34,191 research outputs found
CS “CLENNESS STICK” TEMPAT SAMPAH UNIK DAN BERKUALITAS
Sampah persoalan klasik di perkotaan. Namun, sampai saat ini masih
menjadi masalah yang serius. Disamping rendahnya kesadaran masyarakat atas
kebersihan, upaya yang dilakukan pemerintah juga belum optimal. Kalau kita lihat
di beberapa tempat pembuangan sampah sementara, pada siang hari banyak
tumpukan sampah yang tidak terangkut. Belum lagi, berapa anak sungai yang
„mati‟ akibat adanya sampah yang terus menumpuk. Salah satu tantangan yang
dihadapi oleh pengelola kota adalah masalah sampah.
Sampah tidak selamanya merepotkan kita, kini sampah bisa diubah
menjadi barang yang berguna dan bernilai tinggi. Salah satunya adalah mengubah
sampah stik es krim menjadi vas bunga, tempat tissue, miniature rumah atau yang
lainnya.
Stik es krim yang biasanya dipakai untuk ice krim ternyata memiliki nilai
seni yang tinggi jika diubah dan didaur ulang sehingga menyerupai benda yang
diingingkan seperti diatas tadi. Stik es krim yang biasanya digunkan untuk
membuat kesenian adalah stik yang panjang bukan yang pendek yang memiliki
lekukan. Stik es krim yang panjang dan tidak memiliki lekukan akan mudah untuk
di rangkai. Stik es krim yang seperti itulah yang akan kami pakai sebagai bahan
pembuatan tempat tissue. Tempat sampah yang terbuat dari stik es krim terlihat
unik dan cantik karena bahan dasar dan model yang dipilih. Selain itu dalam
pembuatan tempat sampah dari stik es krim lebih membutuhkan sedikit stik es
krim dan dalam pembuatannya tidak sesulit pembuatan minbiatur rumah
Diversifikasi Alga Ulva Menjadi Kripik dan Krupuk Nori di Desa Duwet Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Pantai pathek Selatan Desa Duwet menyimpan potensi laut yang sangat besar yang belum dikelola dengan baik yaitu alga Ulva. Selama ini masyarakat Desa Duwet menjualnya dengan harga Rp. 1.300 untuk berat ulva kering. Oleh karena itu kami memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Duwet tentang pengolahan alga menjadi stik dan kerupuk nori dengan harapan setelah mendapatkan pelatihan, akan mereka lanjutkan untuk usaha. Sebelum pelatihan , kami melakukan uji organoleptik kepada beberapa orang terkait produk yang akan kami berikan penyuluhannya kepada masyarakat. Hasilnya mereka menyukai produk stik dengan jumlah nori yang lebih banyak. Pasca pelatihan yang dihadiri kurang lebih 20 ibu-ibu ini yang pada akhirnya mereka membuat kelompok “ulva Lestari” sepakat untuk melanjutkan usaha stik nori dibandingkan kerupuk Nori karena pembuatan stik membutuhkan waktu yang lebih sedikit dibandingkan dengan kerupuk. Sampai saat ini sudah beberapa kali pemesanan stik nori melalui ibu-ibu yang telah mengikuti pelatihan ini. Pendampingan akan terus dilakukan hingga mereka bisa mandiri dan mempunyai pasar yang cukup luas.
 
Perancangan Brand Activation Lem Fox Stik Handicraft Dengan Memanfaatkan Barang Bekas Sebagai Media Promosi
Lem Stik Handicraft adalah salah satu produk yang dibuat oleh PT AICA INDRIA atau dikenal dengan nama Lem Fox. Produk Lem Stik Handicraft ini dapat digunakan untuk segala jenis material dan didedikasikan kepada pecinta handicraft. Karena ketatnya persaingan dan pemikiran masyarakat terhadap suatu produk dengan tipe yang sama, dibutuhkan promosi untuk membuat produk Lem Stik Handicraft untuk lebih dikenal yaitu dengan menggunakan brand activation
Pengaruh Penambahan Tepung Cangkang Rajungan (Portunus Pelagicus) Terhadap Kadar Kalsium Stik Keju
Cangkang rajungan (Portunus pelagicus) merupakan limbah padat yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Selama ini nilai tambah cangkang rajungan hanya diperoleh dari industry pakan. Penambahan tepung cangkang rajungan diharapkan dapat dijadikan alternative sumber kalsium tambahan pada stik keju. Stik keju merupakan makanan ringan yang banyak dijumpai dan digemari masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kalsium dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap gizi stik keju dengan penambahan tepung cangkang rajungan, serta untuk mengetahui konsentrasi optimal tepung limbah cangkang rajungan pada stik keju. Penelitian dilakukan dua tahap, tahap pertama dilakukan penambahan tepung cangkang rajungan dengan konsentrasi 0%, 5%, 10% dan 15%. Konsentrasi terpilih sebesar 5% sebagai konsentrasi penambahan tepung cangkang rajungan terbaik yang dapat diterima secara sensori. Tahap kedua penelitian dilakukan penambahan tepung cangkang rajungan pada stik keju dengan konsentrasi 3%, 5% dan 7%, kemudian dilakukan pengujian organoleptik, kadar kalsium, kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar fosfor dan tingkat kekerasan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung cangkang rajungan pada stik keju memberikan pengaruh beda nyata (p < 0,05) terhadap semua parameter uji. Konsentrasi 5% menjadi konsentrasi terbaik dengan nilai kadar kalsium 2,39%, kadar air 4,40%, kadar protein 11,29%, kadar lemak 40,27%, kadar fosfor 0,48%, tingkat kekerasan 3,55 N, dan nilai hedonik 7,01
PENGARUH PENAMBAHAN BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS ) DALAM PEMBUATAN STIK BIJI NANGKA
ABSTRAKShaumi Ramadhani, 2018. Pengaruh Penambahan Biji Nangka (Artocarpus Heterophylls) Dalam Pembuatan Stik Biji Nangka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Vokasional Keluarga (Tata Boga), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.Pembimbing:(1) Laili Suhairi, S,Pd, M.Si (2) Dra. Zuraini M,M.Pd.Kata Kunci: Karakteristik Organoleptik biji nangka, Daya Terima stik biji nangka, Standarisasi ResepBiji nangka merupakan bagian dalam dari buah nangka, biji nangka kurang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan dan rasa) pada stik biji nangka, (2) mengetahui daya terima konsumen terhadap stik biji nangka, (3) menstandarisasikan resep stik biji nangka. Metode yang menggunakan pendekatan kuantitatif. adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan kepada 7 narasumber dan uji penerimaan yang diuji cobakan 30 orang panelis konsumen. Kriteria panelis dari umur 20 sampai dengan 23 tahun mulai dari leting 2013 dan 2014. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh narasumber. Data dari uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur pada stik biji nangka yang diperoleh dari narasumber dan panelis konsumen. Hasil penelitian penambahan biji nangkanya didalam pembuatan stik berpengaruh terhadap uji pengamatan oleh narasumber diketahui bahwa, resep control (PD0) yeng belum di tambahkan biji nangka perlakuan kesatu warna 5,3, aroma 3,9, kerenyahan 3,34, dan rasa 3,66. Sedangkan stik biji nangka yang disukai panelis dan narasumber adalah pada perlakuan ketiga (PD08) dari segi warna 23,85 aroma 24,14 dan kerenyahan, 24 tetapi dari segi rasa narasumber lebih menyukai pada perlakuan kedua (PD04) dengan nilai rata-rata 24,24. Hasil analisis tentang penerimaan konsumen menunjukkan bahwa stik biji nangka yang disukai adalah perlakuan ketiga (PD08) memiliki nilai rata-rata pada warna 3,73, aroma 4,14, kerenyahan 5,03, dan rasa 4,52. Kesimpulan dari penelitian, stik yang disukai narasumber adalah pada perlakuan ketiga dari segi warna, aroma dan kerenyahan. Tetapi dari segi rasa narasumber menyukai pada perlakuan kedua. Sedangkan konsumen menyukai stik biji nangka pada perlakuan ketiga dari segi warna, aroma, kerenyahan dan rasa. Hipotesis diterima HI karena terdapat pengaruh karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen terhadap stik biji nangka. Kepada peneliti berikutnya untuk meneliti uji kandungan gizi stik biji nangka dan daya simpan stik biji nangka.
On the random neighbor Olami-Feder-Christensen slip-stick model
We reconsider the treatment of Lise and Jensen (Phys. Rev. Lett. 76, 2326
(1996)) on the random neighbor Olami-Feder-Christensen stik-slip model, and
examine the strong dependence of the results on the approximations used for the
distribution of states p(E).Comment: 6pages, 3 figures. To be published in PRE as a brief repor
Produktivitas Biaya Dan Efisiensi Muat Bongkar Kayu Di Dua Perusahaan Hti Pulp
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi produktivitas, biaya dan tingkat efisiensi pemuatan dan pembongkaran kayu ke atas berbagai jenis truk di HTI pulp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa truk yang terdiri dari 5 stik menghasilkan procluktivitas dan efisiensi pemuatan kayu yang lebih tinggi dengan biaya yang dikeluarkan tidak berbeda dengan truk yang terdiri dari 2 stik. Produktivitas, efisiensi dan biaya pemuatan truk yang terdiri dari 5 stik masing- masing sebesar 540,014 m\u27.m/jam; 99,15% dan Rp 786,079/m\u27. Di sisi lain, penggunaan truk berkapasitas 30 ton menghasilkan produktivitas pemuatan yang lebih tinggi dan biaya lebih murah dengan tingkat efisiensi yang tidak berbeda dengan truk berkapasitas 10 ton. Produktivitas, biaya dan efisiensi pemuatan truk berkapasitas 30 ton masing-masing sebesar 301,817 m3.m/jam; Rp 112,569 / m\u27 dan 89,88%. Penggunaan truk yang terdiri dari 5 stik dan truk yang berkapasitas 30 ton masing-masing menghasilkan produktivitas pembongkaran kayu yang lebih tinggi dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan truk yang terdiri dari 2 stik dan truk berkapasitas 10 ton. Produktivitas, biaya dan efisiensi pembongkaran truk yang terdiri dari 5 stik, masing-masing sebesar 1432,574 m3.m/jam; Rp 344,559/m\u27 dan 99,17%. Sementara itu produktivitas, biaya dan efisiensi pembongkaran truk berkapasitas 30 ton masing-masing sebesar 1632,567 m3.m/jam; Rp 208,022/m\u27 dan 97,71%. Namun demikian, penggunaan truk yang terdiri dari 2 stik dan truk berkapasitas 10 ton tersebut masih dijurnpai dalam kegiatan muat bongkar kayu dengan beberapa pertimbangan/alasan terutama karena truk-truk tersebut lebih lincah dioperasikan di lapangan. Kelebihan dan kelemahan yang ditimbulkan akibat penggunaan alat mekanis muat bongkar di HTI hendaknya bisa dijadikan acuan agar pengelolaan hutan dapat dilakukan dengan bijaksana
Aplikasi Pengolahan Data Alumni STMIK Jakarta Stik dengan Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0
Penulisan ilmiah ini menjelaskan mengenai Aplikasi Pengolahan Data AlumniSTMIK JAKARTA STIK dengan menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0.Dimana aplikasi yang sudah ada mempunyai menu-menu yang belumterintegrasi dan disempurnakan oleh penulis dengan aplikasi ini. Data-datadalam aplikasi ini diperoleh melalui formulir yang disebarkan oleh LembagaPengembangan Komputerisasi (LPK) STMIK JAKARTA STIK bagian PusatLayanan Karir (Carreer Center) ke alumni Alumni yang dimaksud disini adalahmahasiswa yang telah lulus sidang Diploma Tiga atau Strata Satu. Pada aplikasiini, data alumni yang belum bekerja dapat diolah menjadi file Microsoft OfficeExcel, dimana file tersebut diminta oleh Perusahaan yang memerlukanseseorang lulusan Diploma Tiga atau Strata Satu dengan berbagai kriteria yangdibutuhkan sehingga alumni tersebut dapat memperoleh informasi kerja. Padaakhirnya Aplikasi Pengolahan Data Alumni STMIK JAKARTA STIK ini akandiaplikasikan pada Lembaga Pengembangan Komputerisasi (LPK) STMIKJAKARTA STIK bagian Pusat Layanan Karir (Carreer Center) untukmenampung data alumni dan mempermudah dalam pelayanan mengenaiinformasi lowongan pekerjaan bagi alumni
- …
