Analisis Produktivitas Budidaya Tambak Ikan Bandeng Berdasarkan Karakteristik Sosial Ekonomi Pembudidaya di Desa Cangkring, Indramayu

Abstract

The study was conducted in Cangkring Village, Cantigi District, Indramayu Regency, with respondents who were milkfish farming farmers. The purpose of this study was to analyze the level of productivity of milkfish farming businesses and the relationship between farmers' socio-economic characteristics and productivity. Data was collected using the purposive sampling method and analyzed using quantitative descriptive analysis. The calculation of data analysis used was productivity analysis based on costs and land area and the Pearson product-moment correlation test using SPSS. The results of the productivity analysis per unit area of ??stocking density were 6,602.7 fish/ha/year; for production, the value was 3.31 tons/ha/year, while based on costs, it was Rp—11,407,556.4/ton/year. The results of the Pearson product-moment correlation test analysis of the experience variable had a fragile relationship with productivity, and there was no significant relationship. The analysis results of the variables age, education level, and land area each had a weak relationship with productivity, and only the land area variable had a significant relationship. The analysis results of the stocking density variable had a moderate relationship with productivity, and there was a significant relationship. The analysis results of the variables of business capital and income each have a solid relationship to productivity, and both variables have a significant relationship. The R/C ratio obtained a value of 2.01. It shows that milkfish farming in Cangkring Village has advantages, so it is feasible to run.Penelitian dilakukan di Desa Cangkring Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu dengan responden pembudidaya tambak pembesaran ikan bandeng. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat produktivitas usaha budidaya ikan bandeng dan analisis hubungan karakteristik sosial ekonomi pembudidaya terhadap produktivitas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling, dan dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Perhitungan analisis data yang digunakan adalah analisis produktivitas berdasarkan biaya dan luas lahan dan uji korelasi pearson product moment menggunakan SPSS. Hasil analisis produktivitas per satuan luas padat tebar adalah 6.602,7 ekor/ha/tahun, untuk produksi didapatkan nilai sebesar 3,31 ton/ha/tahun, sedangkan berdasarkan biaya adalah Rp.11.407.556,4/ton/tahun. Hasil analisis uji korelasi pearson product moment variabel pengalaman memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap produktivitas dan tidak terdapat hubungan signifikan. Hasil analisis variabel usia, tingkat pendidikan, dan luas lahan masing-masing memiliki hubungan yang lemah terhadap produktivitas dan hanya variabel luas lahan yang terdapat hubungan signifikan. Hasil analisis variabel padat tebar memiliki hubungan yang sedang terhadap produktivitas dan terdapat hubungan signifikan. Hasil analisis variabel modal usaha dan pendapatan masing-masing memiliki hubungan yang kuat dan sangat kuat terhadap produktivitas dan kedua variabel terhadap hubungan signifikan. R/C rasio diperoleh nilai sebesar 2,01. Hal ini menunjukkan pembesaran ikan bandeng di Desa Cangkring memiliki keuntungan sehingga layak dijalankan

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Pertanian UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare)

redirect
Last time updated on 19/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0