Peningkatan Kinerja Picker Gudang Finished Goods dengan Penerapan Sistem Kanban untuk Minimasi Retur di PT XYZ

Abstract

PT XYZ yang berlokasi di Kota Cimahi memiliki produk yang dihasilkan berupa kaus kaki yang diekspor ke berbagai negara. Sistem produksi dengan tujuan On Time Delivery menjadi sasaran utama pencapaian PT XYZ dalam melangsungkan bisnisnya di kancah dunia. Latar belakang penelitian ini terletak pada aktivitas gudang finish good khususnya picker gudang yang belum memenuhi permintaan konsumen dengan tepat waktu. Pengiriman barang oleh picker gudang yang diperoleh hanya 80,77% dari keseluruhan pesanan sehingga mengakibatkan retur barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman yang mengakibatkan retur di PT XYZ, membuat sistem Kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur serta menghitung efisiensi kinerja picker gudang setelah diterapkannya sistem Kanban. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung terhadap picker gudang. Pengolahan data yang dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang menggunakan diagram fishbone, menerapkan sistem Kanban dengan mengidentifikasi aliran kanban, pos kanban, dan menentukan jumlah kanban sebagai upaya perbaikan meminimalisir keterlambatan pengiriman dan minimasi retur serta melakukan perhitungan efisiensi kinerja picker gudang berdasarkan pengukuran waktu kinerja picker. Hasil penelitian ini yaitu identifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang berdasarkan rangkuman Focus Group Discussion (FGD) dari diagram fishbone, diperoleh akar masalah yang perlu dilakukan perbaikan yaitu metode yang digunakan berupa proses pendataan barang secara manual diubah dengan penggunaan sistem Kanban. Berdasarkan akar masalah tersebut, dilakukan perbaikan picker gudang dengan penerapan sistem Kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur. Setelah dilakukan perbaikan terhadap picker gudang, diperoleh efisiensi kinerja picker gudang yang menghasilkan persentase pengiriman sebesar 90,64% dengan peningkatan sebesar 18,41%. Hal tersebut dapat meminimalisir keterlambatan waktu pengiriman dan minimasi retur.PT XYZ memproduksi produk berupa kaus kaki yang diekspor ke berbagai negara. Sistem produksi On Time Delivery menjadi sasaran utama pencapaian PT XYZ dalam melangsungkan bisnisnya. Penelitian ini berfokus pada aktivitas gudang finished goods khususnya picker gudang yang belum memenuhi permintaan konsumen dengan tepat waktu. Persentase pengiriman barang oleh picker gudang saat ini berada pada angka 80,77% dari keseluruhan pesanan, dan sisanya mengalami retur barang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman, merancang dan menerapkan sistem kanban untuk meningkatkan efisiensi kinerja picker gudang. Pengolahan data dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang menggunakan diagram fishbone, menerapkan sistem kanban dengan mengidentifikasi aliran kanban, pos kanban, dan menentukan jumlah kanban. Hasil penelitian berashil mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang berdasarkan rangkuman Focus Group Discussion (FGD) dari diagram fishbone diperoleh akar masalah yaitu metode yang digunakan berupa proses pendataan barang secara manual. Berdasarkan akar masalah tersebut, dilakukan perbaikan picker gudang dengan penerapan sistem kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur. Setelah dilakukan perbaikan terhadap picker gudang, diperoleh efisiensi kinerja picker gudang dalam persentase pengiriman sebesar 90,64% atau meningkat sebesar 18,41%, dimana hal tersebut berhasil mengurangi keterlambatan waktu pengiriman dan retur barang

Similar works

Full text

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.