23,913 research outputs found

    PENGGUNAAN MEDIA MOZAIK BERBAHAN ALAM UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK PADA KELOMPOK A TK NEGERI ASSALIM KEC.SINDANG RESMI KAB. PANDEGLANG.

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi oleh pembelajaran kemampuan motorik halus yang di berikan guru kurang menarik dan kurang nya kreatifitas guru dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak Kelompok A di Tk Negeri Assalim Desa Ciodeng Kec. Sindang Resmi Kab. Pandeglang yang berjumlah 16 orang anak, dengan penggunaan media mozaik berbahan alam.Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa, fenomena, dan sikap suatu kelompok. Penelitian ini di laksanakan selama 2 kali pertemuan. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan hasil observasi pembelajaran, hasil observasi perkembangan motorik halus anak, wawancara, serta dokumentasi. Dari jumlah 16 orang anak peneliti hanya mengobservasi terhadap 6 orang anak saja di antaranya yang memiliki perkembangan tinggi, sedang, rendah. Hasil dari penelitian ini tentang pembelajaran penggunaan media mozaik berbahan alam untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak yang di berikan guru telah di sesuai kan dengan tema dan sub tema yang ada di sekolah.. Pembelajaran penggunaan media mozaik berbahan alam ini sudah dapat mengembangkan kemapuan motorik halus pada anak kelompok A di Tk Negei Assalim. Dengan demikian penggunaan media mozaik berbahan alam mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak

    MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK TAMAN KANAK - KANAK MELALUI KEGIATAN TEKNIK MOZAIK : Penelitian Tindakan Kelas Di Kelompok B TK Gelatik Tahun Pelajaran 2014-2015

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan masalah yang berkaitan dengan kreativitas anak di kelompok B TK Gelatik. Permasalahan tersebut adalah anak tidak percaya diri dalam mengungkapkan idenya dalam berkarya cenderung mengikuti pola yang sudah ada dalam membuat hasil karya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kreativitas anak dalam menggunakan kegiatan teknik mozaik di TK Gelatik. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Desain penelitian yang digunakan model desain Arikunto subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 anak dan anak laki - laki terdiri dari 7 orang dan perempuan 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, studi dokumentasi, catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Kreativitas anak mengalami peningkatan seperti anak mampu menciptakan hasil karya mozaik sesuai dengan idenya secara spontan dan berbeda dari temanya, serta tidak malu - malu lagi dalam menceritakan hasil karya dan menjawab pertayaan dari guru. Rekomendasi yang dapat diberikan pada pendidik anak usia dini selanjutnya bahwa masih banyak kegiatan - kegiatan yang dapat digunakan dalam meningkatkan kreativitas anak salah satunya yaitu dengan kegiatan teknik mozaik dengan menggunakan bahan - bahan mozaik yang lebih bervariasi lagi. Bagi pendidik yang berada pada daerah perkotaan bisa mengunakan bahan buatan untuk membuat hasil karya mozaik begitu juga di daerah pedasaan bisa mengunakan bahan alam jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak meningkatkan kreativitas dengan mengunakan kegiatan teknik mozaik. Kata - kata kunci : kreativitas anak, kegiatan teknik mozaik Background of this research based on the problem in children creativity from B group in TK Gelatik. The problem is Children are not confidence in posted their idea to create and tend to follow last pattern to create something. Purpose of this research is to know the improvement of children creativity in using mosaic technique in TK Gelatik. Researcher used classroom action research method. Research design that used was Arikunto design. Objects of this research are ten children consist of seven boys and three girls. Data collection technique that used was observation, documentation study, field note. Data analysis technique that used was descriptive-qualitative. Student creativity has improvement like children able to create a mosaic creature same with their ideas spontaneous and different each others, and do not shay anymore to tell the creature and answer teacher’s question. Recommendation that can be given to next children teacher that still many activities that can be use to improve children creativity, one of them is using technique mosaic activity and using variety resources. For teacher in urban also can using artificial material to create mosaic creature also for teacher in rural can using natural materials so it means no reason to miss improving creativity with using mosaic technique creativity. Keywords: Children Creativity; Mosaic Technique Activit

    UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI TEKNIK MOZAIK KELOMPOK B1 DI TK PERTIWI 57 BANGUNHARJO SEWON BANTUL.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak kelompok B1 TK Pertiwi 57 Bangunharjo Sewon Bantul melalui menempel gambar dengan teknik mozaik. Pengembangan motorik halus anak difokuskan pada kecermatan dan kemandirian anak dalam menempel. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 berjumlah 30 anak terdiri dari 13 putra dan 17 putri. Penelitian dilakukan dengan dua siklus, setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Metode yang digunakan untuk pengambilan data adalah observasi dan unjuk kerja. Analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motorik halus anak dapat meningkat dengan teknik mozaik. Hasil peningkatan motorik halus melalui teknik mozaik dapat ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada kecermatan dan kemandirian anak, dalam menempel gambar dengan teknik mozaik. Keadaan awal sebelum adanya penelitian dari 30 anak yang kategori sudah cermat baru 8 anak, setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 naik menjadi 18 anak, kemudian meningkat pada siklus kedua menjadi 25 anak, untuk tingkat kemandirian pada keadaan awal sebelum adanya penelitian baru 4 anak, setelah ada tindakan pada siklus 1 naik menjadi 18 anak dan pada siklus kedua meningkat menjadi 27 anak. Kata Kunci: motorik halus, teknik mozaik, T

    Pengaruh Prestasi Menggambar Ragam Hias Terhadap Pembuatan Mozaik Di SMP Negeri 1 Wonoayu

    Get PDF
    Pembelajaran seni rupa di sekolah memberikan suatu kepekaan estetis untuk siswa. Pembelajaran seni rupa ragam hias di SMP pada umumnya diberikan secara mendasar. Untuk menumbuhkan suatu yang estetis, maka perlu diberikan pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa kepekaan tersebut, seperti pembelajaran ragam hias, gambar bentuk dan lain-lain. Pembelajaran ini diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan siswa untuk mengolah kreaktifitas dalam pembuatan karya mereka. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo. Dengan sampel kelas VIII-F sebanyak 35 siswa. Pada awal pertemuan siswa diberikan materi dasar tentang ragam hias kemudian siswa diberikan tugas menggambar ragam hias. Dan pada pertemuan selanjutnya siswa diberikan materi tentang Mozaik. Untuk tugas membuat mozaik siswa diberikan tugas membuat mozaik dari biji-bijian. Berdasarkan data yang telah didapat yaitu daftar nilai yang selanjutnya akan diolah dan dianalisis ke dalam rumus regresi Y̑= α + bx dan hasil yang didapatkan yaitu Y̑ =24,819 + 0,712X kemudian data diuji hipotesisnya dengan menggunakan rumus korelasi sederhana, yang memiliki hasil sebagai berikut dengan nilai determinasinya r sebesar 0,784 dan koefisien determinasinya r2 = 0,614. Hal ini berarti rata-rata nilai pembuatan mozaik setelah diberikan tugas menggambar ragam hias 61,4 %. Ditentukan oleh nilai menggambar ragam hias yang diberikan melalui persamaan regresi Y̑=24,819 + 0,712X. sisanya 38,6% ditentukan oleh faktor lain. Menurut hasil pengujian bahwa Menggambar Ragam Hias berpengaruh terhadap pembuatan Mozaik ragam hias biji-bijian oleh siswa kelas VIII-F  di SMPN 1 Wonoayu dengan hasil yang signifikan. Kata kunci: menggambar, ragam hias, mozai

    'That we might live', the story of Tegare

    Get PDF

    Pemanfaatan Bahan Alam Biji-bijian untuk Meningkatkan Keterampilan Membuat Mozaik dalam Tema Kegiatanku di Kelas 1 Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membuat mozaik dengan menggunakan bahan alam biji-bijian di kelas 1 SDN Wonokusumo. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru pada siklus I memperoleh skor ketercapaian 71.6%, siklus II sudah mencapai 81.8% (2) Aktivitas peserta didik pada siklus I memperoleh skor ketercapaian 73.8%, siklus II sudah mencapai 85% (3) Keterampilan peserta didik pada siklus I memperoleh rata-rata klasikal 7.2 dengan persentase ketuntasan 64%, siklus II rata-rata klasikal 7.96 dengan persentase ketuntasan 84%. Dari hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan alam biji-bijian dapat meningkatkan keterampilan membuat mozaik di kelas 1 SDN Wonokusumo Mojosari Mojokert

    A pécsi késő római temető X. számú sírkamrája

    Get PDF
    1841-ben késő római kori padlómozaik került elő a pécsi Káptalan utcában, egy építkezés során. Fülep Ferenc 1984-ben a mozaikot az 1927-ben talált ún. X. számú sírkamrához kapcsolta, ez az azonosítás azonban több problémát is felvet. A tanulmány áttekinti a területen folytatott kutatások eredményeit, amelyek arra engednek következtetni, hogy a mozaik és a sírkamra ugyan egymástól nem nagy távolságra, de mégsem egy helyen kerültek elő. A mozaik, amelyet a Káptalan utca 6. szám alatti lakóház keleti szárnya alatt találhattak meg, egy földfeletti sírépület padlóját boríthatta, míg az 1927-es sírkamra esetleg azonos lehet azzal a sírkamrával, amely 2005-ben a lakóház előtt került elő, és ekkor a XXIV. számot kapta

    İstanbul Mozaik Müzesi

    Get PDF
    Taha Toros Arşivi, Dosya No: 114-Müzelerİstanbul Kalkınma Ajansı (TR10/14/YEN/0033) İstanbul Development Agency (TR10/14/YEN/0033
    corecore