60,420 research outputs found
Transformasi Sinyal Pada Sistem Kendali Menggunakan GUI Dan Simulink Matlab
Pada sistem pengendali konvensional dan pengendali digital digunakan sinyal analog/ kontinyu dan sinyal diskret. Untuk menganalisa sistem pengendali konvensional digunakan persamaan dalam bentuk transformasi laplace, sedangkan dalam analisa pengendali digital digunakan transformasi z. Berbeda dengan pengendali fuzzy logic atau pengendali cerdas lainnya yang tidak membutuhkan model matematis, sehingga tidak diperlukan analisa menggunakan transformasi laplace atau transformasi z. Transformasi laplace banyak digunakan untuk menyatakan fungsi alih sistem kendali konvensional, sedangkan transformasi laplace Balik (inverse laplace) digunakan untuk mendapatkan kembali fungsi alih dalam kawasan waktu. Transformasi z yang banyak digunakan pada pengolahan sinyal digital yang merupakan bagian dari sistem kendali digital. GUI Matlab dapat digunakan untuk membantu proses perhitungan transformasi sinyal, yaitu transformasi laplace, transformasi laplace Balik, transformasi z, dan transformasi z Balik. Untuk menentukan karakteristik suatu sistem digunakan pemodelan. Dengan menggunakan fasilitas simulasi program Matlab (simulink) dapat membantu untuk merancang simulasi suatu model, baik model yang bersifat linear maupun yang tidak linear. Dengan simulasi dibutuhkan waktu yang singkat dan biaya yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan eksperimen menggunakan alat. Simulink merupakan bagian dari Matlab yang digunakan untuk mengamati dan menganalisa karakteristik dari tiruan sistem. Dalam penelitian ini simulink sangat membantu dalam memahami konversi sinyal dari sinyal analog menjadi sinyal diskret, dengan mengatur Perubahan waktu pencuplikan atau sampling. 0.2 detik dan 0.5 detik
STUDI EKSPLORASI TRANSFORMASI PRODUKSI RUANG PERPUSTAKAAN OLEH PEMUSTAKA DIGITAL NATIVES (Studi Kasus di Perpustakaan Pusat UGM)
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motif apa saja yang melatarbelakangi pemustaka digital natives berkunjung ke ruang perpustakaan, mengetahui apa yang dialami pemustaka digital natives tentang fenomena transformasi ruang perpustakaan, dan mengetahui pemustaka digital natives memaknai pengalamannya terhadap transformasi ruang perpustakaan di Perpustakaan Pusat UGM. Menggunakan perspektif kajian budaya dan media, penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan penelusuran dokumen. Peneliti mengumpulkan data dari dari 3 informan pemustaka digital natives yang menggunakan ruang perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara textural mengenai apa yang dialami oleh pemustaka digital natives yaitu memiliki beragam motif yang melatarbelakangi berkunjung di ruang Perpustakaan Pusat UGM. Sementara itu, secara structural hasilnya dapat dideskripsikan bahwa berada di ruang perpustakaan serasa di ruang virtual, artinya pemustaka digital natives mengalami fenomena transformasi ruang perpustakaan di Perpustakaan Pusat UGM, seperti adanya perubahan ruang dalam hal fungsi ruang, alokasi ruang virtual, akses koleksi fisik ke koleksi elektronik, serta ruang yang berbasis pengetahuan. Pengalaman, perasaan dan makna yang diperoleh para informan terhadap transformasi ruang perpustakaan di Perpustakaan Pusat UGM yaitu adanya praktik ruang, representasi ruang, ruang representasional, serta sebagai arena kontestasi
APLIKASI WATERMARKING CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN TRANSFORMASI INTEGER TRIPLET
Kemajuan teknologi komunikasi semakin mempermudah bagi masyarakat dalam melakukan komunikasi. Salah satu contohnya adalah melakukan pengiriman suatu citra digital dari satu tempat ke tempat yang lain melalui media internet. Citra digital yang terkirim akan mudah untuk dimodifikasi atau dirusak di tengah perjalanan. Perlu adanya suatu metode untuk menjaga keamanan citra digital. Transformasi integer memiliki kegunaan mentransformasi data dari satu domain ke domain yang lain. Sedangkan triplet merupakan tiga buah piksel, yang mana sebuah piksel digunakan sebagai acuan dan dua buah piksel akan mendapat perlakuan sehingga pada akhirnya dimungkinkan untuk mendapatkan dua ruang penyimpanan dalam sebuah triplet. Dalam tugas akhir ini dibangun Aplikasi Watermarking Citra Digital Menggunakan Transformasi Integer Triplet. Dari hasil uji terlihat bahwa Aplikasi Watermarking Citra Digital Menggunakan Transformasi Integer Triplet menghasilkan nilai PSNR < 40 yang berarti kurang reasonable atau terdapat butiran halus
Pengembangan Metode Pengamanan Berkas Memafaatkan Pewarnaan Graf
Penyembunyian data pada citra digital adalah teknologi penyembunyian pesan yang populer, dimana pesan rahasia disembunyikan pada citra digital yang disebut citra cover. Kehadiran pesan rahasia tersebut tidak dapat dilihat. Dengan demikian, penyerang ilegal tidak dapat mendeteksi pesan rahasia, namun penerima yang sah dapat memperoleh pesan rahasia dengan menggunakan algoritma ekstraksi. Salah satu metode yang kerap kali digunakan untuk steganography adalah Difference Expansion (DE). Kelebihan dari metode DE adalah metode ini mampu menyediakan penyisipan yang besar dengan kompleksitas yang rendah. Metode DE membutuhkan sebuah location map untuk menandai pixel yang dapat dilakukan penyisipan. Untuk memperbesar kapasitas penyimpanan pada sebuah media maka location map dapat disimpan pada berkas yang berbeda. Akan tetapi hal tersebut membuat sebuah celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang. Pada penelitian ini metode untuk mengamankan location map dalam penyembunyian data dilakukan dengan transformasi. Yaitu dilakukan dengan memanfaatkan proses pewarnaan pada graf sehingga transformasi dilakukan dengan menyusuri setiap sisi dari graf. Transformasi yang diusulkan mampu mengubah berkas flocation sebesar 94KB selama 2,83 detik mengungguli protocol yang diusulkan oleh metode sebelumnya
Estimasi Spektrum Reflectance Citra Daun Jati Belanda Menggunakan Transformasi Wavelet
Jati belanda (Guazuma ulmifolia) adalah salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antioksidan karena pengaruh senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Cahaya pantulan (reflectance) dapat digunakan untuk mengetahui kualitas senyawa aktif pada daun jati belanda. Penelitian ini membahas tentang estimasi spektrum reflectance citra digital daun jati belanda menggunakan model reflectance daun tanaman obat dengan menerapkan transformasi wavelet. Bahan yang digunakan adalah daun tanaman obat dan daun jati belanda. Transformasi wavelet digunakan untuk merepresentasikan reflectance daun tanaman obat. Model polinomial diterapkan untuk mengekspansi ciri citra digital. Model reflectance terbaik dari penerapan transformasi wavelet dan model polinomial digunakan untuk mengestimasi reflectance dari daun jati belanda. Evaluasi spektrum reflectance asli dengan spektrum keluaran model estimasi reflectance menggunakan kriteria kesalahan terkecil dan kemiripan terbesar
Pemanfaatan Citra Spot 6 untuk Analisis Hubungan Nilai Indeks Vegetasi terhadap Struktur Vegetasi dalam Pemetaan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang
Transformasi indeks vegetasi merupakan salah satu metode digital penginderaan jauh yang umum digunakan dalam kajian vegetasi khususnya Ruang Terbuka Hijau, tetapi belum banyak digunakan untuk kajian struktur vegetasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu klasifikasi multispektral dan transformasi NDVI, SAVI dan ARVI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra yang digunakan kurang baik untuk analisis hubungan antara nilai indeks terhadap struktur vegetasi karena tidak terdapat hubungan diantara keduanya, hanya objek tegakan yang cenderung mengelompok sementara pada objek semak dan rumput polanya masih menyebar. Metode transformasi indeks yang paling baik untuk menjelaskan data kerapatan struktur vegetasi di lapangan maupun untuk kajian hubungan nilai indeks dan struktur vegetasi adalah NDVI dengan nilai regresi dan akurasi tertinggi yaitu 0,64 dan akurasi maksimal peta kerapatan sebesar 77,1 %. Berdasarkan Peta Kerapatan Struktur Vegetasi dengan metode NDVI, SAVI dan ARVI, Kecamatan Mertoyudan didominasi oleh vegetasi tegakan dengan rata-rata kerapatan antara 57 – 65 % yang mayoritas persebarannya di sepanjang aliran sungai di Desa Donorojo
Kajian Akurasi Interpretasi Hibrida Menggunakan Empat Indeks Vegetasi untuk Pemetaan Kerapatan Kanopi di Kawasan Hutan Kabupaten Gunungkidul
Tujuan penelitian kali ini adalah: (1) mengoptimalkan kelebihan dan meminimalisasi kekurangan yang ada pada metode interpretasi visual maupun digital melalui interpretasi hibrida, (2) Mengkaji korelasi antara beberapa transformasi indeks vegetasi dengan data kerapatan kanopi vegetasi untuk mendapatkan formula hibrida terbaik, dan (3) Pemetaan kerapatan kanopi di kawasan hutan Kabupaten Gunungkidul. Interpretasi hibrida merupakan kombinasi interpretasi visual untuk delineasi objek dan interpretasi digital citra untuk identifikasi kerapatan kanopi vegetasi. Adapun citra yang digunakan adalah ALOS AVNIR-2 tahun 2009. Objek kajian dalam penelitian kali ini adalah kawasan hutan di sebagian Kabupaten Gunungkidul. Kunci interpretasi hibrida disusun dari citra yang memiliki korelasi tinggi dengan nilai kerapatan kanopi vegetasi. Sedangkan nilai korelasi tertinggi tersebut diperoleh dengan cara menumpangsusunkan setiap blok sampel kerapatan kanopi vegetasi dengan citra hasil transformasi indeks vegetasi (RVI, TVI, NDVI, MSAVI). Hasil dari analisis korelasi tersebut menunjukkan bahwa NDVI memiliki koefisien korelasi tertinggi jika dibandingkan dengan indeks vegetasi lainnya, yakni sebesar 0,78
Deteksi Pemalsuan Copy-move Duplicated Region Pada Citra Digital Dengan Komputasi Numerik
Identifikasi keaslian dan integritas citra digital menjadi penting dalam forensik digital. Makalah ini mengusulkan metode pasif yang efektif untuk mendeteksi pemalsuan copy-move pada duplicated region. Implementasi metode ini dilakukan pertama-tama dengan citra input diproses dengan transformasi wavelet, lalu mengekstraksi fitur SVD pada blok citra yang telah mengalami Perubahan geometri, dan beberapa gangguan. Selanjutnya melakukan pemeriksaan kesamaan karakteristik fitur antara bagian yang disalin dan ditempelkan, setiap fitur SVD menjadi query dalam pencocokan blok citra dengan tetangga terdekat. Ekperimen menunjukkan metode ini efisien dalam komputasi, robust, dan sensitif terhadap region citra berbeda yang telah mengalami beberapa Perubahan pemprosesan citra
- …
