Variasi Karakter Resistensi Antibiotik Bakteri Penyebab Mastitis Subklinis pada Kambing Peranakan Ettawa di Yogyakarta

Abstract

Salah satu penyakit yang sering dijumpai dalam budidaya kambing Peranakan Etawa (PE) adalah mastitis. Beberapa bakteri patogen dapat menyebabkan mastitis diantaranya adalah Staphylococcus sp., E. coli, Klebsiella spp., dan Streptococcus spp. Meningkatnya kejadian penyakit menyebabkan meningkatnya penggunaan antibiotik yang berakibat pada peningkatan potensi resistensi dan residu antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi karakter fenotipik resistensi bakteri penyebab mastitis yang diisolasi dari susu kambing PE yang mengalami mastitis subklinis terhadap berbagai golongan antibiotik yang umum dipakai petugas medis veteriner di wilayah Yogyakarta. Sebanyak 8 isolat diperoleh dari peternakan rakyat di wilayah kecamatan Kokap, Kulon Progo,, sedangkan 4 isolat diperoleh dari wilayah Pakem, Sleman, Yogyakarta. Dua belas isolat tersebut terdiri dari 3 jenis bakteri yang berbeda yaitu Staphylococcus sp., Escherichia coli, dan Klebsiella sp. Berdasarkan hasil uji antibiogram diketahui bahwa terdapat perbedaan pola resistensi antibiotik antara isolat bakteri penyebab mastitis dari Kulon Progo dan Sleman. Ampicillin, penicillin G, tetracyclin, dan cefoxitin efektif digunakan untuk pengobatan mastitis di daerah Sleman, sedangkan di Kulon Progo gentamicyn, tetracyclin dan erythromycin adalah pilihan antibiotik yang efektif digunaka

Similar works

Full text

Last time updated on 26/07/2025

This paper was published in Jurnal Sain Veteriner.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0