Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University
Doi
Abstract
Teluk Jakarta merupakan contoh wilayah pesisir yang berpotensi terus mengalami perubahan, baik dipengaruhi oleh faktor alami seperti angin, arus, dan gelombang, serta aktivitas manusia seperti pemukiman, pembangunan pesisir, industri, serta eksplorasi sumber daya perairan dan pesisir. Adanya fenomena munson di Laut Jawa berpengaruh terhadap perubahan pola hidrodinamika perairan Teluk Jakarta, terutama perubahan pola arus. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pola arus perairan Teluk Jakarta tahun 2021 pada dua musim yang berbeda (musim barat dan musim timur) melalui pendekatan model hidrodinamika. Penyelesaian solusi hidrodinamika dilakukan menggunakan perangkat lunak OpenFlows dengan data masukan berupa batimetri, pasang surut, angin, dan gelombang, serta validasi hasil model menggunakan data pasang surut dan arus hasil pengukuran di lapang pada bulan Maret dan Agustus tahun 2021. Hasil pemodelan hidrodinamika menunjukkan adanya perubahan arah dan kecepatan arus pada dua musim yang berbeda, baik berdasarkan fase pasang surut yang berbeda maupun pada arus non-pasut (residu). Pola arus pada kedua kondisi sejalan dengan pola perubahan angin pada kedua musim, mengindikasikan kuatnya pengaruh rezim munson di perairan Teluk Jakarta. Hasil validasi model hidrodinamika menggunakan arus dan pasang surut berdasarkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) yang ditampilkan pada diagram taylor menunjukan nilai yang baik, mengindikasikan bahwa hasil model dapat merepresentasikan kondisi arus sebenarnya di lapangan. Hasil model hidrodinamika yang baik ini bermanfaat untuk menjadi dasar membuat model lanjutan seperti model sebaran polutan, sedimen, sampah dan lain-lain.Jakarta Bay is a coastal area influenced by both natural factors (wind, currents, waves) and human activities (residential areas, coastal development, industry, and resource exploitation). The monsoon phenomenon in the Java Sea affects hydrodynamic patterns, especially current dynamics in Jakarta Bay. This study analyzes changes in current patterns during two distinct monsoon seasons (west and east) in 2021 using a hydrodynamic modeling approach. The model was developed using OpenFlows software with input data including bathymetry, tidal, wind, and wave conditions. Model validation was conducted using tidal and current measurements from field observations in March and August 2021. The results show seasonal variations in current direction and velocity, both in tidal phases and non-tidal (residual) currents. The current patterns aligned with seasonal wind directions, indicating a strong monsoonal influence. Model validation using Root Mean Square Error (RMSE) and Taylor diagram analysis demonstrated good agreement between modeled and observed data, confirming the model's reliability. These hydrodynamic modeling results can serve as a foundation for further studies, such as simulations of pollutant, sediment, and debris dispersion in Jakarta Bay
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.