Kesesuaian kondisi oseanografi dalam mendukung ekosistem terumbu karang di pantai mengiat, Nusa Dua Bali

Abstract

Karang merupakan salah satu biota yang sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air laut, khusunya Suhu Permukaan Laut (SPL). Parameter kualitas air laut meliputi suhu, salinitas, pH, dan Dissolved Oxygen (DO) memiliki peran yang penting bagi biota laut. Kondisi kualitas air yang melebihi ambang batas yang dapat ditolerir oleh karang, diduga dapat menghambat laju pertumbuhan maupun proses resiliensinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi oseanografi dan kesesuaiannya dalam mendukung ekosistem terumbu karang di Perairan Nusa Dua. Pengukuran kualitas air secara in situ dilakukan pada 14 Juli 2022 di Sektor 5, Coral Garden, dan BTN yang merupakan area ekosistem terumbu karang. Hasil penelitian menunjukkan, nilai sebaran SPL berkisar antara 27.5-28,1°C, salinitas berkisar 30 PSU; pH berkisar 8,01 - 8,18 satuan; DO berkisar 7.2 - 7,4 mg/L; kecerahan berkisar 1.75 – 1.82 m. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas air masih sesuai dengan baku mutu air laut khususnya bagi karang, sesuai yang ditetapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, kecuali untuk parameter salinitas dan suhu yang berada di bawah ambang batas minimum

Similar works

Full text

thumbnail-image

Applied Environmental Science

redirect
Last time updated on 13/03/2025

This paper was published in Applied Environmental Science.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.