Urgensi Pengaturan Preparatory Acts Pada Perlindungan Informasi Manajemen Hak Cipta Dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta: The Urgency of Regulating Preparatory Acts concerning Copyright Management Information Protection in Law Number 28 of 2014 concerning Copyright

Abstract

Clara Sendy Anggita, Moch. Zairul Alam, Diah Pawestri Maharani Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: [email protected]   Abstract This research addresses legal issues related to the legal loophole regarding Preparatory Acts protecting Copyright Management Information under Article 7 of the Copyright Law. Preparatory Acts, such as the actions of producing, importing, offering to the public, providing, or trading devices that are created or designed solely to facilitate violations involving the removal, alteration, or destruction of Copyright Management Information, can infringe on the Copyright owned by the Creator and/or Copyright Holder. Based on this background, the problems formulated in this thesis include: 1) What is the urgency of regulating Preparatory Acts in the protection of Copyright Management Information under Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and 2) What are the appropriate regulatory recommendations for Preparatory Acts in the protection of Copyright Management Information as viewed from the WIPO Internet Treaties, the Digital Millennium Copyright Act, and the German Copyright Act? This thesis employs a normative juridical research method, using statutory, conceptual, and comparative approaches. The primary, secondary, and tertiary legal materials obtained will be analysed using grammatical, extensive, and comparative law interpretation methods. The research results indicate that there are devices created or designed solely to facilitate violations involving the removal, alteration, or destruction of Copyright Management Information. Therefore, it is necessary to regulate Preparatory Acts related to Copyright Management Information to prevent such violations. Keywords: Preparatory Acts, Violation, Copyright Management Information   Abstrak Penelitian skripsi ini mengangkat permasalahan hukum terkait kekosongan pengaturan Preparatory Acts pada perlindungan Informasi Manajemen Hak Cipta dalam Pasal 7 Undang-Undang Hak Cipta. Preparatory Acts seperti tindakan memproduksi, mengimpor, menawarkan kepada publik, menyediakan, atau memperdagangkan perangkat-perangkat yang diciptakan atau dirancang semata-mata khusus untuk memfasilitasi tindakan pelanggaran menghilangkan, mengubah, atau merusak Informasi Manajemen Hak Cipta dapat melanggar Hak Cipta yang dimiliki Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta. Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah yang diangkat pada skripsi ini antara lain: 1) Bagaimana urgensi pengaturan Preparatory Acts pada perlindungan Informasi Manajemen Hak Cipta dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta?; dan 2) Bagaimana rekomendasi pengaturan yang tepat terkait dengan Preparatory Acts pada perlindungan Informasi Manajemen Hak Cipta ditinjau dari WIPO Internet Treaties, Digital Millenium Copyright Act, dan German Copyright Act. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conseptual approach), dan pendekatan komparatif (comparative approach). Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan metode penafsiran gramatikal, penafsiran ekstensif, dan penafsiran perbandingan hukum. Dari hasil penelitian, penulis memperoleh jawaban bahwa terdapat perangkat-perangkat yang diciptakan atau dirancang semata- mata khusus untuk memfasilitasi tindakan pelanggaran menghilangkan, mengubah, atau merusak Informasi Manajemen Hak Cipta. Perlu diatur Preparatory Acts terkait Informasi Manajemen Hak Cipta agar pelanggaran dapat dicegah. Kata Kunci: Preparatory Acts, Pelanggaran, Informasi Manajemen Hak Cipt

Similar works

Full text

thumbnail-image

Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

redirect
Last time updated on 30/07/2025

This paper was published in Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.