Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya
penggunaan gawai oleh anak-anak yang memunculkan risiko kecanduan dan
dampak negatif pada perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan orang tua
tentang pengasuhan digital positif menjadi permasalahan utama yang perlu
diatasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan orang tua dan
guru dalam menerapkan strategi pengasuhan digital positif sebagai upaya
pencegahan dan penanganan kecanduan gawai pada anak. Metode
pelaksanaan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama
adalah persiapan dan sosialisasi kebutuhan, tahap kedua adalah kegiatan
edukasi interaktif secara daring yang melibatkan 54 orang tua dan guru dari
sekolah TK dan SD di Malang, dan tahap terakhir adalah refleksi evaluatif
partisipatif. Kegiatan edukasi dilaksanakan dengan kerangka empat komponen
pengasuhan digital positif: menetapkan tujuan penggunaan gawai, menerapkan
aturan yang jelas, memberikan contoh positif, dan menyediakan alternatif
kegiatan. Tahap refleksi dilakukan melalui diskusi terbuka dan umpan balik lisan
yang diberikan oleh peserta di akhir sesi. Kegiatan edukasi ini membuktikan
efektivitas pendekatan daring dalam edukasi pengasuhan digital, dengan
integrasi nilai religius sebagai fondasi yang memperkuat implementasi strategi
pengasuhan digital positi
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.