Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Abstract
Desa Heritage Gelgel merupakan desa bersejarah di Klungkung, Bali, yang pernah menjadi pusat
Kerajaan Bali pada abad XIV-XVI Masehi. Desa ini memiliki kekayaan warisan budaya yang sangat
beragam, mencakup seni pertunjukan, tradisi visual, dan naskah-naskah kuno. Program pengabdian
masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan dan merevitalisasi warisan budaya tak benda di Desa
Gelgel melalui tiga fokus kegiatan: pelestarian tradisi melukis wayang Kamasan, pemberdayaan seni
tari wayang wong, dan digitalisasi lontar karya I Gusti Dauh Bale Agung. Tradisi melukis wayang
Kamasan yang memiliki karakteristik khas dengan latar warna coklat muda, kaku, dua dimensi, dan
mengikuti standar yang berlaku kini mulai terancam eksistensinya. Wayang wong sebagai gabungan
dari tari, tabuh, tembang dan drama merupakan kesenian sakral yang perlu dilestarikan melalui
peremajaan pemeran dan penerusan kepada generasi muda. Sementara lontar, sebagai produk
budaya yang kaya makna, membutuhkan metode konservasi dan digitalisasi untuk mencegah
kerusakan. Pelaksanaan program mencakup pelatihan seni Lukis wayang kamasan kepada anak-anak,
digitalisasi dan konservasi tiga cakep lontar, dan peremajaan sekeha wayang wong Kamasan. Melalui
digitalisasi warisan budaya dan pemberdayaan masyarakat, program ini bukan hanya bertujuan untuk
melestarikan tradisi, tetapi juga meningkatkan ekonomi lokal melalui pariwisata spiritual. Program ini
akan melibatkan berbagai tahapan mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, hingga
pendampingan dan evaluasi keberlanjutan untuk memastikan warisan budaya Desa Gelgel dapat
dinikmati oleh generasi mendatan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.