ANALISIS TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA PRESPEKTIF PRINSIP GOOD GOVERNANCE DAN FIQH SIYASAH (Studi Kasus di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Analisis Tata Kelola Pemerintahan Desa Prespektif Good Governance dan Fiqh Siyasah (Studi Kasus di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung), ditulis Oleh Meilla Winsha Sekar Mustika, NIM 126103211106, Program Studi Hukum Tata Negara, Pembimbing Siti Khoirotul Ula, M.H.I.
Kata kunci: Tata kelola Pemerintahan Desa, Good Governance, Fiqh Siyasah, Desa Sambitan.
Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa dalam mendorong pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas. Namun, dalam praktiknya, masih banyak desa yang menghadapi berbagai persoalan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang ideal, seperti di Desa Sambitan. Persoalan tersebut diantaranya adalah partisipasi hanya dijadikan sebagai pelengkap demokrasi karena dibatasi oleh stakeholder di lapangan yang menyebabkan peran masyarakat kurang maksimal. Disamping itu, kurangnya keterbukaan informasi dari pemerintah desa terhadap penggunaan dana desa yang tidak mendetail dan masyarakat tidak dilibatkan dalam proses pengawasan, sehingga menyebabkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana tata kelola pemerintahan Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung berdasarkan prinsip good governance? 2) Bagaimana tata kelola pemerintahan Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung berdasarkan prinsip good governance? 3) Bagaimana prespektif fiqh siyasah terhadap tata kelola pemerintahan Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan empiris. Data primer merupakan data yang diperoleh dari wawancara mendalam dan observasi dengan Kepala Desa, perangkat desa dan masyarakat desa Sambitan, sedangkan data Sekunder merupakan data dari buku-buku referensi yang akan melengkapi dokumentasi yang telah ada. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa 1) Tata kelola pemerintahan Desa Sambitan sudah dijalankan dengan tugas dan fungsinya, namun belum optimal karena faktor keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajibannya. 2) Tata kelola pemerintahan Desa Sambitan telah berupaya menerapkan prinsip good governance. Namun, implementasinya belum optimal, terutama dalam partisipasi, akuntabilitas, dan keadilan. 3) Penerapan good governance pada pemerintahan desa Sambitan belum sejalan dengan prinsip-prinsip syariat Islam, dimana beberapa kebijakan desa kurang memperhatikan prinsip keadilan, dan kemaslahatan umat karena keterbatasan pemahaman perangkat desa terhadap hukum Islam
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.