Integrasi Problem Based Learning Dan Culturally Responsive Teaching Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Media Kontekstual Di SMPN 5 Samarinda

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan tabung dan bola yang bersifat abstrak serta kurang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata. Siswa kelas IX C SMP Negeri 5 Samarinda menunjukkan partisipasi yang rendah dalam diskusi kelompok dan capaian akademik yang masih di bawah kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini berfokus untuk meningkatkan pemahaman konsep luas permukaan tabung dan bola melalui integrasi model Problem Based Learning (PBL) dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran berdiferensiasi berbasis media kontekstual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa dengan karakteristik budaya dan kemampuan akademik yang beragam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian kinerja siswa. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, rubrik penilaian keterampilan, dan lembar kerja siswa yang telah didesain berdasarkan prinsip diferensiasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis PBL dan CRT yang dikaitkan dengan budaya lokal Kalimantan Timur, seperti penggunaan jeruk dan kertas origami serta pengenalan konteks budaya seperti onde-onde dan tas anjat, mampu meningkatkan partisipasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 56,8 pada kondisi awal menjadi 83,4 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan mencapai 90%. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi integratif yang menggabungkan aspek pedagogis, diferensiasi, dan budaya lokal dapat menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal FKIP Universitas Mulawarman

redirect
Last time updated on 31/10/2025

This paper was published in Jurnal FKIP Universitas Mulawarman.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0