Analisis Tingkat Kecelakaan Pada Jalan Nasional di Kota Balikpapan

Abstract

Kecelakaan di jalan adalah masalah yang sangat serius di Indonesia. Pada tahun 2010, sekitar 32.000 kematian. kota Balikpapan yang berperan sebagai otot pembangunan IKN merupakan sebuah kota yang terkenal karena minyak bumi. Akan tetapi, Balikpapan merupakan kota dengan volume lalu lintas yang tinggi dibanding dengan ibu kota Kalimantan Timur yaitu kota Samarinda, jumlah kendaraan sering dikaitkan menjadi tingginya angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecelakaan dan faktor penyebabnya di jalan nasional Kota Balikpapan. Selain itu, penelitian ini memiliki tujuan dalam mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan (blackspot) serta merekomendasikan sebuah Solusi yang dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas. Hasil Tugas Akhir ini menunjukan bahwa terdapat ruas jalan seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Jend. Sudirman, dan Jalan Mulawarman – SP.03 Tol BalSam dikategorikan sebagai daerah rawan kecelakaan berdasarkan metode yang digunakan. Selain itu, total biaya korban kecelakaan pada seluruh ruas jalan nasional Kota Balikpapan yaitu Rp42.168.769.490,00 selama periode tahun 2020-2024. Akan tetapi, korelasi antara kejadian kecelakaan dengan jumlah kendaraan tiap tahun adalah sangat rendah sampai dengan rendah. Kecepatan kendaraan pada seluruh ruas jalan yang ditinjau tidak melebihi batas kecepatan. Dari total kecelakaan sebanyak 152 kejadian, faktor penyebab kecelakaan terbesar adalah faktor manusia sebesar 148 kejadian selama tahun 2020-2024. ==================================================================================================================================== Road traffic accidents remain a critical national concern in Indonesia, as evidenced by the 32,000 fatalities recorded in 2010. Balikpapan, a prominent petroleum hub and a strategic support city for the development of the New Capital City (IKN), experiences significantly higher traffic volumes than the provincial capital, Samarinda, leading to the common assumption that increased vehicle counts directly escalate accident rates. This study analyzes accident rates and their contributing factors on national roads in Balikpapan to identify accident-prone locations (blackspots) and propose safety-enhancing interventions. The findings categorize Jalan Soekarno Hatta, Jalan Jend. Sudirman, and Jalan Mulawarman – SP.03 Tol BalSam as high-risk segments, with total economic losses reaching IDR 42,168,769,490 during the 2020–2024 period. Notably, the correlation between accident frequency and annual vehicle volume was found to be very low to low, and vehicle speeds remained within established limits; however, human factors were identified as the primary cause in 148 of the 152 documented incidents

Similar works

Full text

Last time updated on 03/05/2026

This paper was published in ITS Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.