Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Learning cycle 7E lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen berupa quasi experimental design dengan desain penelitian Pretest-Posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 16 Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dengan kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji-t, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Learning cycle 7E lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.