Kajian Ekoliterasi Lingkungan: Sikap Islam Terhadap Lingkungan Karya M. Quraish Shihab Dalam Buku Islam dan Lingkungan (Perspektif Al-Quran Meyangkut Pemeliharaan Lingkungan)

Abstract

Damage environment couldn’t be separated from the factors of inhabitants. At this point, human as chalip in this world should be the main focus of damage environment. For make it doesn’t sustain, religion responds it with various guidance in the holy books. The guidance of Islam in the holy Quran is clearly about how to protect nature. However, the majority of Muslims do not even realize or understand it properly. Due to this existence, the book Islam & Environment (Al-Quran Perspective Concerning Environmental Care) is present as an attempt to show clarity. M. Quraish Shihab as author of this book, immediately took various verses to display, one of the most visible points consists of six verses.Kerusakan Alam tidak pernah lepas dari faktor penghuninya. Dalam titik ini, manusia sebagai khalifah di muka bumi patutlah menjadi sorotan utama kerusakan lingkungan. Hal itu kemudian agar tidak berkelanjutan agama menyikapinya dengan berbagai tuntunannya dalam kitab suci. Islam dalam kitab suci Al-Qur’an juga begitu jelas sekali perihal menjaga alam. Namun mayoritas muslim malah tidak menyadari atau memahaminya secara benar. Atas keberadaan demikian, buku Islam & Lingkungan (Perspektif Al-Quran Meyangkut Pemeliharaan Lingkungan) hadir sebagai upanya menunjukkan kejelasannya. M. Quraish Shihab sebagai penulis buku itu, langsung mengambil berbagai ayat untuk ditampakkan, salah satu intinya yang amat tampak terdiri dari enam ayat.

Similar works

This paper was published in Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS).

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0