Latar Belakang: Laryngeal Mask Airway (LMA) merupakan alat bantu jalan napas yang sering digunakan dalam anestesi umum karena lebih mudah dibandingkan intubasi endotrakeal. Keberhasilan pemasangan LMA sangat dipengaruhi oleh posisi tubuh pasien, sehingga diperlukan strategi untuk memperbaikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan back support terhadap keberhasilan pemasangan LMA di IBS RSUD Kanjuruhan Malang.
Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan back support terhadap kemudahan pemasangan Laryngeal Mask Airway (LMA)
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan posttest only control group design. Sampel terdiri dari 60 pasien yang menjalani operasi elektif dengan anestesi umum menggunakan LMA, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (menggunakan back support) dan kelompok kontrol (tanpa back support). Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan tingkat kemudahan pemasangan LMA antara kedua kelompok..
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok yang menggunakan back support, sebanyak 26 responden mengalami kemudahan pemasangan LMA pada percobaan pertama, sedangkan pada kelompok tanpa back support hanya 10. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan back support dengan kemudahan pemasangan LMA.
Kesimpulan: Ada pengaruh penggunaan back support terhadap kemudahan pemasangan Laryngeal Mask Airwa
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.