Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dan harga diri dengan social comparison sebagai mediator dari perempuan emerging adult. Intensitas penggunaan TikTok didefinisikan sebagai tingkat keterlibatan pribadi seseorang dengan TikTok berdasarkan seberapa sering dan dalam situasi apa media sosial ini digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Sedangkan harga diri didefinisikan sebagai evaluasi seseorang terhadap nilai dan keberhargaan dirinya. Sementara itu, social comparison diartikan sebagai dorongon naluriah individu untuk membandingkan diri supaya mendapatkan evaluasi yang lebih objektif. Pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data menggunakan survei secara daring dilakukan pada penelitian ini. Alat ukur yang digunakan adalah Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Social Networking Time Use Scale (SONTUS). Partisipan penelitian ini berjumlah 198 perempuan emerging adult berusia 18 – 25 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi bootstrapping dengan menggunakan Jamovi versi 2.4.7.0. Hasil pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang sepenuhnya dimediasi oleh social comparison terhadap variabel intensitas penggunaan TikTok dan self-esteem
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.