Analisis Model Pendidikan Homeschooling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Abstract

Penelitian ini membahas homeschooling sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak dengan gangguan mental seperti ADHD, autisme, dan gangguan kecemasan. Fokus utama adalah mengeksplorasi manfaat, tantangan, serta strategi yang diterapkan dalam homeschooling untuk meningkatkan perkembangan anak-anak ini. Literatur yang ditinjau menunjukkan bahwa homeschooling menawarkan pendekatan personal, fleksibilitas waktu, dan lingkungan belajar yang lebih terkontrol, sehingga anak dapat belajar dengan ritme sendiri. Orang tua dan tutor memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan akademik dan emosional anak. Namun, homeschooling juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan interaksi sosial dan akses ke sumber daya pendidikan. Untuk memastikan keberhasilan, dibutuhkan kolaborasi antara orang tua, tutor, dan profesional. Dengan dukungan yang tepat, homeschooling dapat menjadi solusi efektif untuk anak dengan    gangguan              Mental

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)

redirect
Last time updated on 14/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0