Pembelajaran reproduksi manusia seringkali kompleks karena melibatkan aspek biologis, norma sosial, dan moral, yang rentan memicu miskonsepsi tanpa strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemaknaan nilai-nilai moral dan konsep reproduksi sehat dalam Lontar Smarakridhalaksana, serta menelaah potensinya sebagai sumber belajar IPA kontekstual yang harmonis. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Busungbiu, melibatkan transkrip lontar, buku ilmiah, jurnal, dan silabus SMA sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lontar Smarakridhalaksana memuat ajaran moral, etika, dan spiritualitas mendalam terkait kehidupan seksual dan kesehatan reproduksi, menekankan nilai satya, ahimsa, dharma, dan memandang tubuh sebagai mandala suci. Konsep reproduksi sehat dalam lontar ini melampaui dimensi biologis, mengintegrasikan tanggung jawab spiritual dan moral, serta mengidentifikasi perilaku adharma. Ajaran ini relevan dengan kurikulum IPA modern, berpotensi besar memperkaya pemahaman ilmiah siswa dengan landasan etika dan budaya. Integrasi ini mendukung pembelajaran bermakna dan pembentukan karakter holistik sesuai prinsip Kurikulum Merdeka, menjadikannya jembatan efektif antara sains dan kearifan lokal
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.