUKTIF PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    Sastra anak berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa produktif anak sekolah dasar. Sastra anak membantu mengembangkan kemampuan berbahasa dan berbahasa siswa, karena dengan membaca dan mendengarkan cerita, siswa dapat memperluas kosa kata, meningkatkan kemampuan berbicara dan memahami bahasa. Selain itu, sastra anak merangsang imajinasi dan kreativitas siswa, dengan bantuan karakter dan cerita yang menarik, siswa dapat berpikir di luar batas dan mengembangkan kreativitasnya. Sastra anak juga membantu mengembangkan empati dan pemahaman sosial siswa, melalui cerita siswa dapat merasakan dan memahami perasaan, kontradiksi dan perbedaan orang lain. Selain itu, sastra anak menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai positif kepada siswa, mereka dapat mempelajari nilai-nilai seperti kejujuran, persahabatan, keberanian, dan kerja sama. Terakhir, sastra anak membantu siswa mengidentifikasi, memahami, dan menyelesaikan konflik. Melalui cerita, siswa dapat belajar bagaimana memecahkan masalah dan konflik secara positif. Dengan demikian, pemanfaatan sastra anak sebagai sumber bacaan dan metode pembelajaran menawarkan kepada siswa pengalaman yang menarik dan bermanfaat dalam pengembangan kemampuan berbahasa dan perkembangan kepribadian secara umum

    ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERORIENTASI LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA DALAM MEMAHAMI ISI BACAAN

    No full text
    Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui situasi terkini dari aspek-aspek yang terkait dengan media pembelajaran yang berorientasi literasi digital untuk meningkatkan minat siswa dalam memahami isi bacaan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan prosentase setiap aspek melalui google form dalam satu daerah binaan (Dabin) dan observasi yang dilakukan penulis di SDN Kalibanteng Kulon 02 Kota Semarang. Hasil dari analisis kebutuhan awal peserta didik, didapatkan 93 % minat baca siswa di sekolah dasar dalam satu wilayah binaan sudah baik. Minat baca siswa yang baik didukung dengan 90 % persen media pembelajaran yang digunakan sudah berorientasi literasi digital, serta tingkat pemahaan siswa tentang literasi digital sudah mencapai 95 % di sekolah dasar yang berada satu daerah wilayah binaan dengan SDN Kalibanteng Kulon 02. Minat baca siswa, media pembelajaran yang digunakan serta tingkat pemahaman siswa yang sudah mencapai nilai prosentase 90 % keatas, mempengaruhi minat siswa dalam memahami isi setiap bacaan yang mereka baca. Kegiatan pembelajaran di era globalisasi saat ini, siswa sangat membutuhkan media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan zamannya. Daya dukung dari pihak sekolah dan orang tua menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan penerapan media pembelajaran berorientasi literasi digital

    PENGEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS LOOSEPART

    No full text
    Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal dalam proses pendidikan yang berperan penting dalam perkembangan bahasa anak. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan bahasa adalah pendekatan loose parts. Loose parts merujuk pada objek atau bahan-bahan yang dapat dimanipulasi dan dikombinasikan secara kreatif oleh anak-anak. Penggunaan loose parts dalam pengembangan bahasa di PAUD memberikan banyak manfaat. Pertama, loose parts dapat merangsang kreativitas dan imajinasi anak-anak. Dengan memiliki kebebasan untuk mengatur dan menggabungkan bahan-bahan tersebut, anak-anak dapat mengungkapkan ide-ide mereka secara verbal dan non-verbal. Kesimpulannya, penggunaan loose parts dalam pengembangan bahasa di PAUD dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan pengalaman belajar anak-anak usia dini. Kata Kunci : Pengembangan Bahasa, Pendidikan Anak Usia Dini, Loose part

    Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Bertipe Higher Order Thinking Skills Ditinjau Dari Gaya Belajar Dan Gaya Kognitif

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal bertipe HOTS ditinjau dari gaya belajar dan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case studies). Subjek penelitian adalah 6 siswa dari XII MIPA 3 SMA Negeri 2 Brebes. Pemilihan subjek  penelitian berdasarkan hasil pengisian angket gaya belajar siswa menggunakan instrumen angket gaya belajar dan hasil tes gaya kognitif menggunakan instrumen Matching Familiar Figures Test (MFFT). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes dan wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa  dengan gaya belajar visual dan gaya kognitif reflektif memenuhi empat indikator kemampuan penalaran matematis; (2) Siswa dengan gaya belajar visual dan gaya kognitif impulsif memenuhi tiga indikator indikator kemampuan penalaran matematis; (3) Siswa dengan gaya belajar auditori dan gaya kognitif reflektif memenuhi empat indikator kemampuan penalaran matematis; (4) Siswa dengan gaya belajar auditori dan gaya kognitif impulsif memenuhi tiga indikator kemampuan penalaran matematis; (5) Siswa dengan gaya belajar kinestetik dan gaya kognitif reflektif memenuhi enam indikator kemampuan penalaran; (6) Siswa dengan gaya belajar kinestetik dan gaya kognitif impulsif memenuhi lima indikator kemampuan penalaran matematis

    Profil Kecerdasan Emosional Siswa saat Belajar Matematika pada Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan potret kecerdasan emosional siswa saat belajar matematika dengan pembelajaran daring. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas VIII.5 selanjutnya dipilih 4 siswa berdasarkan klasifikasi perangkat belajar yang digunakan yaitu menggunakan perangkat belajar handphone, handphone dan laptop, handphone dan komputer, dan menggunakan perangkat belajar ketiganya. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu penyebaran angket perangkat belajar, angket kecerdasan emosional, dan wawancara. Teknik analasis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik yaitu membandingkan hasil angket kecerdasan emosional dengan hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa 1) siswa yang kecerdasan emosionalnya tinggi yaitu siswa yang menggunakan perangkat belajar handphone & laptop dan menggunakan perangkat belajar ketiganya, karena siswa mampu mengenali emosi dirinya, mampu mengelola emosi diri, dapat memotivasi diri, dapat mengenali emosi orang lain, serta membina hubungan baik dengan orang lain. 2) siswa yang kecerdasan emosionalnya sedang yaitu siswa yang menggunakan perangkat belajar handphone saja, karena saat mengikuti pembelajaran daring siswa kurang mampu mengelola emosinya dengan baik. 3) siswa yang kecerdasan emosionalnya rendah yaitu siswa yang menggunakan perangkat belajar handphone & komputer, karena saat mengikuti pembelajaran siswa tidak mampu mengelola emosinya dengan baik dan rendahnya motivasi siswa dalam belajar

    Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantu Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Berbahasa Jawa Pada Siswa Kelas VII A SMP N 5 Pati

    Get PDF
    This research aims to describe the results of application the Think Pair Share learning model on the ability to listen to Javanese folklore in class VII A students of SMP N 5 Pati. This research was motivated by the low ability of class VII students to listen to stories and the use of inappropriate learning methods or models so that learning became boring. The design of this research is pre-experimental in the form of a one-shot case study using only one class without a control or comparison group. The sampling technique used in this research was purposive sampling. The approach used in this research is quantitative descriptive. The data in this research was obtained by observation and through questionnaires. Meanwhile, the data collection technique in this research uses test techniques. The research results obtained after data analysis were carried out as follows: the research results explained that in the knowledge aspect there were 29 students or 85% who had reached the KKM, while 5 students or 28% had not reached the KKM, with a class average score of 81,98. In the skills aspect, there were 30 students or 88% who reached the KKM, while 4 students or 12% had not yet reached the KKM, with a class average score of 82,08. Thus, the application of the TPS (Think Pair Share) learning model to the ability to listen to Javanese folklore in class VII A students of SMP N 5 Pati can have an influence on learning achievement

    Penerapan Model Project Based Learning Materi Siklus Air Terhadap Kreativitas Siswa KelaS V SD Negeri 1 Harjowinangun

    Get PDF
    Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya penguasaan materi, kreativitas, dan minat belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan proses belajar masih didominasi oleh guru, dalam pembelajaran guru masih berpatokan pada buku sebagai sumber belajar dan kurang memanfaatkan lingkungan alam sekitar, serta penggunaan model pembelajaran yang belum bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hasil dari penerapan model Project Based Learning pada materi siklus air untuk meningkatkan kreativitas siswa di kelas V SD Negeri 1 Harjowinangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimental Design dengan jenis one-group pretest-posttest design yang dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Sampel yang digunakan adalah 27 siswa kelas V tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukan peningkatan kreativitas siswa yang meliputi: kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji-t, diperoleh adanya perbedaan yang signifikan nilai kreativitas sebelum dan sesudah pembelajaran, uji t terhadap nilai kreativitas menunjukan bahwa thitung lebih besar daripada ttabel (6,881 > 2,056). Selain itu, ditunjukan pada uji gain untuk tes tertulis sebesar 0,58 dengan kriteria peningkatannya adalah sedang. Sedangkan hasil observasi terhadap kreativitas menunjukan adanya peningkatan setiap aspek kreativitas pada setiap pertemuan dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas siswa

    5,581

    full texts

    6,074

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇