SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP NETRALITAS KARBON PADA KOMUNITAS URBAN

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi faktor utama dalam meningkatnya emisi karbon di kawasan perkotaan. Tanpa adanya sistem yang berkelanjutan, akumulasi sampah berkontribusi terhadap perubahan iklim, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang mampu meminimalkan dampak lingkungan serta mendukung pencapaian netralitas karbon.Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode studi kasus pada beberapa komunitas perkotaan yang telah mengadopsi sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, survei, serta analisis data sekunder, sementara pengukuran jejak karbon dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem yang diterapkan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan konsep ekonomi sirkular, seperti pengurangan, daur ulang, serta pemanfaatan limbah menjadi energi (waste-to-energy), mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah serta penggunaan teknologi ramah lingkungan juga meningkatkan efisiensi pengelolaan. Meski demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan infrastruktur, yang perlu diatasi melalui edukasi dan kebijakan yang lebih efektif. Secara keseluruhan, penerapan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan berkontribusi besar dalam menekan emisi karbon di kawasan urban. Dukungan kebijakan serta peningkatan pemahaman masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program ini di masa depan

Similar works

This paper was published in Journals of Universitas Sangga Buana.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.