Studi fenomenologis schadenfreude pada atlet taekwondo unit kegiatan mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Abstract

Schadenfreude, yaitu perasaan senang atas kegagalan orang lain, kerap muncul dalam situasi persaingan, namun sering disembunyikan karena bertentangan dengan norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman emosional schadenfreude yang dialami oleh atlet Taekwondo Unit Kegiatan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis fenomenologis deskriptif, dengan triangulasi sumber data dan peer checking sebagai uji krebilitas. Penelitian ini melibatkan empat subjek dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UIN Walisongo Semarang. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa schadenfreude dialami oleh atlet dalam bentuk dan intensitas yang berbeda. Subjek II dan III memperlihatkan bentuk schadenfreude yang eksplisit, disertai pembenaran moral berupa konsep “karma”. Subjek I menampilkan schadenfreude dalam bentuk strategis dan tersirat, sementara Subjek IV tidak menunjukkan indikasi schadenfreude dan lebih fokus pada refleksi diri. Temuan ini menegaskan bahwa schadenfreude tidak sekadar emosi negatif, tetapi juga sebagai respons psikologis yang kompleks dalam konteks tekanan kompetitif, nilai-nilai moral, dan struktur sosial kelompok

Similar works

Full text

Last time updated on 16/04/2026

This paper was published in Walisongo Institutional Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: cc_by_nc_nd_4