HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI SMA NEGERI 1 BENGKALIS

Abstract

Status gizi merupakan keadaan kesehatan tubuh yang diakibatkan oleh konsumsi, absorpsi, dan penggunaan zat gizi yang ditentukan melalui Indeks Massa Tubuh menurut umur (IMT/U). Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi status gizi, diantaranya konsumsi fast food dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi fast food dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bengkalis pada Bulan Oktober 2024. Penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja kelas XI sebanyak 98 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan simple random sampling. Data yang dikumpulkan berupa data status gizi IMT/U dengan menggunakan alat ukur microtoice dan timbangan berat badan. Data karakteristik siswa konsumsi fast food dan aktivitas fisik diperoleh dengan menggunakan form FFQ, data karakteristik siswa dan aktivitas fisik dengan mengguanakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa (30,6%) memiliki konsumsi fast food yang sering, aktivitas fisik pada siswa dalam kategori sedang (41,8%), dan persentase status gizi remaja dengan kategori gizi sebesar 25,5%. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan status gizi remaja (p=0,002) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi remaja (p=0,000). Kesimpulan penelitian terdapat hubungan konsumsi fast food dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMA Negeri 1 Bengkalis

Similar works

This paper was published in Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.