OPTIMASI NILAI IMPERCEPTIBILITY PADA WATERMARKING CITRA WARNA BERBASIS DCT-DWT

Abstract

Teknik penyisipan watermark telah banyak digunakan untuk melindungi hak cipta, proses authentikasi maupun tamper detection. Terdapat dua jenis watermark berdasarkan tingkat persepsi visualnya, yakni visible watermark dan invisible watermark. Tantangan terbesar dari invisible watermark adalah mempertahankan tingkat imperceptibility namun tetap menjamin keamanan watermark dari berbagai serangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan skema watermarking citra warna yang memiliki imperceptibility yang tinggi pada basis DCT DWT. Metode DWT dikenal memilki performa yang baik dalam invisible watermark. Untuk itu Chanel blue dipilih sebagai area penyisipan watermark karena mata manusia kurang sensitive terhadap warna ini.  Untuk meningkatkan keamanan, skema yang diusulkan menggunakan transformasi Arnold untuk mengacak watermark. Skema watermark yang diusulkan dapat menghasilkan imperceptibility yang cukup tinggi, yakni dengan nilai PSNR sebesar 43.786 dB. Nilai NC yang dihasilkan dalam skema ini sebesar 0.985 menunjukkan bahwa skema watermark mampu bertahan dari beberapa serangan. Akan tetapi skema ini kurang tahan terhadap serangan salt pepper serta cropping

Similar works

Full text

Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)

redirect
Last time updated on 20/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0