Di era globalisasi, persaingan dalam industri garment atau tekstil semakin ketat, menuntut perusahaan
untuk berinovasi guna mempertahankan usahanya. Salah satu faktor utama dalam keberlanjutan
perusahaan adalah sumber daya manusia, sehingga pemeliharaan kesejahteraan karyawan menjadi aspek
krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance dan Happiness at Work
terhadap kinerja karyawan pada perusahaan tekstil di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Work Life Balance berpengaruh signifikan namun negatif terhadap
kinerja karyawan sebesar 21,6%, yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat Work Life Balance, kinerja
karyawan cenderung menurun. Sebaliknya, Happiness at Work memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan sebesar 58,1%, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kebahagiaan di
tempat kerja, semakin baik pula kinerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 79,7%, sedangkan sisanya 20,3%
dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, perusahaan tekstil di
Kabupaten Sumedang disarankan untuk meningkatkan kebahagiaan kerja karyawan melalui penciptaan
lingkungan kerja yang positif, pemberian apresiasi terhadap kinerja, serta kebijakan yang mendukung
keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi guna meningkatkan produktivitas secara
optimal
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.