1 research outputs found

    Desain Playground Modular Bagi PAUD untuk Lahan Terbatas

    Full text link
    - Pendidikan anak usia dini atau yang biasa disingkat PAUD menjadi sebuah fenomena yang kian marak di berbagai tempat. Fasilitas bermain menjadi suatu poin penting dalam perkembangan pendidikan anak, yang diantaranya adalah playground. Playground merupakan salah satu sarana bermain sambil belajar yang merangsang perkembangan kemampuan anak seperti kemampuan kognitif, motorik, dan sensori. Namun, kerapkali lahan yang tersedia untuk playground sangat terbatas, akibatnya banyak PAUD yang tidak memiliki fasilitas playground yang memadai. Hal inilah yang menjadi latar belakang perancangan playground modular untuk tempat dengan lahan terbatas. Variabel yang digunakan dalam pengumpulan data adalah murid-murid dari TK Islam Masjid Jendral Sudirman Surabaya beserta eksistingnya. Metode pemecahan masalah didasarkan pada aspek-aspek yang berkaitan dengan anak usia 0-5 tahun. Aspek-aspek tersebut diantaranya adalah antopometri anak, psikologi anak, kemampuan kognitif, motorik, dan sensoris anak, serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh anak. Dari beragam aspek tersebut, nantinya akan diperoleh sebuah konsep perancangan berupa pemecahan dari masalah utama. Maka dapat diambil kesimpulan, bahwa diperlukan playground yang mengoptimalkan kreatifitas pengguna dalam membentuk playground sendiri sesuai keinginan. Hasil yang didapatkan dari perancangan adalah berupa jenis playground dengan sistem modular yang memfokuskan rangsangan terhadap kognitif, mototris, dan sensorik anak namun tetap membebaskan kreatifitas anak dengan 3 alternatif permainan utama yakni, balancing beam, children climber, dan childern tube
    corecore