Latar Belakang: Penggunaan bantal untuk intubasi dengan posisi sniffing telah dianggap sebagai standar untuk penyelarasan optimal sumbu laring, faring, dan oral. Penggunaan donut pillow gel setinggi 5 cm di bawah kepala pasien pada saat intubasi dirancang untuk membantu posisi ideal saat intubasi. Penggunaan alat ini diharapkan meningkatkan visualisasi jalan napas dan keberhasilan intubasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan donut pillow gel terhadap keberhasilan intubasi pada pasien general anestesi di RSUD Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan posttest only with control group. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari– Maret 2025 di IBS RSUD Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien yang menjalani general anestesi dengan intubasi, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan donut pillow gel dengan keberhasilan intubasi (p = 0,019). Nilai odds ratio (OR) sebesar 4,678 menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan donut pillow gel memiliki kemungkinan keberhasilan intubasi hampir 5 kali lebih besar dibandingkan pasien yang tidak menggunakannya. Kesimpulan: Penggunaan donut pillow gel terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan intubasi pada pasien dengan general anestesi di RSUD Kota Bandung. Kata Kunci: General anestesi, intubasi, donut pillow gel, keberhasilan intubas
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.