PENGARUH BLACK GARLIC TERHADAP PROFIL LIPID, HYDROXY METHYLGLUTARYL-CoA, MALONDIALDEHYDE, CATALASE, SUPEROXIDE DISMUTASE DAN LEPTIN PADA TIKUS JANTAN OBESITAS

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan penyakit multifaktorial yang prevalensinya terus meningkat. Angka obesitas Indonesia meningkat sekitar 3,9% per tahun dan menempati peringkat teratas di Asia Tenggara. Penumpukan lemak menyebabkan dislipidemia, yaitu gangguan metabolisme lipoprotein yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, serta penurunan kolesterol HDL. Akumulasi lipid yang berlebihan juga dapat meningkatkan produksi reactive oxygen species dan radikal bebas, sehingga memicu stres oksidatif. Stres oksidatif ditandai dengan peningkatan peroksidasi lipid dan kadar malondialdehyde, serta dapat mengganggu produksi adipokin seperti leptin. Salah satu target terapi dislipidemia adalah enzim HMG-CoA reductase, enzim kunci yang mengkatalisis konversi HMG-CoA menjadi mevalonat dalam biosintesis kolesterol. Black garlic kaya senyawa antioksidan seperti S-allyl cysteine, flavonoid, dan polifenol yang berpotensi menghambat HMG-CoA reductase sekaligus menurunkan stres oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh black garlic terhadap kadar profil lipid, ekpresi gen HMG-CoA, kadar malondialdehyde, aktivitas catalase, aktivitas superoxide dismutase, dan kadar leptin pada tikus jantan obesitas. Metode: Jenis penelitian experimental pada hewan coba Rattus norvegicus strain wistar jantan dengan desain penelitian post-test control only group design. Jumlah sampel hewan coba sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Hewan coba di berikan diet tinggi lemak selama 3 bulan dan black garlick selama 28 hari. Tindakan akhir pemeriksaan kadar profil lipid, kadar MDA, dan aktivitas catalase dengan metode enzimatik dan alat spektrofotometry. Pemeriksaan kadar enzim SOD dan kadar leptin menggunakan metode ELISA dan pemeriksaan ekpresi gen HMG-CoA menggunakan q-PCR. Hasil penelitian: hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian black garlic selama 28 hari dapat menurunkan profil lipid, menurunkan ekpresi gen HMG-CoA, menurunkan kadar malondialdehyde, meningkatkan aktivitas catalase, meningkatkan kadar enzim superoxide dismutase, menurunkan kadar leptin pada tikus jantan obesitas secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa black garlic menurunkan berat badan, menurunkan profil lipid, menurunkan stress oksidatif dengan menurunkan kadar MDA dan meningkatkan antioksidan endogen seperti katalase dan SOD, serta mampu menurunkan kadar leptin pada tikus Jantan obesitas. Saran: Untuk penelitian lanjutan mengukur biomarker lain seperti antiinflamasi (TNF-α, IL-6, CRP), dan ekspresi gen seperti SREBP-1c, FAS, CPT

Similar works

This paper was published in eSkripsi Universitas Andalas.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.