Sifilis merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual yang masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat ditularkan secara vertikal dari ibu ke janin. Sehingga menyebabkan sifilis kongenital yang berpotensi menimbulkan morbiditas dan mortalitas tinggi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan sifilis di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2020-2024.
Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, riwayat pendidikan terakhir, pekerjaan, metode kontrasepsi, stadium, terapi, dan Riwayat ANC. Analisis data dilakukan secara univariat dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.
Ditemukan 13 pasien yang teridentifikasi, namun 11 yang hanya memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berada pada kelompok usia ideal yaitu 20-35 tahun (90,9%), memiliki pendidikan menengah (72,7%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (81,8%), tidak menggunakan kontrasepsi (54,5%), berada pada stadium primer (36,4%), menerima terapi Injeksi Benzatin Penisilin G (27,3%), dan melakukan kunjungan ANC >6 kali selama kehamilan (72,7%).
Berdasarkan hasil tersebut, diperlukam peningkatan skrining sifilis pada ibu hamil lebih awal serta penguatan edukasi antenatal untuk mencegah penularan vertikal dan mendukung keberhasilan program triple elimination HIV, sifilis dan hepatitis B di Indonesia
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.