ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA PESAN MORAL PADA FILM MIRACLE IN CELL NO 7 VERSI INDONESIA

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pesan moral yang disampaikan melalui media film, khususnya dalam adaptasi Indonesia dari film Korea Selatan Miracle in Cell No. 7. Film ini dipilih karena sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti kasih sayang, keadilan, persahabatan, dan ketidakadilan sosial, namun belum banyak dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis makna pesan moral dalam film tersebut melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada tanda-tanda visual, verbal, dan non-verbal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi film dan analisis dokumen, kemudian dianalisis berdasarkan tiga tingkat makna Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Dan dalam hal ini penulis juga melibatkan para ahli di bidang film yaitu Moch. Taufik Hidayatullah M.A selaku Penulis, Produser Kreatif dan Pengkaji Film Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menyampaikan pesan moral yang kuat melalui simbol-simbol seperti hubungan ayah-anak (kasih sayang), ketidakadilan sistem hukum (keadilan), solidaritas narapidana (persahabatan), serta diskriminasi terhadap kelompok marginal (ketidakadilan sosial). Kesimpulannya, Miracle in Cell No. 7 tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menyampaikan kritik sosial dan nilai-nilai kemanusiaan yang relevan dengan masyarakat Indonesia, sekaligus menegaskan pentingnya empati, keadilan, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian semiotika dan dunia perfilman dengan menawarkan perspektif mendalam tentang bagaimana tanda-tanda dalam film membangun makna moral

Similar works

This paper was published in Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.