Konversi Lahan Pertanian Produktif Akibat Pembangunan Bendungan Napun Gete Didesa Ilinmedo Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka

Abstract

Pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, mendukung ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan mengetahui peta perubahan lahan produktif tahun 2012 dan 2022 di Desa Ilinmedo, faktor penyebab konversi lahan pertanian menjadi bendungan, alasan petani menjual lahan, serta dampak perubahan lahan setelah pembangunan bendungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Penurunan signifikan luas lahan pertanian dari 437 Ha (2012) menjadi 211,549 Ha (2022), dengan konversi Lahan akibat pembangunan bendungan, Kehilangan lahan subur, keterbatasan air minum, dan aksesibilitas yang tidak memadai, Faktor utama penjualan lahan adalah penawaran harga menarik dari pemerintah serta tekanan ekonomi, Manfaat bendungan meliputi ketersediaan air bersih, pengurangan risiko banjir, dan pembangunan infrastruktur jalan yang memudahkan akses masyarakat

Similar works

This paper was published in Jurnal FKIP Universitas Mulawarman.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0