3D printing merupakan salah satu teknologi Additive Manufacturing (AM) yang dapat membuat objek 3D dengan cepat dan murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi parameter layer height dan print speed terhadap nilai kekerasan dan kekuatan tarik spesimen material TPU 95A. TPU 95A merupakan material elastomer yang fleksibel serta memiliki sifat mekanik yang baik. Spesimen dicetak menggunakan enam kombinasi parameter yang terdiri dari dua nilai layer height 0,2 mm dan 0,25 mm serta tiga nilai print speed 70 mm/s, 80 mm/s, dan 90 mm/s. Pengujian kekerasan dilakukan berdasarkan standar ASTM D2240 menggunakan Durometer Digital Shore A, sedangkan uji tarik mengacu pada standar JIS K6251:2017. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi layer height 0,2 mm dan print speed 70 mm/s menghasilkan kekerasan tertinggi sebesar 74,9 Shore A dan kekuatan tarik tertinggi sebesar 26,099 MPa. Sebaliknya, kekerasan dan kekuatan tarik terendah ditemukan pada kombinasi print speed 90 mm/s dengan layer height 0,25 mm. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap optimalisasi parameter proses 3D printing menggunakan material fleksibel seperti filamen TPU-95A
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.