HUBUNGAN KEKUANGAN ENERGI KRONIA (KEK) DAN PRESTASI BELAJAR PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 BANGUNTAPAN
Sindy Deviana Saputri1, Dyah Noviawati Setya Arum2 Yuliantisari Retnaningsih3
123Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Jl.Mangkuyudan MJ III/304 Yogyakarta
Email: [email protected]
ABSTRAK
Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap permasalahan gizi, salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK dapat memengaruhi kesehatan fisik, mental, dan kognitif, termasuk konsentrasi dan daya ingat yang berdampak pada prestasi belajar.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan prestasi belajar pada remaja putri di SMP N 1 Banguntapan, Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 100 siswi kelas VII dipilih menggunakan teknik random sampling. Data status gizi diukur menggunakan Lingkar Lengan Atas (LILA), dan data prestasi belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai rapor semester ganjil. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Sebanyak 36% responden mengalami KEK dan 64% tidak KEK. Sebanyak 68% responden memiliki prestasi belajar tinggi, dan 32% memiliki prestasi belajar rendah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status KEK dan prestasi belajar (p = 0,000).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan prestasi belajar remaja putri. Siswi dengan status gizi baik (tidak KEK) cenderung memiliki prestasi belajar yang lebih tinggi. Penting untuk meningkatkan kesadaran gizi dan pemantauan status gizi remaja untuk mendukung pencapaian akademik.
Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis, Prestasi Belajar, Remaja Putri, Status Giz
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.