72051 research outputs found
Sort by
STRATEGI GERAKAN #MILKTEAALLIANCE DALAM MELAWAN TINDAKAN OTORITARIANISME TIONGKOK DI HONG KONG
Pemberlakuan Undang-Undang Keamanan Nasional oleh Tiongkok pada tahun 2020 telah melemahkan prinsip “One Country, Two Systems” dan membatasi kebebasan sipil di Hong Kong sehingga memicu munculnya gerakan #MilkTeaAlliance sebagai bentuk aktivisme digital transnasional yang melibatkan Hong Kong, Taiwan, Thailand, dan Myanmar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi gerakan #MilkTeaAlliance dalam melawan tindakan otoritarianisme Tiongkok terhadap demokrasi Hong Kong dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder. Penelitian ini menggunakan konsep digital activism oleh Sandor Vegh yang membagi strategi menjadi tiga kategori: awareness/advocacy, organization/mobilization, dan action/reaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan #MilkTeaAlliance mampu menerapkan ketiga strategi secara efektif. Melalui awareness/advocacy, gerakan ini mampu membentuk opini publik global dan memperluas solidaritas lintas negara dengan memanfaatkan platform X (dulunya Twitter) dan meme sebagai alat komunikasi utama. Pada organization/mobilization, gerakan ini berhasil mengkoordinasikan aksi daring dan luring serta membangun jaringan aktivis yang fleksibel meskipun menghadapi represi berat. Sementara itu, strategi action/reaction terwujud dalam perang meme dan kampanye digital yang secara langsung menantang narasi nasionalis Tiongkok. Walaupun belum berhasil mencapai tujuan utama yaitu pembatalan Undang-Undang Keamanan Nasional, gerakan #MilkTeaAlliance mampu mem-framing isu otoritarianisme Tiongkok sebagai agenda bersama Asia dan meningkatkan kesadaran global terhadap krisis demokrasi Hong Kong dengan memanfaatkan kekuatan media sosial untuk menyebarkan informasi, mengorganisasi aksi, dan melakukan aksi protes digital dengan efektif, sekaligus menghadapi tekanan dan pembatasan dari rezim otoriter
Gambaran Karakteristik Sifilis Pada Ibu Hamil di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2020-2024
Sifilis merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual yang masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat ditularkan secara vertikal dari ibu ke janin. Sehingga menyebabkan sifilis kongenital yang berpotensi menimbulkan morbiditas dan mortalitas tinggi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan sifilis di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2020-2024.
Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, riwayat pendidikan terakhir, pekerjaan, metode kontrasepsi, stadium, terapi, dan Riwayat ANC. Analisis data dilakukan secara univariat dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.
Ditemukan 13 pasien yang teridentifikasi, namun 11 yang hanya memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berada pada kelompok usia ideal yaitu 20-35 tahun (90,9%), memiliki pendidikan menengah (72,7%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (81,8%), tidak menggunakan kontrasepsi (54,5%), berada pada stadium primer (36,4%), menerima terapi Injeksi Benzatin Penisilin G (27,3%), dan melakukan kunjungan ANC >6 kali selama kehamilan (72,7%).
Berdasarkan hasil tersebut, diperlukam peningkatan skrining sifilis pada ibu hamil lebih awal serta penguatan edukasi antenatal untuk mencegah penularan vertikal dan mendukung keberhasilan program triple elimination HIV, sifilis dan hepatitis B di Indonesia
Hubungan Parent-Adolescent Relationship dengan Academic Buoyancy pada Siswa SMA
Siswa SMA menunjukkan respons psikologis maupun perilaku yang sangat beragam ketika dihadapkan dengan tantangan akademik yang semakin meningkat. Perbedaan tersebut menjelaskan adanya variasi kemampuan adaptif yang memungkinkan siswa menghadapi tekanan akademik harian secara efektif yang dikenal sebagai academic buoyancy. Tinggi atau rendahnya kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu siswa, tetapi juga berkaitan dengan konteks lingkungan keluarga, salah satunya hubungan yang terbentuk antara orang tua dan remaja yang dikenal dengan sebagai parent–adolescent relationship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parent–adolescent relationship dengan academic buoyancy pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA di Kota Padang, dengan jumlah sampel 345 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan merupakan adaptasi Student Buoyancy Instrument (α = ".983" ) dan Parent–Adolescent Relationship Scale (α = ".967" ). Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara parent–adolescent relationship dan academic buoyancy (r = .703; p = .000). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin positif hubungan orang tua dan remaja, semakin tinggi kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan akademik sehari-hari
Pengaruh Perbandingan Tepung Umbi Talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) Dan Tepung Kacang Kedelai (Glycine max L.) Terhadap Karakteristik Mutu Crackers
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung umbi talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) dan tepung kedelai (Glycine max L.) terhadap karakteristik mutu crackers serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan perbandingan tepung talas dan kedelai (85%:15%, 80%:20%, 75%:25%, 70%:30%, dan 65%:35%) yang masing-
masing diulang tiga kali. Parameter yang diuji meliputi karakteristik kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat kasar), fisik (uji kekerasan), mikrobiologi (angka lempeng total), serta organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi tepung talas dan kedelai memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik kimia, fisik, dan organoleptik crackers. Perlakuan terbaik diperoleh pada formulasi 75% tepung talas dan 25% tepung kedelai dengan kadar air 4,33%, abu 2,67%, protein 12,00%, lemak 25,93%,
karbohidrat 52,55%, serat kasar 1,94%, kekerasan 57,37 N/cm², dan angka lempeng total 8,1 × 10³ CFU/g. Penilaian organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis pada kategori “suka” untuk warna (3,60), rasa (3,96), aroma (3,52), dan tekstur (3,76). Dengan demikian, substitusi tepung kedelai hingga 25% dapat menghasilkan crackers dengan mutu gizi baik dan diterima panelis
Implementasi Teknologi Edge Computing untuk Sistem Keamanan Biometrik pada Layanan Manifest Penumpang Kapal
Sistem manifest penumpang kapal merupakan komponen kritis dalam keselamatan transportasi laut, terutama untuk memastikan akurasi identitas penumpang dan efisiensi proses pemeriksaan. Namun, penggunaan metode verifikasi manual masih sering menyebabkan antrean panjang, potensi kesalahan identifikasi, dan kerentanan terhadap pemalsuan dokumen. Penelitian ini mengimplementasikan teknologi edge computing pada sistem keamanan biometrik berbasis sidik jari sebagai solusi untuk otomatisasi dan peningkatan keamanan layanan manifest penumpang kapal. Sistem dirancang dengan arsitektur edge device yang memproses data biometrik secara lokal untuk mengurangi latensi, meningkatkan kecepatan identifikasi, dan menjaga kerahasiaan data. Proses penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak pencocokan sidik jari (fingerprint matching), integrasi dengan edge module, serta pengujian di lingkungan simulasi operasional pelabuhan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan verifikasi identitas secara cepat dan akurat dengan waktu respons rata-rata kurang dari satu detik dan tingkat akurasi verifikasi lebih dari 95%. Selain itu, pemrosesan data di tingkat edge berhasil meningkatkan keamanan data biometrik serta mengurangi ketergantungan pada koneksi jaringan dan server pusat. Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai teknologi pendukung digitalisasi pelabuhan dan peningkatan keamanan transportasi laut di Indonesia
PERAN PENTING CORPORATE GOVERNANCE DALAM PENENTUAN PRIORITAS SDGS MELALUI ANALISIS PENERAPAN PRINSIP 5 P
The purpose of this study is to empirically examine and analyze the effect of Corporate Governance (CG) on the prioritization of the Sustainable Development Goals (SDGs) among companies in Indonesia. This research focuses on 93 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2023. The results indicate that Corporate Governance Structure has a positive and significant effect on SDG prioritization. This finding suggests that sound Corporate Governance practices such as board independence, diversity in board members’ educational backgrounds, the existence of a CSR committee, and effective monitoring mechanisms can encourage companies to determine relevant and strategic SDG priorities. Financial Performance does not have a significant effect on SDG prioritization. Furthermore, the results also reveal that Corporate Governance Structure does not have a significant effect on SDG prioritization when mediated by Financial Performance. This study provides empirical contributions to the literature by enriching the understanding of the relationship between Corporate Governance, Financial Performance, and SDG implementation in the context of a developing country. Practically, the findings may serve as a reference for companies and regulators in strengthening governance practices oriented toward sustainability.
Keywords: Sustainable Development Goals (SDGs), SDG prioritisation, Emerging economies, 2030 agenda, Corporate Governance, Financial Performanc
Hubungan Penggunaan Platelet-Rich Plasma dengan Durasi Penyembuhan Luka Episiotomi
Luka episiotomi merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi pada ibu pascapersalinan dan dapat menimbulkan infeksi serta nyeri berkepanjangan jika penyembuhan luka lambat. Platelet-Rich Plasma (PRP) mengandung berbagai faktor pertumbuhan yang berperan dalam regenerasi jaringan dan mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan an-tara penggunaan Platelet-Rich Plasma (PRP) dengan durasi penyembuhan luka ep-isiotomi pada ibu pascapersalinan.
Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain cross-sectional menggunakan teknik consecutive sampling. Data diambil dari penelitian terdahulu oleh Dr. dr. Bobby Indra Utama, SpOG(K) dan tim di Puskesmas Seberang Padang periode September 2023–Agustus 2024, melibatkan ibu yang menjalani persalinan dengan episiotomi. Sampel terdiri dari 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah penggunaan PRP, sedangkan variabel de-penden adalah durasi penyembuhan luka episiotomi berdasarkan skor REEDA pada hari ke-10 pascapersalinan. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square.
Sebagian besar pasien pada kelompok PRP menunjukkan penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan kelompok tanpa PRP. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang sig-nifikan antara penggunaan PRP dengan durasi penyembuhan luka episiotomi.
Dari penelitain ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signif-ikan antara penggunaan Platelet-Rich Plasma (PRP) dengan durasi penyembuhan luka episiotomi
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Capital intensity terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi pada Perusahaan Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan diperoleh 88 perusahaan dengan total 332 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan dan struktur pendanaan memengaruhi tingkat kehati-hatian perusahaan dalam menyajikan laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, investor, dan kreditor dalam pengambilan keputusan
Upaya Penegakan Hukum Terhadap Illegal, Unreported and Unregulated Fishing Di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia Melalui Penerapan Prompt Release Procedure
Penegakan hukum terhadap Illegal, Unreported And Unregulated Fishing (IUU Fishing) di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEE Indonesia) yang masih menggunakan pendekatan pidana berupa hukuman badan telah bertentangan dengan ketentuan di dalam United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982), sehingga berdampak pada ketegangan diplomatik antara Indonesia dan negara lain. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti Upaya penegakan hukum terhadap IUU Fishing Di ZEE Indonesia Melalui Penerapan Prompt Release Procedure dengan rumusan masalah (1) Bagaimana penerapan Prompt Release Procedure di dalam Penegakan hukum Indonesia terhadap IUU Fishing oleh kapal asing di ZEE Indonesia; (2) Apa saja hambatan dalam penerapan Prompt Release Procedure terhadap IUU Fishing di ZEE Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode hukum normatif empiris. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundangan, pendekatan konsep, pendekatan kasus dan pendekatan perbandingan. Teknik analisa data yang digunakan terhadap bahan hukum primer adalah editing, coding, reconstructing dan Teknik conten analysis berdasarkan script interview terhadap hasil wawancara. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prompt Release Procedure sebagai mekanisme penegakan hukum terhadap IUU Fishing di ZEE Indonesia sampai saat ini belum pernah diterapkan, selama ini penegakan hukum yang diterapkan adalah dengan pendekatan pidana berdasarkan Pasal 93 ayat (2) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 terntang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan (UU Perikanan), ketentuan sanksi ini bertentangan dengan apa yang diatur berdasarkan Pasal 73 ayat (3) dan (4) UNCLOS 1982 yang melarang adanya hukuman badan terhadap awak kapal pelaku IUU Fishing di ZEE tanpa adanya perjanjian internasional antar negara terlebih dahulu. Ketentuan Prompt Release Procedure di diatur di dalam Pasal 13 dan15 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (UU ZEEI) dan Pasal 104 UU Perikanan, namun pengaturan ini masih memerlukan penyempurnaan sebagai dasar hukum penerapan Prompt Release Procedure di Indonesia. Di samping itu, penelitian juga menunjukkan bahwa belum diterapkannya Prompt Release Procedure terhadap IUU Fishing oleh kapal asing di ZEE Indonesia disebabkan oleh beberapa hambatan yang meliputi pertama struktur hukum yang terdiri dari belum terintegrasinya Lembaga pelaksana Prompt Release Procedure dengan sistem peradilan perikanan Indonesia serta masih terjadi tumpang tindih kewenangan lembaga penegak hukum di ZEE; kedua, substansi hukum yang terdiri dari pengaruh sistem hukum Eropa Kontinental dalam sistem peraturan perundang-undangan Indonesia yang mendominasi, dan pengaturan Prompt Release Procedure yang belum diakomodir secara lengkap di dalam UU Perikanan serta belum ada Perjanjian Internasional terkait pengelolaan ZEE antara Indonesia dengan negara lain; dan terakhir Budaya hukum yang terdiri dari paradigma pembentuk peraturan perundang-undangan dan lembaga negara dalam memandang Prompt Release masih berfokus pada fungsi lain penyitaan kapal dan belum mengarah pada upaya pengembalian kerugian negara, adanya pemahaman penegak hukum yang masih menyamakan sifat kedaulatan antara Laut Teritorial dengan ZEE, dominasi pendekatan pidana dalam Peradilan Perikanan saat ini masih sebagai Ultimum Remedium serta masih adanya dualisme pemahaman hakim dalam memberikan sanksi terhadap awak kapal asing
PENGARUH BLACK GARLIC TERHADAP PROFIL LIPID, HYDROXY METHYLGLUTARYL-CoA, MALONDIALDEHYDE, CATALASE, SUPEROXIDE DISMUTASE DAN LEPTIN PADA TIKUS JANTAN OBESITAS
Latar Belakang: Obesitas merupakan penyakit multifaktorial yang prevalensinya terus meningkat. Angka obesitas Indonesia meningkat sekitar 3,9% per tahun dan menempati peringkat teratas di Asia Tenggara. Penumpukan lemak menyebabkan dislipidemia, yaitu gangguan metabolisme lipoprotein yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, serta penurunan kolesterol HDL. Akumulasi lipid yang berlebihan juga dapat meningkatkan produksi reactive oxygen species dan radikal bebas, sehingga memicu stres oksidatif. Stres oksidatif ditandai dengan peningkatan peroksidasi lipid dan kadar malondialdehyde, serta dapat mengganggu produksi adipokin seperti leptin. Salah satu target terapi dislipidemia adalah enzim HMG-CoA reductase, enzim kunci yang mengkatalisis konversi HMG-CoA menjadi mevalonat dalam biosintesis kolesterol. Black garlic kaya senyawa antioksidan seperti S-allyl cysteine, flavonoid, dan polifenol yang berpotensi menghambat HMG-CoA reductase sekaligus menurunkan stres oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh black garlic terhadap kadar profil lipid, ekpresi gen HMG-CoA, kadar malondialdehyde, aktivitas catalase, aktivitas superoxide dismutase, dan kadar leptin pada tikus jantan obesitas.
Metode: Jenis penelitian experimental pada hewan coba Rattus norvegicus strain wistar jantan dengan desain penelitian post-test control only group design. Jumlah sampel hewan coba sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Hewan coba di berikan diet tinggi lemak selama 3 bulan dan black garlick selama 28 hari. Tindakan akhir pemeriksaan kadar profil lipid, kadar MDA, dan aktivitas catalase dengan metode enzimatik dan alat spektrofotometry. Pemeriksaan kadar enzim SOD dan kadar leptin menggunakan metode ELISA dan pemeriksaan ekpresi gen HMG-CoA menggunakan q-PCR.
Hasil penelitian: hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian black garlic selama 28 hari dapat menurunkan profil lipid, menurunkan ekpresi gen HMG-CoA, menurunkan kadar malondialdehyde, meningkatkan aktivitas catalase, meningkatkan kadar enzim superoxide dismutase, menurunkan kadar leptin pada tikus jantan obesitas secara bermakna (p<0,05).
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa black garlic menurunkan berat badan, menurunkan profil lipid, menurunkan stress oksidatif dengan menurunkan kadar MDA dan meningkatkan antioksidan endogen seperti katalase dan SOD, serta mampu menurunkan kadar leptin pada tikus Jantan obesitas.
Saran: Untuk penelitian lanjutan mengukur biomarker lain seperti antiinflamasi (TNF-α, IL-6, CRP), dan ekspresi gen seperti SREBP-1c, FAS, CPT