Integrasi Etika Agama, Otoritas, dan Birokrasi: Pendekatan Weberian dalam Penguatan Program Mawar Emas

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi antara Teori Etika, Otoritas, dan Birokrasi dalam pandangan Max Weber terhadap penguatan Program Mawar Emas, dimana Program tersebut tidak hanya dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan pemaknaan dan implementasi nilai-nilai spiritual dalam kegiatan ekonominya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library research), yakni penelitian yang obyek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya metoda/pendekatan dan hasil penelitian terdahulu. Program Mawar Emas untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat menunjukkan bahwa sinergi antara etika agama, otoritas, dan birokrasi yang efektif sangatlah penting. Etika agama, yang menekankan nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dalam transaksi ekonomi, diperkuat oleh peran tokoh agama sebagai pemimpin moral. Masjid, yang berfungsi sebagai pusat komunitas, tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk pendidikan dan diskusi tentang pengembangan ekonomi masyarakat atau jamaah. Dengan demikian, semua elemen ini menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan ekonomi yang kuat, etis, adil dan berkelanjutan, sejalan dengan pandangan Weber tentang hubungan antara etika, otoritas, dan birokrasi

Similar works

Full text

Paradigma - Jurnal Kajian Budaya (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia)

redirect
Last time updated on 21/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.