research article review

Sound Horeg dan Ironi Keberpihakan Pemerintah

Abstract

Polusi suara merupakan isu yang sering diabaikan, meski dampaknya signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Esai ini membahas fenomena "sound horeg," yaitu penggunaan sistem suara dengan volume sangat tinggi dalam berbagai acara di Indonesia, yang dianggap sebagai simbol kemeriahan dan prestise. Paparan suara keras tidak hanya membahayakan kesehatan fisik dan mental masyarakat, tetapi juga mengganggu lingkungan. Sayangnya, pemerintah terlihat permisif terhadap fenomena ini, seperti terlihat dalam penggunaannya pada acara resmi, kampanye politik, dan festival budaya. Ketidakkonsistenan regulasi menunjukkan bahwa polusi suara belum menjadi prioritas dalam kebijakan publik. Esai ini menekankan pentingnya langkah tegas dalam pengendalian kebisingan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup

Similar works

This paper was published in Institut Seni Indonesia Surakarta.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: cc_by_sa_4