INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC) INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC); INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK: 1. Model Pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) Pada Mata Pelajaran PAI, 2. Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik, 3. Tantangan Implementasi Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model IOC dan kelas kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis data menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,904 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,667 dengan taraf signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,005. Hal ini menegaskan bahwa model IOC berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan pembelajaran ini terbukti mampu meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar. Penelitian ini mendukung keefektifan model pembelajaran berbasis interaksi sosial dalam pendidikan agama untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, model IOC direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah .Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) terhadap motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental ). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model IOC dan kelas kontrol yang tidak menggunakan model IOC. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai uji-T sebesar 3,904 lebih tinggi dibandingkan t tabel sebesar 1,666, dengan tingkat signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,005. Hal ini membuktikan bahwa model IOC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar mereka. Temuan penelitian ini mengkonfirmasi bahwa model pembelajaran IOC dapat diterapkan secara efektif dalam pendidikan agama Islam untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Oleh karena itu, model IOC direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah

Similar works

Full text

This paper was published in e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.