Pengembangan Potensi Lokal Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Menjadi Cemilan Sehat untuk Mencegah Stunting di Kota Sorong, Papua Barat Daya

Abstract

Based on the results of the Indonesian Nutrition Status Survey (INSS), the prevalence of stunting in West Papua was recorded at 26,02% in the previous year, increasing to 30.00% in 2022. Currently, most children pay less attention to the food type and more often consume unhealthy snacks. This research aims to develop the product of yellowfin tuna fish sticks to meet the nutritional balance of children and prevent stunting. The treatment in this research was adding yellowfin tuna sih meal with the formulation of wheat flour, tapioca flour, and fish flour, namely 100 g: 100 g: 75 g, which was used in making stick products. Testing of yellowfin tuna fish sticks includes hedonic and nutritional content tests. Based on the results of the hedonic test, which includes the parameters of appearance, smell, taste, and texture, yellowfin tuna fish sticks obtained a score that meets SNI standards, namely 7 (seven) for each criterion. Testing the nutritional content shows that yellowfin tuna sih sticks have a water content of 5,11%, protein of 24,11%, fat of 26,28%, fiber of 0,65%, ash of 3,91%, and carbohydrates of 39,91%, according to product specifications.Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevelensi stunting di Papua Barat tercatat sebesar 26,02% ditahun sebelumnya, naik menjadi 30,00% pada tahun 2022. Saat ini, sebagian besar anak kurang memperhatikan jenis makanan yang mereka makan, dan lebih sering mengkonsumsi cemilan yang kurang sehat. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Mengembangkan produk stik ikan tuna sirip kuning menjadi produk cemilan sehat, dan  2) Mengetahui kandungan gizi dan tingkat kesukaan produk stik ikan tuna agar memenuhi keseimbangan nutrisi anak-anak untuk mencegah stunting.  Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan tepung ikan tuna sirip kuning dengan formulasi tepung terigu : tepung tapioka : tepung ikan yaitu 100 g : 100 g : 75 g yang digunakan pada pembuatan produk stik. Pengujian produk stik ikan tuna sirip kuning meliputi uji hedonik dan uji kandungan gizi. Berdasarkan hasil uji hedonik yang mencakup parameter kenampakan, bau, rasa dan tekstur pada stik ikan tuna sirip kuning memperoleh nilai yang memenuhi standar SNI, yakni 7 (tujuh) untuk setiap kriteria. Pengujian kandungan gizi menunjukkan bahwa stik ikan tuna sirip kuning memiliki kadar air sebesar 5,11%, protein sebesar 24,11%, lemak sebesar 26,28%, serat sebesar 0,65%, abu sebesar 3,91%, dan karbohidrat sebesar 39,91%, sesuai dengan spesifikasi produk

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Pertanian UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare)

redirect
Last time updated on 19/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0